Tanya Ahli: Adakah Makanan Penghancur Lemak?

makanan penghancur lemak
Foto: www.freepik.com

Untukmu yang sedang melakukan program penurunan berat badan, pasti ingin menyusutkan volume lemak di dalam tubuh. Akibatnya, rajin mengonsumsi yang namanya makanan penghancur lemak.

Adakah sebenarnya makanan yang berfungsi menghancurkan lemak? Untuk menjawabnya, LIMONE telah menghubungi dr. Dian Permatasari MGizi Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Hermina Ciputat dan Klinik Lianaka Cilandak yang akan menjelaskan terkait makanan penghancur lemak.

Apa Itu Makanan Penghancur Lemak?

makanan penghancur lemak
Foto: www.unsplash.com

Dokter Dian menuturkan bahwa “makanan penghancur lemak atau yang biasa dikenal dengan nama fat burning foods, merupakan makan-makanan yang dapat meningkatkan metabolisme lemak, mengganggu penyerapan lemak, serta dapat meningkatkan oksidasi lemak saat berolahraga. Sehingga dapat menyebabkan penurunan berat badan,” jelasnya.

Manfaat dari makanan penghancur lemak itu sendiri, tentunya “adalah sebagai pembantu atau menunjang dalam menurunkan berat badan. Namun sebenarnya, cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan menjalankan diet sehat seimbang,” ujar Dokter Dian.

Diet sehat seimbang itu sendiri yakni “asupan defisit kalori dan aktivitas fisik rutin yang dilakukan lima kali per minggu selama 300 menit per minggu-nya. Intinya dari semua itu adalah niat dan konsistensi yang dijalankan oleh orang itu sendiri dalam menurunkan berat badan,” terangnya.

“Tujuannya sendiri apa, sih? Untuk menurunkan berat badan. Karena kalau tujuannya ingin sehat, maka tidak perlu menggunakan makanan-makanan khusus untuk membakar lemak. Tetapi ambilah dari makanan sumber alami. Yakni dengan menjalankan diet seimbang dan menjalankan aktivitas fisik yang disarankan,” imbuhnya.

Bagaimana Cara Memilih Fat Burning Foods?

Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, cara kerja atau mekanisme dari makanan penghancur lemak atau fat burning food adalah sesuai dengan definisinya.

“Makanan-makanan ini memiliki cara kerja yaitu meningkatkan metabolisme lemak, meningkatkan oksidasi lemak terutama saat berolahraga, dan memiliki efek dapat menurunkan nafsu makan. Selain itu, fat burning food juga memperlama masa kenyang, sehingga berat badan dapat turun,” tuturnya.

Pada dasarnya, “untuk menghancurkan lemak atau dalam hal ini adalah diet untuk menurunkan berat badan, paling baik adalah dengan diet sehat seimbang. Seperti dengan defisit kalori, yaitu mengurangi asupan makan, tetapi memperbanyak aktivitas fisik atau berolahraga,” ungkapnya.

Defisit kalori berarti mengurangi jumlah asupan yang masuk. Kalori yang terbesar memang didapatkan dari lemak dan gula-gula yang sederhana atau karbohidrat simpleks (sederhana).

“Oleh karena itu, seseorang yang sedang menjalankan diet dianjurkan untuk amat sangat membatasi gorengan, atau bila perlu tidak mengonsumsi gorengan dan makanan-makanan yang manis. Serta menjalankan olahraga minimal 60 menit per hari selama lima kali per minggu,” sarannya.

Namun, bila memang harus mengonsumsi suplementasi dari makanan pembakar lemak ini, “maka pilihlah suplementasi atau zat-zat tambahan yang sudah direkomendasikan. Seperti kafein dan teh hijau yang bisa membantu untuk menurunkan berat badan,” lanjut Dokter Dian.

Apa Saja yang Termasuk ke Dalam Makanan Penghancur Lemak?

makanan penghancur lemak
Foto: www.unsplash.com

Pada dasarnya, makanan-makanan penghancur lemak bisa didapatkan pada makanan alami dan nutrisi tambahan.

Sumber makanan alami

Berikut sumber makanan alami yang dapat membantu proses penghancuran lemak:

  • Makanan tinggi protein, seperti ikan telur, dan ayam
  • Makanan yang mengandung lemak sehat atau lemak tidak jenuh, yakni kacang-kacangan
  • Makan tinggi serat, yaitu sayur dan buah

“Nah, makanan-makanan tersebut memang diketahui dapat memperlama rasa kenyang. Sehingga bisa lebih lama lapar dan merasa kenyang lebih lama. Untuk yang menurunkan berat badan, maka makanan tinggi protein, lemak sehat, dan tinggi serat ini sangat baik untuk dikonsumsi,” papar Dokter Dian.

