Tanda-Tanda Keuanganmu Kacau—dan Bagaimana Mengatasinya

Foto: www.gettyimages.com

Seberapa kacau-balau, kusut dan heboh kondisi keuanganmu saat ini? Jika kamu tidak bisa mendefinisikannya, mungkin karena kondisi keuangan pribadimu memang sedang K-A-C-A-U. Sekali lagi, kamu sedang mengalami sebuah situasi super rumit bernama kekacauan keuangan.

Dalam sebuah episode Podcast, Pete Planner, seorang ahli keuangan dan komika, mengatakan bahwa ada beberapa penyebab mengapa kondisi keuangan seseorang kacau. Pertama, karena kamu terlalu mengandalkan insting alias hanya ‘menebak-nebak dan mengestimasi’. Dengan kata lain, kamu sama sekali tidak melakukan perhitungan dengan teliti.

Kedua, pendapatan yang tidak cukup. Bukan berarti mereka yang memiliki gaji tinggi tidak mengalami kekacauan keuangan, tapi lebih mengarah kepada isu disiplin. Maksudnya, pendapatanmu tidak berbanding lurus dengan gaya hidupmu dan kamu kurang memiliki disiplin untuk mengendalikan diri. Ketiga, well, kamu tidak beruntung. Yep, sayangnya dan sedihnya, faktor keberuntungan juga memiliki peranan penting dalam hal keuangan. Termasuk, membuatnya lancar atau kacau. Dan tidak ada yang bisa kita lakukan jika ini terjadi dalam hidup.

Ohya, ini tanda-tanda jika kamu memiliki kekacauan keuangan:

  • Kamu menggunakan semua jatah di kartu kreditmu, bahkan melebihinya.
  • Pengeluaran tak terduga dalam jumlah tertentu membuatmu terlilit utang. Tidak hanya itu, kondisi keuangan hancur selama berbulan-bulan.
  • Kamu tidak memiliki tabungan sama sekali.

“Jika kamu berada dalam kondisi seperti ini,” kata Pete, sebut saja kecelakaan, sakit yang membuatmu harus mengeluarkan banyak uang, ini adalah “periode sial,” katanya. Eits, bukan berarti kamu orang yang sial, ya. Nuh-uh. “Itulah hidup,” tegasnya.

Jadi, terkadang memang kekacauan keuangan ini tidak bisa dihindari.

Jadi, bagaimana agar kamu bisa keluar dari kondisi super duper ribet ini? Pertama dan utama, belajar untuk terobsesi dalam menabung dan menabunglah setiap bulan secara teratur. Kedua, cari tambahan pemasukan, misalnya dengan menjadi pengemudi kendaraan daring, bikin usaha kecil-kecilan, dan lain sebagainya.

Intinya, “kamu harus melakukan sesuatu secara aktif untuk mengatasi kekacauan ini,” tegasnya.

Dan wajib lakukan ini begitu mendapatkan kenaikan gaji, agar keuanganmu rapi.

podcast button