Tanya Ahli: Apa Saja Jenis Makanan untuk Penambah Nafsu Makan?

penambah nafsu makan
Foto: www.gettyimages.com

Di tengah aktivitas yang padat, hal yang perlu diperhatikan adalah asupan makanan. Untuk itu sangat penting memiliki nafsu makan yang stabil. Pasalnya jika tubuh mengalami kehilangan nafsu makan, hal ini akan berdampak pada kinerja tubuh. Namun, jika kamu tidak memiliki keinginan untuk makan, maka kamu mungkin perlu menyiasatinya dengan mengonsumsi makanan penambah nafsu makan. 

Sebelum membahas makanan yang perlu dikonsumsi untuk meningkatkan selera makan, mari membaca penjelasan dari dr. Putri Sakti Dwi Permanasari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik JLA Clinic Senayan serta RS Permata Cibubur dan Jonggol, dan anggota PDGKI Jaya.

Mengapa Kita Bisa Mengalami Penurunan Nafsu Makan?

penambah nafsu makan
Foto: www.freepik.com

Penurunan nafsu makan merupakan suatu keadaan menurunnya selera untuk mengonsumsi makanan atau minuman. Menurut Dokter Putri, kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal seperti gangguan psikis, pengaruh penyakit, kehamilan, atau gangguan persepsi terhadap tubuh. 

Ketika mengalami penurunan nafsu makan dibanding kebiasaan makan sebelumnya, kamu pasti akan mudah menyadari beberapa perubahan yang ada pada tubuhmu, salah satunya penurunan berat badan.

“Dapat ditandai dengan gangguan penurunan berat badan dan status nutrisi, atau kurangnya pemenuhan zat gizi sesuai angka kecukupan gizi (AKG) sesuai usia dan jenis kelaminnya,” jelasnya. 

Dokter Putri menambahkan bahwa selera makan yang menurun secara terus-menerus dapat menyebabkan asupan nutrisi menjadi berkurang. Untuk itu hal ini harus segera ditangani dengan cara diterapi, karena jika dibiarkan maka akan memicu terjadinya penurunan berat badan yang serius atau malnutrisi.

“Kondisi malnutrisi tentunya akan memicu berbagai penyakit lain karena terganggunya sistem imunitas tubuhnya sehingga lebih rentan mengalami penyakit seperti infeksi bakteri, virus atau jamur serta alergi,” tambahnya. 

Apa Penyebab Penurunan Nafsu Makan?

penambah nafsu makan
Foto: www.pexels.com

Terjadinya penurunan nafsu makan ternyata dapat disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya adalah:

Infeksi bakteri, virus, atau jamur

Tanpa kita sadari, penurunan selera untuk mengonsumsi makanan dan minuman ternyata dapat disebabkan oleh beberapa penyakit akibat infeksi bakteri, virus, atau jamur. “Seperti, gastroenteritis, infeksi saluran pernapasan atas, radang usus besar, infeksi kulit, sariawan, atau meningitis. Selera makan pada umumnya akan membaik setelah infeksi tersebut diterapi,” paparnya.

Gangguan gastrointestinal

Gangguan gastrointestinal atau gangguan saluran pencernaan dapat disebabkan oleh beberapa penyakit di antaranya yakni refluks gastroesofageal (GERD), penyakit celiac, tuberkulosis usus, atau kanker usus. Hal ini dapat menyebabkan selera makan menurun. 

Baca Juga :  Bagaimana Mendapatkan Asupan Asam Folat dari Makanan, terutama untuk Ibu Hamil?

Penyebab psikologis

Penyebab psikologis seperti sedih, berduka, bosan, stres, depresi, atau cemas merupakan hal yang paling sering kita alami ketika menurunnya selera untuk makan dan minum. Tak hanya itu, gangguan asupan makanan juga dapat disebabkan oleh seseorang yang takut berat badannya akan naik atau memiliki gangguan persepsi pada bentuk tubuhnya. 

“Kondisi ini disebut dengan anoreksia nervosa. Penderita anoreksia terobsesi memiliki tubuh yang kurus sehingga melakukan berbagai upaya untuk mencegah berat badannya naik dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal menurutnya. Keadaan ini dapat menyebabkan kekurangan zat gizi,” ujar Dokter Putri.