Sumber nutrisi tambahan

Selain jenis-jenis makanan yang disebutkan, terdapat beberapa zat gizi atau nutrisi tambahan serta suplementasi yang diketahui dapat meningkatkan metabolisme lemak dan membakar lemak, di antaranya:

  • Kafein
  • Karnitin
  • Chromium
  • Fukosantin
  • Green tea atau teh hijau,
  • Epigallocatechin gallate atau EGCG
  • Asam milonea terkonjungasi
  • Taurin
  • Forskolin

“Dari yang telah sebutkan di atas, berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah ada, kafein dan teh hijau terbukti dapat meningkatkan metabolisme lemak. Sehingga banyak digunakan sebagai makanan penghancur lemak,” jelasnya.

Bagaimana Cara Mengonsumsi Makanan Penghancur Lemak yang Tepat?

Foto: www.freepik.com

Ketika sedang melakukan diet sehat seimbang, maka Dokter Dian menyarankan untuk memilih makanan-makanan yang tinggi protein, mengandung lemak sehat atau tak jenuh, serta makanan tinggi serat, yang memang diketahui sebagai makanan penghancur lemak.

“Bahan makanan sumbernya banyak, contohnya makanan sumber protein itu bisa kita dapatkan dari ikan laut. Karena selain tinggi protein, ikan laut juga mengandung lemak sehat atau lemak tak jenuh,” ujarnya.

Kemudian “kacang-kacangan, seperti kacang almond. Itu diketahui dapat meningkatkan metabolisme lemak, karena di dalamnya mengandung tinggi protein dan memiliki kandungan lemak tidak jenuh dan tinggi serat. Jangan lupa buah dan sayur-sayuran juga harus dimasukkan ke dalam menu pada diet sehat seimbang,” sarannya.

Namun, kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan-makanan ini?

“Waktu terbaik untuk mengonsumsi makanan pembakar lemak tentunya pada saat kita akan berolahraga. Mengapa? Karena pada saat saat tersebut itu memang lemaknya akan dibakar dan terjadi oksidasi lemak. Sehingga makanan tersebut akan efektif apabila dikonsumsi menjelang olahraga,” jawab Dokter Dian.

Apakah Mengonsumsi Obat Penurun Berat Badan Sama Fungsinya dengan Fat Burning Foods?

makanan penghancur lemak
Foto: www.freepik.com

“Tujuannya mungkin sama, yaitu untuk menghasilkan penurunan berat badan. Tetapi mungkin cara kerjanya yang berbeda. Untuk obat-obatan menurunkan berat badan yang disetujui itu memang fungsinya untuk menghambat nafsu makan tetapi dari sentralnya atau dari susunan saraf pusat untuk menghambat penyerapan lemak,” ungkapnya.

“Nah, yang perlu diperhatikan dari pemilihan makananan penghancur lemak ini. Kalau saya boleh sarankan, pilihlah dari bahan makanan yang alami saja. Jangan bentuk suplementasi. Kalau memang harus memilih kafein untuk tambahan makanan penghancur lemak, maka minumlah satu sampai cangkir kopi yang memang mengandung kafein. Begitu juga dengan teh hijau,” sarannya.

Kesimpulan

Foto: www.unsplash.com

Untuk membantu menurunkan berat badan, disarankan untuk mencapainya dengan memiliki pola makan sehat dan seimbang, dan olahraga yang teratur.

Namun di sisi lain, ada juga makanan penghancur lemak atau fat burning foods yang seperti namanya berfungsi untuk menghancurkan lemak. Orang yang sedang berdiet sering menjadikan jenis makanan ini sebagai menu harian mereka.

Dokter Dian menyarankan jika kamu memang ingin mengonsumsi makanan penghancur lemak, pilihlah yang berasal dari sumber alami. Seperti makanan yang mengandung protein dan serat yang tinggi, dan yang lemak tak jenuh.

“Namun bila harus menambahkan suplementasi nutrisi untuk pembakar lemak, pilihlah suplementasi yang sudah direkomendasikan seperti kafein dan teh hijau yang memang telah terbukti dalam penelitiannya dapat meningkatkan metabolisme lemak,” pesan Dokter Dian.