Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi

amankah mengonsumsi suplemen penambah berat badan
Foto: www.canva.com

Walaupun ada menginginkan tubuh yang kurus, namun nyatanya berat badan yang kurang bisa menimbulkan berbagai dampak buruk. Sehingga tak heran ada yang mengonsumsi suplemen penambah berat badan.

Jika berniat untuk menggunakan suplemen penambah berat badan, simak penuturan dari Siti Soraya, S.Gz., M.Si, seorang Nutritionist Consultant dan Dosen Program Studi Gizi di Universitas Indonesia Maju, yang akan menjelaskan cara memilih produk yang tepat.

Mengapa Seseorang Bisa Mengalami Berat Badan Rendah?

amankah mengonsumsi suplemen penambah berat badan
Foto: www.unsplash.com

Pada dasarnya penyebab dari berat badan yang kurus sangatlah beragam, mulai dari faktor genetik hingga masalah psikologis.

Menurut Aya, tubuh yang kurus tidak hanya berdampak pada penampilan fisik saja, tetapi juga rentan terhadap berbagai penyakit, namun untungnya ada beberapa tips sehat yang bisa dilakukan.

“Seseorang dapat dikatakan memiliki berat badan ideal ketika mendapatkan nilai indeks massa tubuh (IMT) antara 18/5-25,0. Bila nilai IMT berada di bawah angka 18,4, maka seseorang bisa dikatakan memiliki berat badan kurang atau kurus,” jelasnya.

Berikut beberapa penyebab individu memiliki badan yang kurus:

Faktor genetik atau keturunan

“Postur badan yang kurus sejak lahir atau anggota keluarga yang memang berpostur kurus bisa menjadi kemungkinan penyebab individu memiliki badan kurus. Hal ini karena adanya faktor keturunan atau genetik,” katanya.

Selain itu, sebagian orang memiliki tingkat metabolisme lebih tinggi dan mempunyai nafsu makan yang tidak besar, sehingga membuat individu memiliki tubuh yang kurus.

Aktivitas fisik yang tinggi

Kemudian, terlalu sering berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat juga dapa memengaruhi berat badan. Karena pada dasarnya, tubuh akan membakar lebih banyak kalori untuk menghasilkan tenaga saat melakukan olahraga atau aktivitas fisik.

Kondisi medis tertentu

Selain itu, beberapa kondisi medis atau penyakit tertentu juga dapat mengakibatkan penurunan berat badan dan bisa menyebabkan badan menjadi kurus.

Diet ekstrem yang dilakukan juga dapat menjadi penyabab individu memiliki badan kurus karena kurangnya asupan nutrisi untuk tubuh,” tutur Aya.

Efek samping obat-obatan

“Beberapa jenis obat-obatan, baik yang dibeli bebas atau diresepkan oleh dokter dapat menyebabkan efek samping mual dan nafsu makan berkurang. Salah satu jenis pengobatan yang sering menyebabkan badan kurus adalah kemoterapi untuk mengobati kanker,” jelasnya.

Masalah psikologis

Kesehatan mental juga menjadi salah satu penyebab masalah psikologis, seperti gangguan makan anoreksia nervosa dan bulimia yang dapat memengaruhi pola makan hingga nafsu makan. Sehingga dapat berdampak pada penurunan berat badan.

Bagaimana Tanda Tubuh yang Kurus?

bagaimana tanda tubuh yang kurus | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.unsplash.com

Ciri-ciri dari seseorang yang memiliki tubuh kurus adalah berat badan yang mulai turun hingga IMT menjadi kurang dari 18,5.

“Penurunan berat badan ini bisa dirasakan ketika berpakaian, di mana pakaian akan menjadi longgar di bagian paha, pinggul, dan perut,” ungkapnya.

