Melakukan Peregangan Selama Ini (Sambil Nonton TV) Bisa Menurunkan Gula Darah

peregangan
Foto: www.freepik.com

Mana yang lebih efektif jalan cepat atau peregangan untuk mengurangi tekanan darah? Well, kata sebuah studi baru yang dipublikasikan di Journal of Physical Activity and Health adalah stretching.

FYI, hipertensi merupakan kondisi kardiovaskular yang bisa memicu penyakit jantung atau stroke jika tidak ditangani. Tekanan darah yang sehat berkira 120/80 dan hipertensi antara 130/80 hingga 180/120.

Apa yang Dilakukan Penelitian Ini?

Untuk membandingkan efek peregangan dan jalan cepat, selama delapan minggu peneliti dari Universitas Saskatchewan menganalisa 40 orang dewasa tua (berusia 61 tahun) yang mengidap hipertensi. Para ilmuwan meminta satu grup untuk melakukan stretching seluruh tubuh hingga 30 menit, lima hari dalam seminggu. Sementara grup melakukan jalan cepat dengan durasi yang sama.

Pada awal studi, setiap partisipan masuk dalam satu kategori level pertama hipertensi (sistolik 130 hingga 139 dengan diastolik 80 hingga 89). Sebuah monitor portable memonitor tekanan gula darah saat partisipan duduk dan berbaring selama 24 jam.

Apa Efek Peregangan Bagi Tekanan Darah?

Meski kedua grup mengalami penurunan tekanan darah, perubahannya lebih besar pada grup yang melakukan peregangan.

"Orang berpikir bahwa peregangan hanya tentang meregangkan otot," kata Phil Chilibeck, Ph.D., penulis pendamping studi ini. "Namun ketika meregangkan otot-otot, kamu juga sedang meregangkan pembuluh darah yang ada di dalam otot, termasuk semua arteri."

Peregangan membantu mengurangi ketegangan di arteri, yang kemudian berdampak pada peredaran darah dan penurunan tekanan darah.

Di sisi lain, grup yang berjalan mengalami penurunan lingkar pinggang yang lebih signifi karena meningkatnya aktivitas fisik. Ini membuktikan bahwa jika keduanya dilakukan akan memberikan hasil yang positif bagi kesehatan.

Baca Juga :  Lakukan Gerakan Ini agar Core Tubuh Lebih Kuat

"Saya tidak ingin dari studi kami ini orang menyimpulkan bahwa mereka tidak perlu melakukan aktivitas aerobik. Hal-hal seperti jalan kaki, bersepeda atau cross-country skiing memiliki efek positif pada lemak tubuh, level kolesterol, dan gula darah," kata Chilibeck.

Bingung mau mulai dari mana? "Ketika sedang bersantai di malam hari, alih-alih hanya duduk di sofa, kamu bisa duduk di lantai dan melakukan peregangan sambil menonton TV," sarannya.

Selanjutnya: Manfaat Pemanasan bagi Tubuh.