Kondisi medis

Pemicu penurunan selera untuk mengonsumsi makanan dan minuman dapat disebabkan oleh kondisi penyakit berat atau kronis, seperti HIV, gagal jantung, penyakit hati kronis, gagal ginjal, atau kanker. 

Kehamilan

Kondisi hamil terutama saat trimester pertama pada umumnya akan mengalami rasa mual yang ringan hingga hebat. Hal ini dapat dipicu oleh aroma tertentu atau makanan dan minuman yang berbau tajam, hingga menyebabkan turunnya selera makan pada ibu hamil.

Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan memiliki efek samping mual sampai muntah, seperti obat kemoterapi, antibiotik tertentu, kodein, morfin, obat anestesi, atau beberapa obat terlarang seperti heroin, kokain, dan amfetamin.

Usia

Semakin bertambahnya usia, terlebih di usia yang lanjut, nafsu makan dapat menurun karena dipicu oleh penurunan indera perasa dan pembau, perubahan fungsi saluran pencernaan, efek samping obat-obatan yang dikonsumsi, atau hormonal.

Bagaimana Cara Mengatasi Kehilangan Nafsu Makan?

Foto: www.pexels.com

Ketika kamu mengalami penurunan selera untuk mengonsumsi makanan atau minuman, kamu perlu mengembalikan nafsu makan tersebut untuk menghindari munculnya masalah yang serius. Dokter Putri menuturkan hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yakni:

  • Cari tahu penyebab selera makan menurun seperti mual, stres, sariawan, dan konsultasikan ke dokter untuk melakukan terapi terhadap penyebabnya sehingga selera makan dapat pulih kembali.
  • Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil tetapi frekuensi yang lebih sering seperti lima hingga enam kali sehari. Misalnya dengan tiga kali jadwal makan utama, lalu diselingi dua hingga tiga kali jadwal snack di antara jadwal makan utama. 
  • Menyediakan makanan ringan yang disukai sehingga lebih nyaman untuk dikonsumsi, seperti biskuit, puding, yoghurt, kacang-kacangan, atau buah potong.
  • Mengonsumsi makanan bernutrisi yang konsistensinya lebih lunak atau cair jika sulit mengonsumsi makanan utuh atau keras.
  • Cari ide atau tips memasak makanan-makanan yang rasanya membuat nyaman atau berwarna sehingga lebih memicu selera makan.
  • Olahraga secara teratur dan istirahat cukup dapat membantu badan terasa lebih segar dan bugar supaya memperbaiki suasana hati.
  • Jika selera makan berhubungan dengan stres atau depresi, maka coba bicarakan dengan orang terdekat untuk melegakan hati dan beban pikiran sehingga selera makan juga akan membaik.
  • Rempah-rempah yang ditambahkan ke dalam masakan juga dapat meningkatkan selera makan, seperti peppermint, mint, jahe, merica hitam yang dapat membantu menurunkan rasa kembung.
  • Konsumsi serat secukupnya karena pada kondisi penurunan selera makan yang diharapkan adalah terpicunya rasa lapar. Sehingga apabila mengonsumsi makanan yang terlalu tinggi serat akan memicu rasa kenyang yang lebih lama sehingga selera makan ikut menurun.
  • Sebaiknya hindari mengonsumsi air 30 menit sebelum makan dan batasi asupan air saat sedang makan agar tidak cepat kenyang karena cairan.
  • Konsumsi makanan bersama keluarga atau teman dekat agar terasa lebih nyaman dibandingkan apabila mengonsumsi makanan sendirian sehingga dapat membantu meningkatkan selera makan.
Baca Juga :  Sudah Diet Tapi Tetap Kurus? Ini Cara Sehat Menambah Berat Badan

Adakah Jenis Makanan Penambah Nafsu Makan?

Foto: www.unsplash.com

Beberapa jenis makanan ternyata dapat membantu meningkatkan nafsu makan yang menurun, untuk itu kamu bisa menambahkan makanan jenis ini ke dalam masakan maupun untuk dikonsumsi secara langsung.

