Tanya Seksolog: Apakah Rahasia Gaya Bercinta agar Cepat Hamil?

gaya bercinta
Foto: www.freepik.com

Memiliki anak memang menjadi dambaan bagi sebagian pasangan yang sudah menikah. Beragam cara pun diperjuangkan untuk memperbesar peluang kehamilan, baik berkonsultasi dengan ahli hingga mencari gaya bercinta yang tepat untuk cepat hamil. Namun, apakah benar bahwa posisi seks dapat memengaruhi peluang kehamilan? Lalu apa yang perlu dilakukan?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, LIMONE telah menghubungi Zoya Amirin, M.Psi., FIAS seorang seksolog klinis dari H Clinic Hang Lekir, untuk membahas pengaruh suasana hati dalam gaya bercinta dan posisi seks yang memperbesar peluang kehamilan.

Bagaimana Gaya Bercinta dan Mood Saling Berkaitan?

gaya bercinta
www.freepik.com

Gaya bercinta merupakan posisi yang dipilih oleh individu untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Dengan melakukan beberapa posisi favorit yang dapat memberikan kenikmatan dan memunculkan memori-memori yang indah ketika berhubungan seksual. 

“Posisi bisa memengaruhi mood jika si individu mendapatkan kepuasannya ketika melakukan posisi tersebut, mendapatkan orgasmenya, dan rangsangan yang maksimal. Gaya bercinta bisa jadi membosankan ketika tidak ada rangsangan yang diharapkan yang didapat dari gaya bercinta tersebut,” jawabnya.

Bagaimana dengan Gaya Bercinta agar Cepat Hamil?

gaya bercinta
Foto: www.pexels.com

“Gaya bercinta dan peluang kehamilan sebenarnya relatif dan tidak signifikan berhubungan. Ada pengaruh, tapi tidak signifikan. Artinya begini, ketika melakukan hubungan tertentu sebenarnya lebih fokus kepada titik-titik kepuasannya. Misalnya ada perempuan yang g-spot-nya di mana, bagaimana merangsang klitoris, lebih fokus ke pleasure-nya,” jelasnya.

Sementara itu pada proses kehamilan tidak bergantung pada gaya bercinta yang dilakukan, atau harus mutlak mengikuti posisi yang bisa cepat memiliki anak. Hal ini merupakan kondisi yang relatif dan tidak langsung memengaruhi.

“Tapi kenikmatan dalam proses reproduksi atau ingin memiliki anak itu bisa sampai ke sana (kehamilan), tapi tidak semerta-merta ketika bercinta terus langsung bisa jadi punya anak kalau pakai gaya ini misalnya. Atau kalau anak perempuan pakai gaya ini dan anak laki-laki pakai gaya ini, itu mitos,” ungkapnya. 

Apakah Faktor yang Memperbesar Peluang Kehamilan?

Foto: www.rawpixel.com

Menurut Zoya, seks atau hubungan seksual yang dapat memperbesar peluang kehamilan yakni ketika hubungan seksual tersebut dilakukan oleh kedua orang yang sehat. Di mana kondisi sperma pada laki-laki tergolong sehat dan telurnya juga sehat, di mana dalam kondisi yang sudah siap untuk dibuahi.

“Misalnya si perempuannya sedang dalam masa ovulasi dan juga ketika dua-duanya sudah istirahat dan memiliki gaya hidup yang sehat, maka peluang kehamilan akan lebih besar. Kalau misalnya gayanya udah oke banget dilakukannya, terutama pada pagi hari atau setelah beristirahat seperti take a nap atau tidur siang, itu peluangnya akan lebih besar, karena spermanya sudah siap untuk membuahi,” paparnya.

Namun ketika baru melakukan ejakulasi atau pelepasan sperma, lalu dua jam kemudian kembali ejakulasi, hal ini justru akan menurunkan peluang kehamilan. Tetapi jika kedua individu sudah beristirahat dan sedang memiliki suasana hati yang baik, serta kondisi ovulasi, kecepatan sperma, dan bentuk sperma sudah baik, maka hal tersebut dapat memperbesar peluang kehamilan.

“Ketika dilakukan, namanya juga bercinta ya, berarti it takes love to make love atau butuh cinta untuk bercinta. Ketika dua-duanya itu bersenang-senang dalam proses reproduksi atau membuat anak, ini yang akan menambah relationship-nya juga jadi lebih baik. Jadi kehamilan 'kan bukan kejar tayang, bukan cuma target doang, tetapi bagaimana keduanya dalam proses reproduksinya juga sama-sama saling membahagiakan satu dengan yang lain,” ujarnya.

Selanjutnya: Penyebab Vagina Sakit Setelah Berhubungan Seks