Panduan Lengkap Menghilangkan Kerutan di Wajah

cara menghilangkan kerutan di wajah
Foto: www.rawpixel.com

Well, karena kita adalah masih manusia biasa yang sering kali lembur dan begadang dan pecinta makanan manis—maka kerutan di wajah adalah sesuatu yang manusiawi. Dan saat ini kamu sedang mencari cara menghilangkan kerutan di wajah. Sebentar lagi, kamu akan menemukan jawaban dari misteri ini. LIMONE menghubungi dr. Stefani Nurhadi, M. Biomed, Sp.KK, dokter spesialis kulit dan kelamin dari Acne Institute Clinic untuk membahas penyebab kerutan dan cara menanganinya.

Apa itu Kerutan di Wajah?

cara menghilangkan kerutan di wajah
Foto: www.rawpixel.com

“Kerutan adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut garis-garis, alur, dan lipatan kulit. Kerutan dapat juga dibedakan menjadi kerutan dinamis dan kerutan statis. Pengertian kerutan dinamis adalah garis-garis kulit yang muncul saat kita berekspresi, istilahnya ‘wrinkle at animation’, misalnya kerutan pinggir mata saat kita tersenyum, kerutan antara kedua alis saat kita berpikir, dan kerutan di dahi saat kita mengangkat alis. Umumnya mulai tampak pada usia sekitar 30 tahunan,” jelasnya.

“Sedangkan kerutan statis adalah garis-garis kulit yang sudah nampak walaupun tidak sedang berekspresi, istilanya ‘wrinke at rest’, biasanya ada pada orang yang berusia 40 tahun atau lebih,” tambahnya.

Adanya kerutan ini dapat ditandai dengan munculnya garis-garis halus bahkan lipatan pada area wajah yang sering bergerak, seperti sekitar mata atau crows feet, dahi, antara kedua alis atau frown line, dan mulut atau smokers line. Selain itu, kerutan juga terlihat pada leher, punggung tangan, dan lengan bawah.

Ketika memiliki kerutan, hal ini tentunya dapat memberikan berdampak pada wajah seperti penampilan yang terlihat lebih tua, ekspresi wajah tampak lelah atau marah, serta kesulitan untuk mengaplikasikan riasan wajah.

Mengapa Kita Bisa Mendapatkan Kerutan di Wajah?

Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Stefani, penyebab munculnya kerutan pada wajah dapat disebabkan oleh beberapa hal, yakni:

Proses penuaan alami

Kerutan merupakan bagian dari penuaan. Hal yang tidak dapat kita hindari ini terjadi seiring berjalannya waktu dan dipengaruhi oleh genetik serta faktor hormonal. “Perubahan ini terjadi karena menurunnya produksi kolagen, menurunnya aliran darah, penurunan jumlah lemak, dan perubahan stuktur kulit. Sehingga kulit tampak kering, pucat, bergaris-garis halus, kurang elastis, dan penyembuhan luka menjadi lebih lambat,” paparnya.

Lingkungan

Adanya kerutan pada wajah juga dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan, mengonsumsi makanan tidak sehat, stres atau trauma, polusi udara (partikulat, gas CO2, CO, SO2, NO, dan NO2). Serta asap rokok yang menimbulkan kerusakan oksidatif sehingga terjadi kematian sel yang lebih cepat.

“Radiasi ultraviolet paling berperan dalam penuaan akibat faktor lingkungan ini. Perubahan pada kulit yang dikenal dengan sebutan photoaging. Paparan sinar matahari merusak jaringan ikat kulit (serabut elastin dan kolagen) yang ada pada lapisan dalam kulit. Tanpa jaringan ikat, kulit akan kehilangan kekuatan dan fleksibilitas. Akibatnya, kulit menjadi kendur dan berkerut lebih dini,” ujarnya.

Kulit kering

Kulit kering juga menjadi salah satu penyebab dari munculnya kerutan. Pasalnya, kulit yang kehilangan kadar air dapat terasa kasar dan berkerut. Oleh karena itu kamu perlu minum air putih yang cukup, rajin menggunakan moisturizer, dan menggunakan sabun yang tepat yang tidak membuat kulit menjadi kering.

“Kulit berminyak dan berjerawat pun perlu menjaga kelembapan kulit. Karena perawatan jerawat biasanya membuat kulit kering. Jadi semua tipe kulit (harus) memperhatikan hal ini,” tuturnya.