1. Rempah-rempah 

Kamu juga bisa menambahkan kunyit yang mengandung curcumin sehingga bisa membantu selera makan menjadi lebih baik. Seduhan air rebusan kayu manis juga dapat menjadi penambah nafsu makan karena mengandung hydroxychalcone. Tak hanya itu, menambahkan ketumbar juga dapat membantu melepaskan enzim di lambung sehingga memicu selera makan.

Sementara itu, temulawak juga dapat kamu konsumsi karena dapat menurunkan rasa kembung di pencernaan. Jangan lupa untuk menambahkan pala, karena pala memiliki aroma yang segar dan dapat membantu mengeluarkan gas berlebih dari tubuh. Tak ketinggalan, kamu juga dapat mengonsumsi jahe untuk penambah nafsu makan.

“Jahe memiliki sifat anti-inflamasi sehingga dapat membantu mengatasi masalah tidak nyaman di perut seperti rasa mual atau kembung yang menyebabkan selera makan menurun. Selain itu dengan meminum air rebusan jahe bisa menghangatkan saluran pencernaan sehingga perut terasa nyaman dan selera makan membaik,” ungkap Dokter Putri.

2. Yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu makanan yang kaya akan probiotik atau bakteri sehat untuk menjaga kesehatan pencernaan kita. Kandungan ini dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan dan memperbaiki selera makan. Kamu dapat memvariasikan yoghurt dengan potongan buah-buahan atau kacang-kacangan agar lebih memicu selera makan.

3. Minyak Ikan

Minyak ikan kaya akan omega-3 yang dapat berperan meningkatkan selera makan. Omega-3 sering diberikan juga pada penderita kanker atau penyakit kronis lainnya untuk membantu meningkatkan selera makan.

4. Kacang-kacangan 

Kacang-kacangan seperti almond, edamame, kacang mede, pistachio, dan kacang jenis lainnya mengandung seng (zinc) yang tinggi. Kandungan ini dapat membantu meningkatkan selera makan.

Baca Juga :  Apa Itu Allulose dan Apakah Lebih Baik dari Gula Biasa?

5. Alpukat 

Pecinta buah-buahan dapat mengonsumsi alpukat secara langsung maupun melalui olahan alpukat seperti jus, es krim, atau puding yang dapat membantu meningkatkan selera makan.

6. Cokelat 

Cokelat mengandung senyawa yang dapat memicu produksi hormon kebahagiaan dopamin dalam otak, sehingga mengonsumsi cokelat dapat membantu menekan rasa stres dan meningkatkan selera makan.

7. Keju 

Keju mengandung zat alami casomorphin yang dapat mengikat reseptor rasa nyaman di otak. Selain itu, mengonsumsi makanan yang dikombinasi dengan keju dapat membantu meningkatkan selera makan.

Apa Faktor Pendukung Lain yang Dapat Menjadi Penambah Nafsu Makan?

Foto: www.pexels.com

Selain mengonsumsi makanan, ternyata terdapat faktor lain yang dapat dilakukan untuk penambah nafsu makan, di antaranya adalah:

1. Suasana yang nyaman saat makan seperti mendengarkan musik dapat membantu meningkatkan selera makan.

2. Mengonsumsi makanan bersama keluarga akan membantu meningkatkan selera makan. Pasalnya suasana yang hangat selama makan akan memicu rasa nyaman dan hormon rasa bahagia sehingga selera makan lebih baik.

3. Jadwal makan yang teratur akan membantu kita mengenali rasa lapar sehingga dapat mencegah turunnya selera makan.

4. Olahraga yang teratur juga dapat membantu meningkatkan selera makan.

5. Tidur yang cukup akan membuat sistem tubuh bekerja dengan baik dan psikologis yang lebih stabil sehingga dapat membantu meningkatkan selera makan.

Namun ketika kamu mengalami penurunan nafsu makan yang berkelanjutan, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasinya dengan tepat. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Selera makan yang rendah dan memicu penurunan berat badan yang drastis sehingga terjadi malnutrisi. Sebaiknya segera konsultasi ke dokter sepsialis gizi klinik agar diberikan terapi menu dan jadwal makan yang sesuai dengan kebutuhan kalorinya, tepat komposisi, tepat zat gizinya serta memperbaiki tsatus nutrisinya,” saran Dokter Putri.

Selanjutnya: Panduan Memiliki Berat Badan Sehat.