Benarkah Visceral Fat Berbahaya Untuk Tubuh? Simak Penjelasan Ahli

visceral fat
Foto: www.freepik.com

Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh karena memiliki peran yang penting. Namun, jika lemak tersebut berlebihan maka hal tersebut perlu diperhatikan lebih lanjut sebab akan memberikan dampak negatif. Begitu pula dengan visceral fat yang kita miliki. Namun apa sebenarnya jenis lemak yang satu ini?

Mungkin sebagian orang masih belum mengetahui apa itu visceral fat, untuk itu LIMONE telah menghubungi dr. Christina Rusli, Sp.GK, seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik dari National Hospital Surabaya, yang akan menjelaskan terkait jenis lemak visceral dan cara menghilangkannya.  

Apa Itu Visceral Fat?

visceral fat
Foto: www.canva.com

Dokter Christina memaparkan bahwa visceral fat merupakan “lemak yang tersimpan di dalam rongga perut. Di mana lemak tersebut akan membungkus beberapa organ-organ vital di dalam perut tersebut, seperti hati, lambung, dan usus,” jelasnya.

Lantas, apakah jenis lemak ini bisa dirasakan saat kita mencubit perut?

“Sebenarnya lemak visceral berada di dalam rongga perut dan tidah mudah untuk dinilai atau terlihat. Jadi seseorang yang berbadan kurus mungkin saja memiliki lemak visceral. Sedangkan individu yang tampaknya memiliki perut buncit (beely fat) mungkin tidak memiliki lemak tersebut, melainkan lemak di bawah kulit yang memang dapat dirasakan dengan cara dicubit,” jawabnya.

Dokter Christina juga menambahkan bahwa visceral fat yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius. Sebab, jenis lemak yang satu ini dapat menimbulkan beberapa penanda peradangan di dalam tubuh.

“Apabila penanda peradangan yang ada di dalam tubuh tersebut meningkat kadarnya dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka dapat menyebabkan beberapa macam penyakit kronis yang berbahaya bagi kesehatan,” terangnya.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Visceral Fat?

Foto: www.freepik.com

Untuk mendiagnosis secara pasti mengenai lemak visceral, biasanya harus dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan menunjang, seperti CT scan dan MRI. “Akan tetapi pemeriksaan ini biasanya akan memakan banyak waktu, dan harganya relatif mahal,” papar Dokter Spesialis Gizi Klinik ini.

Hingga akhirnya, para ahli kemudian menggunakan cara lain yang bertujuan untuk mengevaluasi lemak visceral serta risiko kesehatan yang ditimbulkan olehnya. Yakni dengan cara mengukur lingkar pinggang.

Untuk mengetahui tanda bahwa visceral fat yang kita miliki berbahaya, maka bisa dilakukan dengan menggunakan patokan lingkar pinggang.

“Dikatakan bahwa pada orang Asia, jika ukuran lingkar pinggang lebih dari 90 cm untuk laki-laki dan lebih dari 80 cm untuk perempuan, maka berisiko menderita penyakit yang diakibatkan oleh visceral fat,” paparnya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Visceral Fat?

visceral fat
Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Christina, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghilangkan jenis lemak yang satu ini, yakni:

Olahraga secara teratur

Disarankan untuk melakukan olahraga seperti kardio, termasuk olahraga aerobik seperti bersepeda, lari, dan lain sebagainya selama 30 menit. Lakukanlah sebanyak lima kali dalam seminggu, sehingga menghabiskan waktu sebanyak 150 menit/minggu.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan latihan beban atau weight resistance selama dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Pola makan yang sehat

Selanjutnya, cobalah untuk “mengikuti pola makan atau diet yang sehat dan seimbang. Hal ini bisa diikuti dengan pemenuhan kalori dan protein yang sesuai dengan tubuh masing-masing. Serta tingkatkan asupan serat dalam tubuh. Kemudian hindari mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak trans,” sarannya.

Perubahan pola hidup

Kemudian Dokter Christina juga menganjurkan untuk melakukan perubahan pola hidup dengan manajemen stres yang baik. Sebab, “lemak visceral berhubungan dengan hormon kortisol yang akan muncul akibat stres. Makin tinggi hormon tersebut, maka nantinya semakin banyak lemak visceral yang tersimpan di dalam tubuh,” jelasnya.

Serta, terapkan pola tidur yang berkualitas yakni enam hingga delapan jam per hari. Agar dapat membantu menurunkan timbunan lemak visceral.

Apa Saja Risiko yang Ditimbulkan dari Visceral Fat?

Foto: www.canva.com

Ketika ukuran lingkar pinggang lebih dari 90 cm untuk laki-laki dan lebih dari 80 cm untuk perempuan, maka ini menjadi tanda bahwa visceral fat yang dimiliki dapat menimbulkan risiko. Menurut Dokter Christina, “lemak visceral akan meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami resistensi insulin, sehingga dapat menjadi penyakit diabetes tipe-2,” tuturnya.

Sementara peradangan yang ditimbulkan oleh jenis lemak ini juga dapat mengakibatkan timbulnya plak atau pembuntuan dalam pembuluh darah. “Sehingga dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung pembuluh darah, seperti jantung koroner atau stroke,” lanjutnya.

Selain itu, terdapat pula beberapa penyakit lain yang bisa diakibatkan dari lemak visceral yang berlebihan, di antaranya adalah kanker payudara, kanker usus besar, dan penyakit Alzheimer.

Untuk itu, jika mengalami kegemukan dan disertai dengan lingkar pinggang yang melebihi batas normal, “segera berkonsultasi dengan dokter. Agar dapat diberikan saran-saran atau terapi untuk mengurangi dampak negatif dari lemak visceral yang berlebihan,” saran Spesialis Gizi Klinik yang satu ini.

Apakah Bisa Mencegah Timbulnya Visceral Fat?

visceral fat
Foto: www.unsplash.com

Dokter Christina menjelaskan menjelaskan bahwa lemak visceral sangat berhubungan dengan pola aktivitas fisik, pola makan atau diet sehari-hari, dan pola hidup seseorang.

“Apabila individu dapat menjaga ketiga pola tersebut dengan baik dan sehat, maka tentunya dapat menjaga berat badannya agar tidak berlebihan. Sehingga nantinya risiko terjadinya lemak visceral yang berlebihan juga akan berkurang,” ungkapnya.

Kesimpulan

Foto: www.rawpixel.com

Sesuai dengan ungkapan pepatah terkait lebih baik mencegah daripada mengobati suatu penyakit, hal ini juga disetujui oleh Dokter Christina.

“Oleh karena itu, selalu terapkan pola hidup sehat untukmu dan keluarga. Hal ini dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup yang aktif, pola makan dengan gizi seimbang, dan menghindari stres,” sarannya.

“Jauhi pola hidup sedentary, cobalah untuk menerapkan olahraga secara rutin dan teratur. Selain itu, lakukan pula pemeriksaan kesehatan secara berkala, agar nantinya terhindar dari berbagai macam penyakit yang diakibatkan oleh lemak visceral yang berlebihan,” pesannya.