FYI, DNA Tidak Terlalu Penting Saat Membicarakan tentang Kebugaran

faktor genetik
Foto: www.gettyimages.com

Seandainya kamu bertanya-tanya mengapa hasil yang kamu dapat berbeda setelah melakukan olahraga yang sama dengan saudara atau kembaranmu, itu bisa jadi karena ternyata faktor genetik dan DNA tidak terlalu memiliki pengaruh yang sama besar.

Dalam sebuah studi baru yang dipubliskasi di Journal of Physiology, para peneliti melibatkan sejumlah saudara kembar untuk menilai apakah metode kebugaran yang dipilih merupakan sesuatu hal yang genetik. Selama enam bulan, 42 pasang kembaran ini—yang sebelumnya semua partisipan memiliki gaya hidup yang sedentari—melakukan program latihan resistansi dan enduransi yang sama.

Di dalam tiga bulan pertama, para partisipan melakukan olahraga lari atau naik sepeda. Tiga bulan berikutnya, mereka melakukan olahraga angkat beban. Semua olahraga ini mereka lakukan bersama-sama untuk memastikan jenis latihan yang mereka seidentik mungkin.

Apa yang hasil yang didapatkan para peneliti? Di setiap akhir periode, para peneliti mengukur dua hal: kemampuan aerobik dan kekuatan otot mereka. Dan meski saudara kembar ini melakukan olahraga yang persis sama selama kurun waktu tersebut, hasilnya tidak selalu sama. Ini artinya, faktor gen tidak memiliki pengaruh besar seperti yang selama ini kita pikirkan. Bahkan untuk saudara kembar saja, hasil kebugaran bisa mereka berbeda.

Dengan kata lain, jika satu jenis olahraga cocok untuk seseorang, belum tentu olahraga tersebut paling baik untukmu dan memberikan hasil yang sama. Bahkan jika saudara kandung atau kembaranmu memperlihatkan hasil yang memuaskan saat melakukan yoga atau HIIT, misalnya.

“Studi ini mengimplikasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari berolahraga, cara terbaik adalah memilih sesuatu berdasarkan invididu,” tulis para peneliti tersebut.

Jadi, jika kamu pernah merasa kecewa karena hasil yang kamu dapatkan ketika melakukan pilates tidak sebagus kakak atau adikmu—sepertinya saatnya mencoba jenis olahraga lain. HILIT, misalnya? Atau aerobik? Ketika kamu menemukan olahraga yang tepat, tubuh akan memberikan sinyal positif.

Selanjutnya: Apakah kamu ragu berolahraga sambil memakai masker? Cek penjelasan dari dokter ini. Dan lakukan ini agar lebih tenang.

podcast button