Bagaimana Cara Menghilangkan Tahi Lalat Secara Alami? Ini Penjelasan Dermatolog

cara menghilangkan tahi lalat
Foto: www.freepik.com

Bercak hitam yang sering disebut dengan tahi lalat memang terkadang tidak akan mengganggu aktivitas atau kesehatan tubuh. Namun tak jarang beberapa orang justru berniat untuk menghilangkannya karena dianggap dapat mengurangi estetika penampilan. Sehingga mulai mencari cara menghilangkan tahi lalat, baik dengan penggunaan bahan alami atau berkonsultasi dengan dokter kulit.

Untuk mengetahui cara menghilangkan tahi lalat yang tepat dan aman, LIMONE telah menghubungi dr. Dwi Putri Larasati, SpDV, seorang Spesialis Dermatologi dan Veneorologi dari Erha Clinic Bandung dan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi, yang akan menjelaskan terkait hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin menghilangkan bercak hitam tersebut.

Apa Itu Tahi Lalat?

cara menghilangkan tahi lalat
Foto: www.canva.com

Dokter Dwi memaparkan bahwa “tahi lalat merupakan bercak atau beruntus kehitaman yang ada di dalam kulit. Biasanya tahi lalat ini memiliki ukuran yang kecil dan tampak serupa antara satu sama lain,” tuturnya.

Umumnya, “tahi lalat timbul diakibatkan karena adanya tumpukan atau kumpulan dari sel-sel pembuat pigmen yang ada di dalam kulit. Namun, belum diketahui penyebab pasti dari munculnya tahi lalat di dalam tubuh,” lanjutnya.

Bagaimana Ciri-ciri dari Tahi Lalat?

Foto: www.canva.com

Biasanya, tahi lalat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berwarna kecokelatan hingga kehitaman
  • Bentuknya bisa tidak rata atau menimbul
  • Ukurannya berbeda-beda

Selain itu, Spesialis Dermatologi dan Venereologi ini juga menambahkan bahwa pada umumnya, tahi lalat akan mulai bermunculan setelah lahir, dan bisa terus bertambah banyak.

Apakah Tahi Lalat Merupakan Kondisi yang Berbahaya?

cara menghilangkan tahi lalat
Foto: www.canva.com

Karena memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda, apakah ini artinya tahi lalat merupakan sebuah tanda bahaya?

“Belum tentu. Karena tahi lalat sendiri memiliki berbagai macam jenisnya, dari mulai yang jinak hingga ganas,” jawab Dokter Dwi.

Untuk tahi lalat biasa, “umumnya tidak ada risiko yang terjadi selain keluhan estetik. Akan tetapi, untuk tahi lalat dengan ciri-ciri tertentu, bisa jadi merupakan suatu bentuk dari keganasan kulit. Sehingga jika mendapati tahi lalat jenis ini, maka harus segera diperiksakan ke dokter kulit,” imbuhnya.

Berikut ciri-ciri dari tahi lalat yang berbahaya:

  • Bentuknya tidak simetris
  • Bagian tepinya tidak teratur atau tidak jelas
  • Warnanya bervariasi
  • Diameternya lebih dari 5 mm
  • Terdapat perubahan pada tahi lalat, mulai dari berubah bentuk, berubah ukuran, atau berubah warna

Bagaimana Cara Menghilangkan Tahi Lalat?

Foto: www.canva.com

Ketika memiliki tahi lalat biasa, meski tidak berbahaya namun kondisi ini bisa mengurangi estetika penampilan. Untuk itu, tidak jarang kebanyakan orang tertarik untuk mencari cara menghilangkan tahi lalat.

Menurut Dokter Dwi, “cara menghilangkan tahi lalat yang aman yaitu dengan cara eksisi atau diangkat melalui operasi. Dengan cara ini, bisa dipastikan bahwa semua bagian tahi lalat dapat terangkat semuanya. Namun bila diperlukan, bisa diperiksa secara mikroskopis untuk memastikan apakah tahi lalatnya jinak atau ganas,” jelasnya.

Spesialis Dermatologi dan Venereologi ini menambahkan bahwa cara menghilangkan tahi lalat ini tidak bisa dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami di rumah.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Tindakan?

cara menghilangkan tahi lalat
Foto: www.xframe.io

Perlu diingat, sebelum melakukan tindakan menghilangkan tahi lalat maka kamu wajib melakukan pemeriksaan dan diskusikan dengan dokter. “Diskusi selengkapnya dengan dokter kulit yang akan menangani, terkait dengan prosedur tindakan, masa pemulihan, dan kemungkinan bekas luka yang bisa timbul,” saran Dokter Dwi.

Selain itu, kamu juga bisa mendiskusikan terkait “perlu atau tidaknya dilakukan pemeriksaan mikroskopis lanjutan. Apabila ada riwayat keloid, maka perlu diinformasikan pula kepada dokter yang menangani. Karena tindakan eksisi ini bisa menimbulkan keloid pada individu-individu tertentu,” imbuhnya.

Lantas, apakah cara menghilangkan tahi lalat ini tidak akan mengganggu fungsi tubuh yang lain?

“Tidak. Tetapi, tindakan eksisi ini bisa meninggalkan bekas luka. Namun, hal ini akan bergantung dengan ukuran dari tahi lalat yang diangkat,” jawabnya.

Bisakah Kita Mencegah agar Tidak Memiliki Tahi Lalat?

Foto: www.rawpixel.com

Sesungguhnya, “tidak ada tindakan yang bisa mencegah secara pasti munculnya tahi lalat. Akan tetapi, kita bisa mengurangi risiko timbulnya keganasan kulit, yang seringnya timbul pertama kali menyerupai tahi lalat,” ungkap Dokter Dwi.

Berikut upaya mengurangi risiko timbulnya keganasan kulit:

  • Tidak berjemur di bawah sinar matahari langsung tanpa pelindung, baik itu pakaian atau tabir surya
  • Menggunakan tabir surya setiap hari dengan cara yang benar dan jumlahnya yang cukup
  • Aplikasikan tabir surya secara berulang setiap tiga atau empat jam

Kesimpulan

cara menghilangkan tahi lalat
Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Dwi, “apabila tidak mendesak, atau tidak timbul ciri-ciri yang menandakan keganasan dan mengganggu fungsi serta kegiatan sehari-hari, maka sebaiknya tahi lalat tidak perlu diangkat. Akan tetapi, hal ini kembali kepada pilihan pribadi masing-masing orang,” ungkapnya.

Namun perlu diingat bahwa “jangan tergiur dengan orang atau tempat yang menjanjikan untuk menghilangkan tahi lalat dengan mudah dan murah. Kamu tetap perlu memastikan keamanan dari prosedurnya dengan berkonsultasi ke dokter kulit pilihanmu,” pesannya.