Saat tubuh kekurangan gizi, terdapat beberapa tanda yang dapat muncul, di antaranya adalah:

  • Penurunan berat badan
  • Badan terasa lebih lelah
  • Konsentrasi menurun
  • Gusi dan mulut sering luka atau nyeri
  • Kulit dan rambut menjadi kering
  • Mudah terkena infeksi karena melemahnya sistem kekebalan tubuh
  • Perubahan suasana hati
  • Kehilangan selera makan

Bagaimana Cara Mengetahui Berat Badan yang Ideal?

bagaimana cara mengetahui berat badan yang ideal | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, memiliki berat badan yang ideal merupakan dambaan bagi semua orang. Akan tetapi, banyak sekali yang belum mengetahui bagaimana cara menghitung berat badan ideal.

“Berat badan ideal adalah berat badan yang dianggap paling menyehatkan bagi seseorang dengan mengacu pada tinggi badannya. Perlu diketahui bahwa berat badan ideal tidak ditunjukkan dari seberapa rampingnya tubuh, karena nilai dari berat badan ini akan berbeda pada setiap orang,” papar Ahli Gizi ini.

Contohnya, seseorang dengan tinggi badan 150 cm akan memiliki berat badan ideal yang berbeda dengan individu dengan tinggi badan 170 cm.

Untuk mengetahui berat badan yang ideal, seseorang harus membandingkannya dengan tinggi badan, sehingga pastikan kamu mengetahui tinggi badan.

Berikut merupakan cara mudah menghitung berat badan ideal berdasarkan rumus Brocca:

  • Berat badan normal (kg) = tinggi badan (cm) – 100

“Jika memiliki tinggi badan 160 cm, maka berat badan idealnya adalah 60 kg. Namun, rumus tersebut tidak mempertimbangkan perbedaan jenis kelamin, dan hanya dapat diterapkan pada orang dengan tinggi badan kurang dari 165 cm,” ungkap Aya.

Berikut ini rumus Brocca berdasarkan jenis kelamin pria dan wanita yang berbeda:

  • Pria: Berat badan ideal (kg) = [Tinggi badan (cm) – 100] – [tinggi badan (cm) – 100) x 10%]
  • Wanita: Berat badan ideal (kg) = [Tinggi badan (cm) – 100] – [tinggi badan (cm) – 100) x 15%]

“Cara lain untuk menghitung berat badan ideal adalah dengan indeks massa tubuh (IMT) yakni dengan pengukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan yang dapat diterapkan kepada pria dan wanita,” terangnya.

Adakah Risiko yang Timbul Akibat Berat Badan Rendah?

adakah risiko yang timbul akibat berat badan rendah | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.xframe.io

Meski tubuh yang kurus menjadi impian bagi beberapa orang, namun ada beberapa kondisi yang bisa terjadi akibat memiliki tubuh yang terlalu kurus.

“Seseorang yang kekurangan zat gizi dengan berat badan rendah memiliki risiko besar mengalami kekurangan asupan gizi,” ujarnya.

“Apa pun jenis zat gizinya, ketika kekurangan asupan salah satu zat gizi, hal ini akan berdampak ke berbagai kondisi penyakit,” lanjutnya.

Selain itu orang dengan berat badan rendah dan badan yang kurus, akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang melemah. Karena orang yang memiliki berat badan rendah biasanya akan kekurangan asupan kalori, protein, dan antioksidan.

Oleh karenanya, kita harus ingat bahwa tubuh membutuhkan gizi yang cukup agar nantinya sistem imun bisa tetap kuat.

Bagaimana Cara Menambah Berat Badan?

amankah mengonsumsi suplemen penambah berat badan
Foto: www.unsplash.com

Mungkin beberapa orang mulai khawatir ketika mendapati tubuhnya yang sangat kurus, sehingga memutuskan untuk mencari cara agar bisa menambah berat badan. Aya menuturkan bahwa untuk menaikkan berat badan, hal ini harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan setiap individu.

“Oleh sebab itu, sebelum memulai program peningkatan berat badan, ada baiknya untuk konsultasikan terlebih dahulu status gizi. Hal ini bisa dilakukan dengan menghitung indeks massa tubuh yang dibantu oleh ahli gizi,” anjurnya.

