8 Makanan Yang Baik Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil Muda

daftar makanan untuk ibu hamil muda
Foto: www.freepik.com

Ketika hamil, ada banyak nutrisi yang dibutuhkan agar bayi berkembang dengan sehat. Mulai dari rutin mengontrol kehamilan, istirahat cukup, hingga memerhatikan asupan makanan ibu hamil muda.

Karena saat hamil, tubuh membutuhkan makanan bergizi yang lebih banyak daripada saat tidak hamil. Terus gulir artikel ini sampai habis untuk mengetahui jenis makanan ibu hamil muda yang aman untuk dikonsumsi.

8 Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil

daftar makanan untuk ibu hamil muda
Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, ibu hamil membutuhkan protein, vitamin, mineral, karbohidrat kompleks, jenis lemak yang sehat, serat, dan cairan yang lebih banyak.

Berikut delapan makanan ibu hamil muda yang baik untuk dikonsumsi:

Produk susu

Selama kehamilan, wanita hamil perlu mengonsumsi protein dan kalsium dalam jumlah tinggi. Produk seperti susu, keju, dan yoghurt pun dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh.

Susu merupakan sumber kalsium terbaik yang menyediakan fosfor, vitamin B, magnesium, dan seng dalam jumlah yang tinggi. Sementara yoghurt, terutama yoghurt Yunani, mengandung lebih banyak kalsium dibandingkan produk susu lainnya.

Selain itu, beberapa varietas yoghurt lainnya juga mengandung bakteri prebiotik, yang dapat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

Jika mengalami intoleransi terhadap laktosa, maka kamu bisa mengonsumsi yoghurt probiotik.

Kacang-kacangan

Baik itu lentil, kacang polong, buncis, kedelai, kacang tanah, dan hampir semua jenis kacang-kacangan merupakan sumber serat, protein, zat besi, folat, dan kalsium yang bagus untuk tubuh.

Folat atau vitamin B9 merupakan kandungan yang penting untuk ibu hamil maupun bayi, terutama selama trimester pertama.

Tubuh membutukan 600 mcg folat setiap harinya. Dengan menambahkan kacang-kacanganm maka hal ini bisa membantu memenuhi kadarnya agar tercukupi dengan tepat.

Kacang-kacangan juga tinggi terhadap serat, bahkan beberapa varietasnya juga tinggi terhadap zat besi, magnesium, dan potassium. Sehingga pertimbangkan untuk menambahkan kacang ke dalam pola makan.

Ubi

Ubi manis memang menjadi makanan ibu hamil muda yang mudah untuk dikonsumsi sebab dapat diolah dengan berbagai cara.

Selain itu, tanaman ini juga mengandung beta karoten, senyawa tumbuhan yang akan diubah menjadi vitamin A oleh tubuh.

Pada dasarnya vitamin A sangat penting untuk perkembangan bayi, sehingga perlu dikonsumsi oleh ibu hamil di trimester pertama.

Selain mengandung beta karoten, produk ini juga memiliki serat nabati yang cukup banyak, sehingga dapat membuatmu kenyang lebih lama.

Ikan salmon

Sudah menjadi rahasia umum kalau ikan salmon memiliki banyak manfaat. Hal ini berkat kandungan lemak omega-3 esensial yang ada di dalamnya.

Nutrisi yang satu ini dapat ditemukan dalam jumlah tinggi dalam makanan laut dan dapat membantu membangun otak dan kesehatan mata bayi.

Akan tetapi, pada ibu hamil perlu dibatasi asupan makanan laut yang mengandung merkuri.

Berikut ikan yang mengandung merkuri tinggi dan harus dihindari:

  • Swordfish
  • Ikan hiu
  • King mackerel
  • Tuna mata besar
  • Tilefish

Untungnya, salmon merupakan ikan berlemak yang aman untuk dikonsumsi. Namun pastikan kamu memakan hidangan yang matang.

Telur

Telur merupakan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan bagus untuk dikonsumsi selama hamil.

Dalam satu telur utuh mengandung sekitar 147 mg kolin, protein berkualitas tinggi, lemak, dan banyak vitamin serta mineral.

Protein ini memiliki peranan penting untuk membantu proses pembentukan jaringan tubuh pada ibu dan bayi selama masa kehamilan.

Selain itu, nutrisi ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga wanita hamil tidak mudah sakit.

Brokoli dan sayuran hijau

Brokoli dan berbagai sayuran hijau gelap lainnya seperti kangkung dan bayam mengandung segudang nutrisi yang baik untuk ibu hamil. Mulai dari serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium.

Dengan menambahkan sayuran hijau ke dalam pengaturan pola makan, hal ini dapat membantu mengatasi sembelit.

Selain itu, dengan banyak mengonsumsi sayuran juga dapat menurunkan risiko berat badan lahir rendah.

Daging dan protein tanpa lemak

Daging sapi tanpa lemak, babi, dan ayam merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang sangat baik untuk tubuh.

Selain itu, daging sapi dan babi kaya akan zat besi, kolin, dan vitamin B yang dibutuhkan selama kehamilan.

Zat besi adalah mineral penting yang digunakan oleh sel darah merah sebagai hemoglobin. Wanita hamil membutuhkan lebih banyak zat besi, karena volume darah selama kehamilan akan meningkat.

Kadar zat besi yang rendah selama awal dan pertengahan kehamilan dapat menyebabkan anemia, sehingga meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan komplikasi lainnya.

Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang tinggi akan zat besi yang dibarengi dengan vitamin C seperti jeruk atau paprika. Sebab hal tersebut dapat membantu menyerapan zat besi menjadi lebih meningkat.

Alpukat

Alpukat merupakan buah yang memiliki nutrisi tinggi. Selain rasanya lezat, buah ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal, tinggi serat, vitamin B, vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C.

Karena kandungan lemak sehat, folat, dan potasiumnya yang tinggi, alpukat menjadi makanan ibu hamil muda yang tepat untuk dikonsumsi.

Soalnya kalium dapat membantu meredakan kram kaki, salah satu efek samping kehamilan bagi beberapa wanita.

Kesimpulan

pilihan makanan ibu hamil
Foto: www.canva.com

Selama kehamilan, tubuh memerlukan nutrisi yang lebih banyak. Sebab nantinya makanan yang kita konsumsi akan diserap oleh janin dan membantunya untuk tumbuh serta berkembang dengan baik.

Ada banyak pilihan makanan ibu hamil muda yang bisa dikonsumsi, mulai dari ikan, daging, hingga sayuran dan buah-buahan.

Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan terkait nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan, supaya nantinya kamu bisa mengonsumsi makanan yang tepat dan bergizi.