Ini Panduan Perawatan Kulit Berjerawat yang Harus Kamu Ikuti

Foto: www.gettyimages.com

Semisterius, misteriusnya gebetan kamu—jerawat masih lebih misterius. Mereka yang memiliki masalah jerawat pasti mengangguk dan mengangkat tangan ‘setuju’ dengan pernyataan ini. Pasalnya, sering kali kamu harus mencoba berbagai strategi dan trik perawatan kulit berjerawat untuk akhirnya bisa mengalahkannya. (Selamat, bagi yang sudah bisa mengendalikannya, dan tetaplah berjuang bagi yang masih dalam proses pengobatan.)

eMediHealth—sebuah sumber informasi ulasan kesehatan yang beranggotakan 64 dermatolog—mengatakan bahwa ada banyak penyebab jerawat. Di antaranya, ketidakseimbangan hormon, level stres yang tinggi, makanan manis, produk susu, kosmetik, diet yang jelek, dan sebagainya. Jadi, pengobatannya memang sangat spesifik dan membutuhkan bantuan dari ahli.

Berita baiknya: ada beberapa kebiasaan, produk dan bahan-bahan yang dipakai dan bisa mencegah jerawat datang lebih banyak dan lebih sering. LIMONE menghubungi ahli kulit untuk mendapatkan penjelasan tentang perawatan kulit berjerawat yang bisa kamu ikuti.

Ini yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Produk untuk Kulit Berjerawat

perawatan kulit berjerawat
Foto: www.gettyimages.com

“Pilih yang non-komedogenik,” tegas dr. Pandu Pradana  Sp.KK dari Bamed Skin Care, kepada LIMONE.

Level komedogenik sebuah produk dapat diukur dari skala satu sampai lima, dengan angka terendah berarti produk tersebut non-komedogenik. Sementara angka lima mengartikan paling menyumbat pori-pori, di antaranya algae extract dan red algae. Kamu bisa melihat skala komedogenitas di sini.

Jadi, pilih produk non-komedogenik. Dan yang mengandung bahan-bahan aktif. “Yang sifatnya mengeksfoliasi agar kulit mati terangkat sehingga pori-pori tidak tersumbat,” jelas Dokter Pandu. Dia menjelaskan, retinol adalah salah satunya. “Karena sifat retinol adalah eksfoliasi, jadi boleh dipakai.”

Kepada LIMONE,  dr. Listya Paramita, Sp.KK dari RSA Hospital As-Suyuthiyyah Pati dan ElshéSkin Aesthetic Clinic Yogyakarta menyarankan untuk menggunakan “produk yang mengandung sulfur, asam salisilat, niacinamidebenzoil peroxide ringan. Dan hindari produk yang dapat mengiritasi kulit, mengandung alkohol, mengandung bahan exfoliasi yang terlalu kuat.”

Pandu juga menambahkan untuk jerawat yang meradang pilih produk yang ada kandungan bakterinya dan hindari yang komedogenik. “Konsistensinya terlalu padat sehingga berpotensi menyumbat pori-pori,” jelasnya.

Ini Rutinitas Perawatan Wajah untuk Kulit Berjerawat

Foto: istockphoto.com

Mengutip Sandra Lee, alias Dr. Pimple Popper: “Kamu tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk merawat kulitmu. Saya mengerti rasanya memakai krim mahal yang wangi dan membuat kulit terasa enak. Membuat kamu merasakan kemewahan. Akan tetapi, jika kamu tidak memiliki duit yang cukup untuk membeli [produk-produk mahal itu], produk-produk itu tidak akan membuat kulitmu lebih baik dari versi drugstore-nya,” katanya dalam sebuah video.

Berbekal penjelasan itu, berikut perawatan kulit berjerawat yang bisa kamu lakukan:

  • Pembersih wajah. Bersihkan dan cuci wajah dengan produk yang lembut.
  • Pelembap. “Untuk mencari tahu pelembap apa yang tepat, baiknya konsultasikan ke dokter kulit,” Pandu mengingatkan.
  • Pakai selalu tabir surya.

Pandu menjelaskan bahwa perawatan kulit sebaiknya dilakukan teratur, dari pagi sampai malam. “Produk yang dipakai pagi dan malam bisa sama atau berbeda, tergantung kasus masing-masing.”

Oh, jika semua rutinitas untuk mencegah dan mengobati jerawat sudah dilakukan, tapi tetap saja bermunculan di wajah, kamu sebaiknya ke dokter. “Pengobatan jerawat baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan terapi yang tepat. Kulit setiap orang berbeda-beda sehingga pendekatan perawatannya juga berbeda-beda,” tegasnya.

Sebut saja, masalahmu saat ini bukan jerawat—melainkan komedo. Coba masker wajah ini untuk mengurangi komedo.

podcast button