12 Manfaat Madu bagi Tubuh (dan Pastinya untuk Kulit)

manfaat madu
Foto: www.unsplash.com

Cairan manis yang lengket ini pasti sudah tidak asing lagi bagimu, yup makanan kegemaran Winnie the Pooh yang diproduksi langsung oleh lebah. Tak hanya Pooh, ternyata madu juga digemari oleh banyak orang. Hal ini tentunya karena manfaat madu yang dapat berdampak baik bagi kesehatan tubuh dan kulit.

Apa Manfaat Madu Bagi Tubuh?

manfaat madu
Foto: www.freepik.com

Bahan alami yang satu ini terkadang dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pengganti gula. Namun ternyata, masih ada manfaat lain dari cairan kental yang manis ini.

Mengandung beragam nutrisi

Cairan kental yang manis ini dibuat dari lebah madu. Lebah mengumpulkan gula yang didapat dari nektar bunga yang ada di sekitar lingkungannya. Secara gizi, 1 sendok makan madu dengan ukuran 21 gram mengandung 64 kalori dan 17 gram gula, termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Tentunya hampir tidak mengandung serat dan lemak. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, maka kamu perlu mengonsumsinya secara rutin.

Kaya akan antioksidan

Madu yang berkualitas tinggi ternyata mengandung banyak antioksidan yang penting, seperti asam organik dan senyawa fenolik yaitu flavonoid. Antioksidan ini dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Selain itu, zat ini juga dapat meningkatkan kesehatan mata.

Mengatasi batuk pada anak

Infeksi saluran pernapasan seperti batuk memang menjadi masalah umum yang sering dialami anak-anak dan orang dewasa. Madu dapat berfungsi sebagai pereda infeksi saluran pernapasan pada anak di atas usia satu tahun dan dewasa.

Dapat digunakan untuk penderita diabetes

Manfaat madu yang satu ini sebenarnya  masih perlu diperhatikan lebih lanjut. Pasalnya beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi madu dapat meningkatkan kadar gula darah, meski tidak sebanyak gula rafinasi—yang berasal dari gula bit dan tebu. Meski sedikit lebih baik dibanding gula rafinasi, namun tetap perlu berhati-hati untuk penderita diabetes.

Baca Juga :  Pola Makan Berantakan? Ini Trik Jenius agar Kembali Makan Sehat

Meningkatkan kolesterol baik

Kadar kolesterol pada tubuh terbagi menjadi dua, yakni LDL atau kolesterol jahat yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke, serta HDL yakni kolesterol baik. Dengan mengonsumsi madu secara rutin tentunya dapat mengurangi total kolesterol jahat dan sekaligus meningkatkan kolesterol baik.

Menurunkan trigliserida

Faktor risiko lainnya dari penyakit jantung adalah meningkatnya trigliserida darah. Tidak hanya itu, kadar trigliserida juga dikatkan dengan resistensi insulin, yakni diabetes tipe 2. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi madu dengan tepat dapat menurunkan kadar trigliserida.

Bermanfaat pada kesehatan jantung

Mengandung fenol dan antioksidan lainnya, membuat madu diklaim dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Karena mau cairan kental ini dapat membantu arteri jantung membesar, kemudian meningkatkan aliran darah ke jantung. Selain itu juga dapat mencegah pembentukan gumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Membantu proses penyembuhan luka

Penggunaan madu secara topikal, ternyata telah digunakan sejak Mesir kuno untuk membantu penyembuhan luka dan luka bakar. Bahkan sebuah studi menyatakan bahwa madu menjadi bahan paling efektif untuk menyembuhan luka bakar parsial dan luka yang telah terinfeksi setelah operasi. Para peneliti menduga bahwa kekuatan dari cairan manis ini berasal dari efek antibakteri dan antiinflamasi.

Apa Manfaat Madu Bagi Kulit?

manfaat madu
Foto: www.freepik.com

Selain bermanfaat bagi tubuh, penggunaan madu juga dapat berdampak baik bagi kulit, terlebih jika kamu memiliki masalah kulit berjerawat dan kering. Madu alami dan mentah dapat membantu menyeimbangkan bakteri pada kulitmu, mempercepat proses penyembuhan sel kulit, mengurangi peradangan, dan menjadi eksfoliator alami untuk menghilangkan kulit kering dan kusam.