Gerakan otot wajah berlebihan

Otot wajah berbeda dengan otot pada bagian tubuh yang lain. Tidak ada otot di bagian tubuh lain yang berinsersi ke kulit seperti otot wajah. Sehingga, ketika otot wajah bergerak, maka kulit akan mengikuti dan menimbulkan ekspresi wajah.

“Orang yang suka berekspresi dengan kuat akan nampak juga garis-garis yang dalam, seperti komedian Mr. Bean atau Rowan Atkinson dan Tukul Arwana. Perhatikan saat mereka berekspresi,” jawabnya.

Ekspresi wajah dapat membuat interaksi lebih hidup, namun juga mempertegas kerutan pada wajah. Semakin sering melakukannya, maka akan terbentuk lekukan permanen pada permukaan kulit. Selain itu, semakin tua usia maka kulit akan kehilangan fleksibilitas sehingga tidak mampu kembali seperti semula. Sehingga lipatan kulit tersebut menjadi permanen pada wajah.

Bagaimana Cara Menghilangkan Kerutan di Wajah?

cara menghilangkan kerutan di wajah
Foto: www.freepik.com

Memiliki kerutan di wajah pastinya akan mengganggu penampilanmu. Untuk itu, kamu pasti ingin segara menghilangkan atau menyamarkan kerutan pada wajah. Berikut beberapa cara untuk menghilangkan kerutan di wajah:

Krim perawatan 

Kamu dapat menggunakan krim perawatan harian yang mengandung moisturizer, retinol, vitamin, antioksidan, dan tabir surya yang dapat meremajakan kulit.

Injeksi Botolinum toksin

Suntikan ini dapat membantu membuat rileks otot-otot wajah sehingga memudarkan kerutan yang ada pada wajah.

Laser dan alat berbasis energi lainnya

Cara ini dapat memicu tumbuhnya kolagen baru sehingga tekstur kulit lebih halus, kerutan yang memudar, dan pori-pori tampak lebih halus.

Chemical peeling

Metode ini dapat meremajakan lapisan kulit dengan membuang sel kulit mati pada wajah, sehingga akan digantikan dengan kulit baru yang lebih sehat.

Injeksi filler

Bahan filler akan mengisi lapisan kulit sehingga tampak lebih segar, lembap, dan berkurangnya kerutan-kerutan halus.

Makanan Sehat

Selain itu, terdapat bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk menghilangkan kerutan pada wajah, seperti:

  • Vitamin A: jeruk, wortel, sayur-sayuran hijau gelap, pepaya, kubis, dan telur
  • Vitamin C: jambu, jeruk, buah-buahan berry, bayam, tomat, dan anggur
  • Vitamin E: kacang-kacangan, minyak sayur, biji-bijian, sayuran hijau, pisang, dan alpukat
  • Antioksidan: bawang, lemon, anggur hitam, curcumin, paprika, teh hijau

Kesimpulan

Foto: www.rawpixel.com

Adanya kerutan pada wajah sebenarnya dapat dicegah dengan melindungi kulit dari sinar matahari. Sementara untuk mendapatkan vitamin D, kamu dapat mengonsumsi makanan atau suplementasi yang mengandung vitamin D. Selain itu, kamu juga bisa berteduh di bawah bayangan pohon atau tembok, menggunakan payung, kacamata hitam, topi dengan tepi yang lebar, serta pakaian yang tertutup.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF30 dan diulang setiap dua jam terutama ketika berkeringat atau berenang. Gunakan pelembap agar tampilan kulit menjadi sehat dan segar sehingga tak tampak garis harus dan kerutan,” sarannya.

Dokter Stefani juga menyarankan untuk menghindari rokok dan polusi lainnya. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, termasuk buah dan sayuran. Serta vitamin dan antioksidan yang dapat melindungi kulit dari radikal bebas yang akan menimbulkan penuaan pada kulit. Namun jika kerutan pada wajah sudah mengganggu, maka kamu dapat berkonsultasi dengan dokter.

“Dokter akan membantu merancang program perawatan kulit dengan produk topikal maupun oral serta prosedur medis yang dapat memperbaiki tampilan kulitmu dan menghambat penuaan. Perawatan kulit sejak usia muda merupakan investasi yang baik untuk kulit yang sehat dan indah di masa tua,” ungkapnya.

Selanjutnya: Bagaimana Mengetahui Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil?