6 Makanan yang Bisa Menyebabkan Alergi dan Cara Mengatasinya

alergi makanan
Foto: www.gettyimages.com

Siapa di sini yang sangat suka makan? Kamu tidak sendirian, LIMONE juga! Sebagai kebutuhan pokok, tentunya kita perlu memilih makanan dengan gizi yang seimbang. Namun setelah mengonsumsi beberapa jenis menu dan kudapan, sebagian orang justru merasakan munculnya reaksi pada tubuh yang berupa keluhan atau dikenal sebagai alergi makanan. 

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai alergi ini, mari membaca penjelasan dari dr. Ida Gunawan, MS, Sp.GK (K) , seorang spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah Puri Indah dan RS Hermina Daan Mogot Jakarta, terkait penyebab alergi ini dan cara mengatasinya. 

Apa Itu Alergi Makanan? 

alergi makanan
Foto: www.pexels.com

“Alergi makanan merupakan reaksi dari sistem imunitas tubuh yang muncul segera setelah seseorang mengonsumsi makanan tertentu, walaupun dalam jumlah yang kecil sekali. Sehingga mencetuskan terjadinya berbagai keluhan mulai dari yang ringan sampai berat,” jelasnya

Dokter Ida menambahkan bahwa terjadinya alergi ini disebabkan oleh reaksi imunitas tubuh yang salah ketika mengenali substansi yang ada pada makanan, yakni sebagai sesuatu yang merugikan bagi tubuh. Sehingga tubuh segera bereaksi dengan mengeluarkan antibodi yang bertujuan untuk menetralisir substansi tersebut.

“Kali lain saat makan makanan yang mengandung substansi tersebut lagi, meskipun dalam jumlah yang sangat kecil, maka antibodi yang sudah terbentuk tersebut akan mengirim signal ke sistem imun tubuh untuk melepaskan suatu zat yang dikenal sebagai histamin, nah histamin inilah yang akan menimbulkan gejala-gejala alergi,” ujarnya.

Apa Penyebab Alergi Makanan dan Bagaimana Gejalanya?

Foto: www.freepik.com

Alergi terhadap kudapan tertentu tentunya disebabkan oleh penganan yang dikonsumsi oleh tubuh, dan hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis bahan , di antaranya adalah:

  • Protein. Umumnya alergi dapat disebabkan oleh makanan yang mengandung protein, seperti seafood, kacang-kacangan, telur, susu sapi, gandum, kedelai.
  • Serbuk sari. Selain protein, serbuk sari atau pollen yang menempel pada buah segar, sayuran, kacang, dan bumbu-bumbu masakan, ketika dikonsumsi ternyata dapat menyebabkan alergi pada tubuh.

Gejala yang ditimbulkan dari alergi ini tentunya akan berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh imunitas tubuh. Namun alergi yang muncul akan sama dengan reaksi alergi pada umumnya adalah:

  • Terasa gatal di sekitar mulut dan eksem
  • Bengkak pada daerah bibir, wajah, lidah dan tenggorokan atau bagian tubuh lainnya 
  • Hidung terasa tersumbat
  • Kesulitan bernafas hingga mengi atau mengeluarkan suara ketika bernapas
  • Nyeri perut, diare, dan muntah 
  • Pusing, kepala terasa ringan dan bahkan bisa sampai pingsan

Dan kunjungi dokter bahkan jika itu untuk pertama kalinya kamu mengalami alergi terhadap makanan. 

“Saat pertama kali dirasakan atau timbul gejala yang berkaitan dengan alergi makanan, gejala menjadi makin sering dan memberat. Dan pada pasien dalam kondisi emergency, alergi makanan bisa menyebabkan terjadinya gangguan pernapasan dan gangguan pada kulit yang makin meluas,” katanya.

Bagaimana Mendiagnosis Alergi Ini? 

Foto: www.freepik.com

Untuk mengetahui alergi yang muncul disebabkan karena makanan, biasanya dokter akan mendiagnosis dengan beberapa tahapan. Biasanya hal yang pertama dilakukan adalah dengan menanyakan gejala yang timbul.

“Dari gejala yang timbul, riwayat makan sesuatu, dan ini sering kali menimbulkan keluhan gejala yang sama (antara) riwayat keluarga dengan alergi,” tutur Dokter Ida.

Setelah itu biasanya akan dilakukan pemeriksaan fisik pasien dan melakukan tes kulit serta darah untuk mengukur antibodi. Selain itu, dokter juga menganjurkan untuk menghilangkan diet tertentu dan mencoba kembali untuk melihat apakah alergi akan muncul atau tidak. 

Pasien diminta untuk mengonsumsi atau menghindari makanan yang diduga menimbulkan alergi untuk melihat apakah reaksi alergi akan muncul atau tidak. Hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Bagaimana Cara Mengatasi Alergi Terhadap Makanan? 

Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Ida, cara terbaik mengatasi kondisi ini adalah dengan menghindari makanan yang menjadi penyebab dari alergi tersebut. Namun ia menyarankan jika timbul gejala alergi baik ringan maupun berat, sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk berkonsultasi.

“Karena ada obat tertentu yang harus diberikan baik secara oral (diminum) maupun suntikan, dan sebaiknya obat minum tersebut harus dibawa ke mana pun kita pergi,” ungkapnya.

Selain itu, Dokter Ida juga menganjurkan untuk mengenalkan bahan makanan penyebab alergi, baik secara sedikit-sedikit, berulang, dan bertahap. Hal ini dapat disesuaikan dengan aturan yang telah ditetapkan oleh dokter dan harus dibawah pengawasan dokter.

Sementara untuk mencegah alergi ini adalah dengan menghindari penganan yang diduga dapat menjadi penyebab alergi. Dapat dilakukan dengan membiasakan diri untuk selalu membaca label kandungan yang tertera pada makanan yang akan dikonsumsi. 

“Jika memang ada bahan penyebab alergi di situ, hindari makanan tersebut. Jika kandungan dalam label makanan tersebut meragukan, lebih baik memilih untuk tidak mengonsumsinya,” saran Dokter Ida.

Ketika alergi pada penganan terjadi pada anak yang masih kecil atau orang tua yang lanjut usia dan memiliki seorang pendamping, maka sang pendamping perlu diberi tahu mengenai penyebab alergi tersebut. 

Selanjutnya: Penyebab Berat Badan Tetap Tidak Berkurang Bahkan Setelah Olahraga.