10 Buku Nonfiksi Terbaik yang Wajib Kamu Baca Sekarang Juga

Tante Oprah Winfrey pernah bilang, “Membaca membuka cakrawala.” Dan kebiasaan membaca, “memberikanmu kemampuan untuk mencapai level yang lebih tinggi. Dunia dengan berbagai kemungkinan menunggu.” Jika Oprah sedang duduk di sebelah LIMONE sekarang ini, mungkin akan langsung memintanya untuk salam siku berkali-kali. (Berhubung sedang pandemik, bersentuhan tangan dengan orang asing tidak disarankan. Bahkan dengan seorang Oprah Winfrey). Untuk itu, LIMONE membuat kompilasi daftar buku nonfiksi yang wajib kamu baca sekarang juga.

Baca artikel ini sampai habis dan jangan lupa pilih satu (atau dua atau tiga) buku yang ingin kamu baca bulan ini.

Foto: www.amazon.com

Jangan mengaku sebagai social justice warrior, jika belum pernah membaca buku ini. Bad Feminist adalah sebuah koleksi esai oleh profesor Roxane Gay, seorang kritikus budaya dan novelis.

Kumpulan esai ini mengeksplorasi feminisme dan kekurangannya. Tanpa ragu mempertanyakan tentang isu tersebut tanpa berusaha terlalu lebay untuk menjawabnya. Ini adalah buku yang wajib ada di daftar baca kamu yang berada di awal usia 30an.

The Life-Changing Magic of Tidying Up: The Japanese Art of Decluttering and Organizing | Marie Kondo

Foto: www.amazon.com

Berkat buku ini, Marie Kondo dinobatkan sebagai 100 Most Influential People oleh TIME—dan namanya menjadi kata kerja. Kondo adalah penemu metode KonMari yang mengajarkan cara-cara praktis mengatur dan merapikan rumah serta mengajarkan orang untuk hanya menyimpan hal-hal penting yang membawa kebahagiaan. Oh, berkat buku ini juga, Netflix membuat seri spesial tentang Kondo.

Becoming | Michelle Obama

Foto: www.amazon.com

Ditulis oleh mantan First Lady Michelle Obama, buku ini menjadi salah satu buku non fiksi terpenting di era modern ini.

Di buku ini, Obama menceritakan kisah hidupnya secara detail dan intim mulai dari masa kecilnya di Chicago, jatuh-bangun hubungan cintanya dengan Barack Obama, sampai pengalamannya di Gedung Putih sebagai keluarga Afrika-Amerika pertama yang menghuni kediaman tersebut. Lewat pengalaman hidupnya, Obama menemukan suara dan jati dirinya, dan mendorong pembaca untuk melakukan hal yang sama.

The Empathy Exams | Leslie Jamison

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Ingin merasa—dan menjadi orang yang lebih baik? Buku kumpulan esai dari Leslie Jamison ini wajib berada dalam summer reading kamu tahun ini.

Esai nonfiksi ini menyajikan dan membahas panjang kali lebar kali tinggi tentang sesuatu yang sangat dibutuhkan dunia saat ini (tapi sering dilupakan): empati. Buku ini akan menyentuh hatimu yang terdalam dan mengubahmu menjadi orang yang lebih baik.

How to Talk So Kids Will Listen & Listen So Kids Will Talk | Adele Faber dan Elaine Mazlish 

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Jika kamu sedang berjuang untuk tidak hanya menjadi pekerja tapi ibu yang baik—buku ini super, super membantu.

Buku ini akan menggali dan membeberkan dengan detail mengapa tidak hanya tentang apa yang kamu katakan, tapi terlebih bagaimana kamu mengucapkannya—yang akan membuatmu memiliki komunikasi yang lebih baik dengan si buah hati.

The 5 Love Languages | Gary Chapman 

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Eits, memang sih, buku ini sudah dipublikasikan sejak jaman kuda (baca: 1992), tapi isinya tetap relevan sampai sekarang. Tidak hanya dengan pasangan, tapi bukan ini mengeksplorasi bagaimana cara menjadi teman, saudara, anak, orang yang lebih baik.

Buku nonfiksi ini membeberkan bagaimana bahkan ketika kamu berpikir sudah mencintai seseorang dengan cara yang tepat, tapi sebenarnya belum tentu cara tersebut yang mereka butuhkan. Alhasil, cara-cara kamu memperlihatkan rasa sayang tidak tersampaikan dengan maksimal. Singkat kata, miliki buku ini sekarang juga dan aplikasikan secepatnya.

Shoe Dog | Phil Knight 

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Entah kamu pecinta Nike atau belum memutuskan lebih suka merek sneakers yang mana, buku karya co-founder dan mantan CEO Nike ini wajib dicoba.

Di dalam memoarnya, Knight tidak hanya menggembar-gemborkan kesuksesannya, tapi juga blak-blakan menceritakan kesulitan dan perjuangan yang dijalaninya untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Dengan gaya bahasa lucu dan cerita yang relevan (kesusahan hidup), kisahnya ini dijamin akan membuatmu terinspirasi.

We Should All Be Feminists | Chimamanda Ngozi Adichie

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Ini adalah buku wajib untuk para feminis atau yang tertarik dengan topik ini, terutama jika ingin mengetahui mengapa feminis adalah isu yang sangat luas dan meliputi berbagai aspek kehidupan.

Di dalam buku nonfiksi ini, Chimamanda memberikan argumen tentang pentingnya feminisme, konotasi negatif yang sering dikaitkan dengan feminisme dan mengapa setiap orang harus menjadi feminis.

I Know Why the Caged Bird Sings | Maya Angelou 

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Untuk yang sering mengutip kata-kata bagus dari Maya Angelou dan mengunggahnya di Instagram, pastikan kamu membaca buku ini. Bagi yang belum tahu, Maya Angelou adalah salah satu penulis yang paling sering dilarang di Amerika Serikat. Dan I Know Why the Caged Bird Sings sudah sangat sering ditentang atau sebanyak 39 kali dilarang peredarannya sejak 1983. Meski begitu, buku nonfiksi merupakan sebuah karya klasik.

Di buku ini, Maya Angelou membawa kita ke masa kecilnya dan ke periode hidupnya saat sudah dewasa. Narasinya luar biasa indah dan menyentuh hati, termasuk ketika Angelou menceritakan kesulitan hidupnya. Dan pastinya, karena ini hasil tulisan seorang Maya Angelou, bahasa dan kata-katanya super indah dan memikat.

Year of Yes | Shonda Rhimes 

buku nonfiksi
Foto: www.amazon.com

Buku ini bukan tentang perasaan bersalah yang kamu rasakan setiap kali mengatakan “iya”, padahal sebenarnya “tidak”. Melainkan tentang bagaimana mengatakan saat mengatakan “iya”, bisa mengubah hidupmu—bahkan jika sebenarnya kamu takut.

Yep, wanita sesukses Rhimes (pencipta Grey’s Anatomy dan Scandal serta eksekutif produser How to Get Away with Murder) ini juga sering banget merasakan takut. Relevan banget ‘kan, dengan hidup kita? Baca sekarang juga!

Selanjutnya: Ini daftar rekomendasi acara di Netflix yang akan membuatmu bahagia.

error: Konten dilindungi !!