Para Milenial Sangat Sering Melakukan Kesalahan Keuangan Ini

Foto: www.shutterstock.com

Tunjuk tangan siapa yang termasuk dalam generasi mileanial di sini? Seandainya kamu masih ragu, definisi generasi milenial menurut Pew Research Centre adalah mereka yang lahir antara tahun 1981-1996—jadi sekarang kira-kira berusia 22 sampai 38 tahun. Dan konon katanya, generasi ini paling boros dan serampangan soal duit (padahal, sebuah penelitian ini membuktikan ini hanya mitos, lho). Jadi, mana yang benar, sih?

Sebagai milenial, jangan emosi dulu mendengar stereotip tersebut. Selalu tidak ada salahnya untuk belajar tentang finansial, karena sisi positifnya sangat besar. Alexa von Tobel, pendiri dan CEO LearnVest dan penulis buku laris New York Times, Financially Fearless, mengidentifikasi lima kesalahan yang paling sering dilakukan milenial dan bagaimana memperbaikinya.

Kepada Vogue, Von Tobel mengatakan bahwa satu kesalahan yang dilakukan oleh generasi ini adalah tidak menabung uang untuk masa pensiun. Menurutnya, semakin dini menabung, maka akan semakin nyaman dan aman hari tuamu. “Dari sisi psikologi tingkah laku, saat kamu melihat uang tabunganmu semakin bertambah maka kamu akan terinspirasi untuk menabung lebih banyak. Ini benar-benar cara pintar untuk mengakali masa pensiun,” ujarnya.

Selain itu adalah kecenderungan menumpuk utang kartu kredit. Satu hal yang harus dijadikan kebiasaan dari sekarang adalah melakukan segala cara untuk keluar dari zona utang. Oh, apakah kamu termasuk tipe yang cepat tergoda membeli sesuatu padahal sebenarnya tidak sanggup secara finansial? Saatnya beralih ke metode cash-only. Atau evaluasi kembali budget-mu, otak-atik pengeluaran mana yang bisa dikurangi. Tidak ada salahnya juga untuk memiliki satu kartu kredit yang bebas iuran tahunan.

Terakhir, yaitu kecenderungan menghabiskan terlalu banyak duit untuk keperluan sewa rumah/tempat tinggal. Jumlah yang direkomendasikan untuk dipakai membayar sewa adalah 30% dari gaji bulananmu, tapi kenyataannya prinsip ini jarang dipraktikkan. Von Tobel menyarankan untuk mengikuti aturan “50,20,30”, yang artinya kamu menggunakan setengah dari dana bulananmu untuk kebutuhan sehari-hari, 20% untuk tabungan, dan 30% untuk bersenang-senang dan menghibur diri sendiri.

Well, bagaimana menurutmu? Kesalahan apa yang sampai sekarang tetap kamu lakukan—tidak berdaya meski tahu hal itu tidak baik untuk kondisi keuanganmu? Dan sebaliknya, kesuksesan finansial apa yang membuatmu sangat bangga dan terharu? Bagikan di bagian komentar, ya!

podcast button