Panduan Lengkap agar Kulit Sehat dan Tidak Kusam saat Puasa

Foto: www.istockphoto.com

Bagi kamu, apa godaan terbesar saat sedang puasa? Gibah di video chat? Menahan emosi saat menemani anak belajar di rumah? Atau menahan diri untuk tidak mengeluarkan kata-kata tidak berfaedah saat melihat kulit menjadi kusam dalam beberapa minggu belakangan? Apakah puasa menjadi salah penyebabnya? Oleh karena LIMONE juga menjadi salah satu orang yang mengalami hal ini, maka penjelasan dari seorang ahli sangat dibutuhkan. Secepatnya. Sebelum kulit sekering rekening bank saat ini dan jumlah jerawat bertambah banyak, melebihi jumlah postingan video TikTok kamu bulan ini. Untuk itu, kami menghubungi seorang ahli kulit. Tidak hanya membeberkan kaitan makanan dan kulit, spesialis ini juga membocorkan bagaimana menjaga kesehatan kulit saat puasa.

Bagaimana Puasa Mempengaruhi Kondisi Kulit?

Foto: www.rawpixel.com

Siklus sederhana pencernaan pada manusia: makanan dikonsumsi, diserap di saluran pencernaan dan didistribusikan ke seluruh tubu termasuk kulit. Dengan kata lain, “asupan makanan mempengaruhi kulit dengan cara nutrien/zat yang terkandung dalam makanan tersebut. Pengaruh makanan terhadap kesehatan kulit dapat berupa pengaruh baik atau tidak baik seperti, alergi, kambuhnya penyakit kulit dicetuskan oleh makanan, dan lain-lain.” jelas dr.Annisa Anjani Ramadhan, SpDV, seorang dokter spesialis kulit dan kelamin, di Kinara Clinic, Jakarta dan PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia), Jakarta.

Lebih lanjut, Annisa menjelaskan bahwa penelitian di Eropa dan China mengungkapkan beberapa manfaat berpuasa seperti meningkatnya kemampuan kulit untuk sembuh dari luka, efek anti-kanker, dan bertambahnya pembuluh darah kulit yang berarti meningkatkan distribusi nutrien ke kulit.

“Manfaat ini terjadi karena pada saat berpuasa, tubuh cenderung mengalami restriksi asupan kalori (karbohidrat). Hal ini rupanya menyebabkan berbagai efek kimiawi yang baik untuk kulit. Namun, asupan makanan dan minuman yang kurang tepat pada saat sahur dan berbuka puasa justru dapat menyebabkan gangguan pada kulit, terutama kulit kering,” paparnya.

Oke, ternyata puasa tidak memberikan efek negatif pada kulit. Seperti di kebanyakan kasus, makanan yang kamu konsumsi saat berbuka dan sahurlah yang bisa menyebabkan gangguan pada kulit. Duh! Terjemahan bebasnya: konsumsilah makanan yang sehat.

Bagaimana agar Saat Puasa Kulit Tetap Sehat dan Tidak Berjerawat?

menjaga kesehatan kulit
Foto: www.istockphoto.com

Untuk pertanyaan satu ini, ada kaitannya dengan asupan air harian yang kita konsumsi.

“Saat berpuasa tubuh cenderung mengalami dehidrasi di siang hari. Apalagi jika berpuasa di lingkungan dengan iklim bersuhu panas, tubuh kita lebih mudah mengalami penguapan cairan melalui kulit dan lebih cepat terjadi dehidrasi. Hal ini dapat membuat kulit kering bila asupan cairan tidak cukup kita konsumsi selama waktu berbuka hingga sahur. Jadi, pastikan minum air yang cukup saat berbuka dan sahur, karena rehidrasi dapat terjadi di malam hari apabila asupan cairan cukup,” bebernya.

Lega, ya.

Ada lagi, nih: selain makanan dan minuman yang sehat, perawatan kulit pun berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit.

“Perawatan kulit yang dianjurkan adalah menggunakan pelembap setiap setelah kulit berkontak dengan air seperti saat mandi dan berwudhu,” anjurnya.

Dan khusus untuk pemilik kulit yang cenderung berjerawat, “pastikan kamu berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menentukan diagnosis pasti dan pilihan produk perawatan yang tepat,” sarannya.

Dan untuk kebiasaan memencet jerawat, Annisa mengingatkan untuk sebaiknya tidak memencet jerawat sendiri demi menghindari kondisi yang lebih berat. Apalagi dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini, lebih baik jauhkan tangan dari area sekitar wajah.

Plus, “mencuci wajah dengan sabun juga dianjurkan dua kali sehari, tidak lebih. Bila berlebihan justru akan membuat kulit kering dan memancing produksi minyak semakin banyak dan menimbulkan jerawat lebih banyak,” terangnya.

Seperti Apa Pola Makan Sehat Saat Berbuka dan Sahur agar Kulit Tetap Sehat?

menjaga kesehatan kulit
Foto: www.rawpixel.com

Pastinya: “Asupan cairan yang dianjurkan selama berpuasa adalah 2 liter/ hari, didapatkan dari minuman dan makanan yang banyak mengandung air seperti sayur dan buah,” jelasnya.

Lalu, “usahakan komposisi nutrisi seimbang dalam makanan dan tidak terlalu banyak mengandung karbohidrat. Bila kulit berjerawat sebaiknya hindari makanan/minuman yang mengandung susu seperti roti, coklat, yoghurt, keju, dan lain sebagainya karena telah dibuktikan oleh penelitian dapat memperparah kondisi jerawat,” sarannya.

Hindari terlalu banyak konsumsi makanan berlemak dan berminyak, juga tidak terlalu banyak makan karbohidrat, makanan mengandung gula dan susu. Dan agar kulit lebih sehat, “cobalah untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur dan cukupi kebutuhan cairan per hari,” tegas Annisa.

Kesimpulannya…

menjaga kesehatan kulit
Foto: www.gettyimages.com

Ini check list yang harus diingat:

√ Konsumsilah makanan sehat, pola makan seimbang, dan pastikan cairan cukup.

√ Lakukan perawatan kulit yang “sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi/masalah kulit tiap individu,” Annisa mengingkatkan.

√ Bersihkan wajah dengan sabun dua kali sehari.

√ Gunakan pelembap setelah mandi dan wudhu.

√ Gunakan sunscreen minimal SPF 30 jika akan terkena sinar matahari.

√ Rutin menggunakan krim pagi dan malam guna membantu regenerasi kulit. “Ini adalah rangkaian rutinitas perawatan kulit yang tetap harus dilakukan selama berpuasa,” tekannya.

√ Bila kulit bermasalah, dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menentukan perawatan harian yang sesuai. “Selama masa pandemi COVID-19 konsultasi dapat dilakukan secara daring,” anjurnya.

Selanjutnya: Itu cara menjaga kesehatan kulit saat puasa, maka ini adalah tips memastikan kesehatan mental tetap kuat saat pandemi.