Apa Arti “Pergantian Sel” yang Tercantum di Kemasan Produk Favoritmu?

pergantian sel kulit
Foto: www.istockphoto.com

Punya waktu lima menit? Coba cek produk-produk perawatan kulitmu, dan kemungkinan besar dicantumkan bahwa produk tersebut ampuh untuk menstimulasi pergantian sel kulit. Istilah ini terdapat banyak produk kulit dan digembar-gemborkan sebagai salah satu elemen penting dari sebuah produk kulit. Namun, apa sih, sebenarnya arti istilah “pergantian sel” ini? Mari mencari tahu dengan bertanya kepada Google ahli kulit.

Apa Sebenarnya Pergantian Sel?

pergantian sel kulit
Foto: www.istockphoto.com

“Pergantian sel itu adalah proses di mana sel kulit baru diproduksi, dan bergerak ke atas, dan akhirnya terkelupas dan terbuang sebagai sel kulit mati,” jelas Dr. Ricky F Maharis, SpKK dari Maharis Clinic Jakarta, melalui email.

Dan untuk memperbaharui ingatanmu, proses ini penting terjadi dengan baik. “Jika siklus pergantian sel tidak terjadi dengan baik, maka terjadi penumpukan sel kulit mati, sehingga kulit menjadi kasar, dan beberapa masalah kulit bisa terjadi,” tambahnya.

Bagaimana Proses Pergantian Sel pada Kulit?

pergantian sel kulit
Foto: www.gettyimages.com

Mari mengikuti mata pelajaran #skin101 sejenak.

Ricky menjelaskan bahwa proses pergantian sel dimulai dari sel basal, di mana di tempat tersebut terbentuk sel kulit baru. Sel kulit itu bergerak ke atas, dan bentuk sel akan menjadi lebih pipih, dan menjadi sel keratin. Sel keratin inilah yang akan terkelupas secara perlahan sebagai sel kulit mati.

Dan proses pergantian sel pada kulit terjadi sekitar 28 hari pada orang muda. Sementara, proses pergantian kulit pada orangtua tidak sebaik pada orang muda, dan memerlukan waktu lebih lama, sekitar 45 hari. “Karena ini, kulit menjadi mudah kerut, tidak bercahaya, dan kusam. Dan proses regenerasi sel mulai melambat di sekitar umur 30-an,” terangnya.

Apakah Pergantian Sel Ini Bisa Terjadi dengan Sendirinya?

Foto: www.gettyimages.com

Pergantian sel, otomatis atau membutuhkan bantuan?

“Pergantian sel bisa terjadi sendiri. Namun, kadang proses tersebut tidak maksimal, dan meninggalkan sumbatan sel kulit mati,” bebernya. Nah, di sinilah produk-produk perawatan kulit yang mengandung retinol, AHA, BHA, peptide berfungsi membantu proses pergantian kulit. “Karena tidak semua orang memiliki fungsi pergantian kulit ini yang baik. Faktor seperti genetik, umur, gaya hidup, paparan ultraviolet, dapat menurunkan fungsi pergantian kulit,” jelasnya.

Untuk itulah, Ricky menyarankan untuk memakai produk yang mengandung AHA/BHA, retinol, peptide, hyaluronic acid, vitamin C sesuai dengan tipe dan sensitivitas kulit. Dan bila diperlukan, perawatan dengan bantuan dokter kulit—seperti laser, collagen induction therapy, chemical peeling—dapat dilakukan untuk membantu proses regenerasi kulit.

Dan adakah bahan yang sebaiknya tidak dipakai?

“Bahan yang sebaiknya tidak dipakai contohnya perasan jeruk lemon, atau bahan-bahan peeling atau masker yang dibuat sendiri di rumah. Pasalnya, konsentrasinya tidak tertakar dan dapat menyebabkan iritasi kulit,” ujarnya menjelaskan.

Selain pemakaian produk kulit itu, gaya hidup juga sangat penting untuk diperhatikan.

“Untuk membantu proses pergantian kulit menjadi baik, banyak yang bisa dilakukan,” ujarnya. “Jaga kesehatan, olahraga teratur, makanan yang bergizi dan baik seperti buah dan sayur, bersihkan wajah dengan baik, dan gunakan tabir surya secara teratur,” sarannya.

Selanjutnya: dan ini jika kamu bertanya-tanya apakah produk kecantikan harus mahal agar efektif.