Berikut beberapa tips untuk menambah berat badan dengan cara yang sehat:

Konsumsi makanan kaya nutrisi

“Pilihlah makanan sehat yang kaya akan nutrisi. Seseorang yang ingin menaikkan berat badan tidak diwajibkan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori, makanan cepat saji, makanan berlemak, serta makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi,” ujarnya.

Tetapi harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti buah dan sayur, kacang-kacangan, daging tanpa kulit atau lemak, tahu, tempe, telur, dan ikan.

Jika diperlukan, dapat menambah suplemen penambah berat badan tambahan berdasarkan anjuran dokter.

Makan dengan porsi kecil tapi sering

Selanjutnya, cobalah untuk mengonsumsi makanan dengan porsi yang kecil namun dengan frekuensi sering.

“Karena seseorang yang kekurangan berat badan biasanya akan merasa cepat kenyang, sehingga cobalah untuk makan dengan porsi kecil tetapi sering,” anjurnya.

Konsumsi minuman padat kalori dan nutrisi

“Tak hanya berasal dari makanan, asupan nutrisi juga dapat bersumber dari minuman padat kalori seperti smoothies, susu, yoghurt, serta jus segar di sela waktu makan. Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh, hal ini pun dapat menghindarkanmu dari dehidrasi,” katanya.

Mengonsumsi camilan sehat

Camilan bisa menjadi sumber kalori tambahan yang dapat membantumu menambah berat badan. Ada baiknya untuk memilih camilan sehat yang kaya akan nutrisi, seperti yoghurt, cokelat hitam, buah-buahan, atau roti gandum.

“Hindari konsumsi camilan tidak sehat seperti gorengan, karena mengandung minyak dan kolesterol tinggi,” tuturnya.

Menambah asupan kalori

“Tambahan asupan kalori juga diperlukan dalam piring makan sehari-hari yang dikonsumsi. Dengan memilih tambahan kalori yang sehat, hal ini tidak akan mengakibatkan kelebihan kadar kolesterol dan gula di dalam darah, sehingga tidak mengganggu kesehatab tubuh,” ujar Aya.

Rutin berolahraga

Olahraga secara rutin juga dapat menambah berat badan karena nantinya tubuh akan membentuk lebih banyak jaringan otot dan memangkas kelebihan lemak.

“Hal ini perlu diikuti dengan pola makan yang sehat agar membantumu untuk mencapai berat badan ideal. Selain itu, beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa olahraga bisa meningkatkan nafsu makan,” katanya.

Bagaimana Cara Memilih Suplemen Penambah Berat Badan?

amankah mengonsumsi suplemen penambah berat badan
Foto: www.canva.com

Menurut Ahli Gizi yang satu ini, untuk menambah berat badan dengan menggunakan suplemen penambah berat badan, hal ini tidak dianjurkan untuk dilakukan sembarangan. Sebab harus mengikuti anjuran yang tepat dan aman.

“Suplemen penambah berat badan yang dikonsumsi harus sesuai dengan aturan dan dosis yang tepat. Karena mengonsumsi suplemen secara berlebihan justru akan menimbulkan masalah kesehatan,” pesannya.

Aya juga mengingatkan bahwa harus diperiksa terlebih dahulu apakah suplemen penambah berat badan tersebut sudah memiliki izin BPOM atau tidak.

Setelah itu cek kandungan yang terdapat di dalam suplemen tersebut, apakah mengandung bahan-bahan yang dapat menambah berat badan, seperti zinc, vitamin B, hingga keratin.

Apa Saja Manfaat Suplemen Penambah Berat Badan?

apa saja manfaat suplemen penambah berat badan | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.canva.com

“Suplemen penambah berat badan yang umum digunakan adalah bubuk protein dan shakes, ini merupakan suplemen yang paling populer. Tak hanya rasanya yang enak, tetapi juga dapat memasok kalori sehingga memungkinkan berat badan akan bertambah,” ungkapnya.

Bahkan dengan mengonsumsi protein yang cukup, hal ini dapat menambah massa otot. Namun penting untuk melakukan olahraga secara rutin untuk melengkapinya.

Beberapa kandungan yang ada di dalam suplemen penambah berat badan biasanya terdiri dari zinc, beberapa vitamin, hingga keratin.

“Manfaat dari zinc sendiri adalah untuk membentuk protein dan DNA, serta meningkatkan sistem imun. Dengan tercukupinya kebutuhan zinc, maka dapat mengatasi individu yang kekurangan asupan zinc dan mengalami kehilangan nafsu makan,” jelasnya.

Vitamin C, B, D, dan A, walaupun tidak secara langsung memiliki efek yang dapat memmbuat berat badan naik, tetapi vitamin ini dapat menjaga kesehatan tubuh dan pencernaan. Sehingga bisa menjaga berat badan agar tetap ideal.

“Bahkan vitamin C dinilai dapat memperlambat metabolisme tubuh, sehingga berat badan akan bertambah,” tuturnya.

Adakah Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Menaikkan Berat Badan?

adakah hal penting yang harus diperhatikan ketika ingin menaikkan berat badan | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.freepik.com

Ketika berniat untuk menaikkan berat badan, maka konsisten dan mengikuti arahan yang disarankan oleh ahli menjadi hal penting yang harus dilakukan.

“Jangan mudah putus asa atau kehilangan motivasi ketika belum terjadi penambahan berat badan di satu minggu setelah mengikuti program penambahan berat badan,” sarannya.

Jika ingin menggunakan suplemen penambah berat badan, sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter dan ahli gizi. Karena biasanya mengonsumsi suplemen ini hanya disarankan ketika memang diperlukan.

“Ketika suplemen penambah berat badan dirasa tidak diperlukan oleh individu, maka dengan mengonsumsi makanan berlandaskan gizi seimbang juga dapat membantumu menaikkan berat badan,” paparnya.

Bisakah Menjaga Berat Badan agar Tetap Stabil?

amankah mengonsumsi suplemen penambah berat badan
Foto: www.freepik.com

Aya memaparkan bahwa dengan menerapkan pola hidup sehat, berat badan pun bisa selalu terjaga sehingga terhindari dari risiko obesitas.

Berikut cara menjaga berat badan agar tetap ideal dan stabil

  • Memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, yakni memakan makanan yang mengandung gizi lengkap seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan serat.
  • Mengatur porsi makan, hindari kebiasaan makan berlebih atau makan dengan porsi banyak karena asupan makan tidak boleh lebih besar dari kebutuhannya.
  • Minum air putih dengan cukup, sebab asupan cairan dapat membantu melancarkan sistem metabolisme, serta membantu sistem pencernaan lebih lancar dan bisa membakar lemak tubuh.
  • Olahraga rutin atau melakukan aktivitas fisik juga diperlukan untuk membantu menjaga berat badan ideal, menjaga kesehatan, dan menurunkan risiko penyakit.

Kesimpulan

berkonsultasi kepada ahli gizi | | Amankah Mengonsumsi Suplemen Penambah Berat Badan? Ini Kata Ahli Gizi
Foto: www.freepik.com

Ahli gizi ini menyarankan jika ingin mengonsumsi suplemen penambah berat badan, sebaiknya dicek terlebih dahulu apakah suplemen tersebut sudah berdasarkan izin dari BPOM atau tidak.

Serta periksa juga aturan konsumsi dan nutrition fact yang terdaapt di belakang kemasan. “Jika kamu ragu, konsultasikan kepada ahli gizi dan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat dan aman,” pesannya.

Ketika penggunaan suplemen penambah berat badan dirasa aman untuk dikonsumsi, sebaiknya tetap utamakan untuk memakan makanan bergizi seimbang dan lakukan olahraga secara rutin.