Untuk menggunakan madu pada wajah, ini merupakan hal yang mudah. Oleskan madu pada kulit berjerawat atau eksim secara langsung dan membiarkannya selama beberapa menit. Namun hal penting yang perlu diingat adalah gunakan madu alami yang tidak terkena proses pasteurisasi. Karena, cairan kental tersebut mengandung bakteri sehat sehingga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mengatasi perradangan, kemerahan, dan menyembuhkan noda.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Exfoliating: Pemilihan Produk dan Seberapa Sering Boleh Melakukannya

Jika ingin menggunakan masker madu dan mencampurkannya dengan bahan lain, ada baiknya untuk melakukan uji coba madu dan bahan lainnya untuk memastikan tidak adanya reaksi alergi yang kamu rasakan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Manfaat dari Madu?

Foto: www.rawpixel.com

Memiliki segudang manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh dan kulit, berikut cara menggunakan madu yang tepat.

Penggunaan madu untuk tubuh

Tidak hanya bisa dikonsumsi secara langsung, ternyata cairan manis ini juga dapat dijadikan beberapa olahan. Jika kamu memiliki hobi mengonsumsi teh, maka kini saatnya menambahkan madu pada teh hangatmu. Dengan tekstur yang cair, tentunya madu dapat dengan mudah bercampur dengan minuman tersebut.

Madu juga dapat digunakan sebagai topping pada makanan, seperti panekuk atau es krim. Hal ini tentunya akan lebih sehat dibanding menggunakan gula karamel atau gila cair. Cairan kental ini bisa kamu jadikan sebagai campuran ketika mengonsumsi oatmeal. Untuk membuatnya lebih sehat, jangan lupa untuk tambahkan potongan buah seperti stroberi dan pisang.

Penggunaan madu pada kulit

Untuk mendapatkan manfaat madu pada kulit, tentunya dapat dilakukan dengan beberapa cara. Yang pertama, kamu bisa mengoleskan madu asli secara langsung ke wajah. Biarkan mengering selama 15 menit kemudian bilas menggunakan air. Cara ini akan membantu menghilangkan sel kulit mati dan membuat kulitmu menjadi lebih cerah.

Sementara cara kedua adalah membuat masker wajah yang terdiri dari madu dan campuran bahan lain. Perpaduan madu mentah dan kayu manis merupakan kombinasi antioksidan dan antimikroba yang kuat. Kamu bisa menggunakan 3 bagian madu dan 1 kayu manis murni, lalu hangatkan campuran tersebut ke microwave. Kemudian oleskan pada kulit dan biarkan selama 8-10 menit sebelum dibilas.

Baca Juga :  Apakah Jahe Merah Bisa Mencegah Tertular COVID-19? Ini Infonya

Cara ketiga adalah dengan menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung madu di dalamnya. Biasanya cairan kental ini bisa kamu temukan pada skincare yang berfungsi untuk melembapkan wajah.

Apakah Ada Efek Samping dari Penggunaan Madu?

Foto: www.freepik.com

Ternyata madu mengandung kalori yang tinggi, terlebih jika ditambahkan dengan gula.  Hal ini tentunya akan bermasalah untukmu yang memiliki gangguan kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas. Selain itu, madu juga dapat berbahaya bagi bayi di bawah usia satu tahun, karena kandungan spora bakteri di dalam madu dapat menyebabkan botulisme, yakni penyakit yang terjadi ketika bayi menelan bakteri.

Cairan manis yang lengket ini bisa membuat bayi mengalami sembelit, gangguan pernapasan, serta nafsu makan yang buruk. Sementara pada orang dewasa dengan kondisi tertentu, penyakit yang dapat ditimbulkan setelah mengonsumsi madu adalah diare, muntah, penglihatan yang kabur, serta kelemahan otot.

Jika kamu memiliki reaksi alergi terhadap serbuk sari atau produk yang terkait dengan lebah, maka ada baiknya untuk menghindari penggunaan madu pada kulit. Pastikan untuk selalu melakukan uji coba sebelum mengaplikasikannya pada kulit wajahmu.

Selanjutnya: 6 Manfaat Brown Sugar bagi Kesehatan.