Pastikan Terpenuhi: 5 Jenis Vitamin Untuk Jaga Kesehatan Otak

vitamin otak
Foto: www.canva.com/www.freepik.com

Menjaga kesehatan otak perlu dilakukan oleh semua kalangan, baik muda atau pun tua. Sebab, organ yang satu ini memiliki peranan penting yang dapat mengoordinasikan seluruh fungsi tubuh. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memenuhi asupan nutrisi dan vitamin otak.

Kebanyakan vitamin otak hanya berfokus pada asam lemak omega-3, vitamin E, vitamin B, atau berbagai kombinasinya. Padahal, terdapat bukti kuat bahwa diet tertentu seperti Mediterania serta diet DASH dan gaya hidup yang sehat juga dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif. Berikut beberapa nutrisi penting yang bisa membantu menjaga kesehatan otak.

Lima Jenis Vitamin Terbaik untuk Otak

vitamin otak
Foto: www.canva.com

Apa sajakah vitamin-vitamin yang sangat dibutuhkan oleh otak? Coba cek jawabannya di bawah ini dan pastikan kamu memenuhi asupannya.

Asam Lemak Omega-3

Sesungguhnya terdapat tiga jenis omega-3 yakni asam eicosapentaenoci (EPA), asam docosahexaenoic (DHA), dan asam alfa-linolenat (ALA). DHA sebagian besar dapat ditemukan pada minyak dari ikan berlemak, seperti salmon dan mackerel. Sementara ALA ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, mulai dari bayam, kedelai, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Nantinya tubuh akan mengubah ALA menjadi EPA atau DHA namun hanya dalam jumlah yang kecil. Untuk itu, cara terbaik mendapatkan EPA dan DHA dalam jumlah yang tinggi adalah dengan mengonsumsi lebih banyak ikan.

Soalnya, ikan yang mengandung omega-3 dapat membantu membangun membran sel di otak, yang memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan. Sehingga dapat melindungi sel-sel otak.

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi suplemen dengan kandungan DHA dan EPA dapat meningkatkan memori episodik pada orang dewasa yang mengalami masalah yang terkait dengan memori.

Sejatinya, ikan merupakan makanan pokok yang dikonsumsi pada diet Mediterania. Sebuah penelitian menemukan bahwa terdapat adanya hubungan antara asupan ikan yang tinggi dengan risiko penurunan kognitif yang rendah.

Vitamin B1

Salah satu jenis paling umum demensia yang dialami oleh individu lanjut usia adalah Alzheimer. Kondisi ini dapat memengaruhi fungsi kognitif atau fungsi kompleks yang ada di otak manusia. Biasanya fungsi ini melibatkan aspek memori jangka pendek dan panjang, perhatian, nalar, dan strategi berpikir seseorang.

Untungnya, terdapat vitamin B1 yang dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada pasien penderita penyakit ini. Untuk itu, kamu perlu memastikan memiliki kandungan tiamin yang cukup. Hal ini bisa dibantu dengan mengonsumsi biji-bijian, ikan, sereal, dan roti.

Vitamin B6

Kandungan vitamin B kompleks lainnya juga sering kali dikaitkan dengan pencegahan penyakit Alzheimer. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada 156 orang dewasa, menyatakan bahwa mengonsumsi dosis tinggi vitamin B6 dapat membantu menurunkan homosistein dan mengurangi pengecilan beberapa daerah otak yang rentan terhadap penyakit ini.

Kamu bisa mencukupi asupan vitamin B6 dengan mengonsumsi kalkun, buncis, tuna, salmon, dan kentang. Jumlah harian yang direkomendasikan untuk b6 atau pikidoksin adalah sebanyak 1,3mg per hari untuk orang dewasa.

Vitamin B12

Para ilmuwan telah meneliti bahwa rendahnya asupan kadar vitamin B12 dalam tubuh dapat menjadi faktor hilangnya memori. Biasanya kekurangan B12 paling sering terjadi pada individu yang memiliki masalah usus atau perut.

Risiko defisiensi B12 juga meningkat seiring bertambahnya usia. Sebab, semakin tua maka prevalensi asam lambung juga akan meningkat.

Untungnya, vitamin yang satu ini dapat berperan dalam mencegah atrofi pada otak, kondisi di mana hilangnya neuron yang sering dikaitkan dengan demensia atau kehilangan memori. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada orang dengan demensia tahap awal, menunjukkan bahwa vitamin B12 yang dikombinasikan dengan asam lemak omega-3 dapat memperlambat penurunan mental.

Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan bahwa kadar vitamin B12 yang rendah dapat memengaruhi kinerja memori yang buruk. Untuk itu, melengkapi asupan nutrisi dengan vitamin yang satu ini dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Agar memastikan bahwa kamu memiliki kadar vitamin B12 yang cukup, maka hal ini bisa diperoleh dari bahan-bahan alami, seperti ikan, daging, hati unggas, telur, dan produk susu. Sesungguhnya kadar vitamin B12 yang dibutuhkan adalah sebanyak lima hingga 25 mcg. Hal ini perlu kamu perhatikan agar tidak mengalami risiko kekurangan vitamin B12.

Vitamin E

Terdapat beberapa bukti bahwa vitamin E dapat bermanfaat bagi kesehatan otak pada orang tua. Menurut sebuah studi, dosis vitamin E dalam jumlah tinggi dapat membantu mengurangi gejala Alzheimer ringan hingga sedang.

Meski terdapat beberapa produk suplemen vitamin E, namun kamu juga bisa mengonsumsinya dari sumber bahan makanan alami untuk mendapatkan kadar vitamin ini dalam jumlah yang cukup. Mulai dari kacang-kacangan, sayuran seperti bayam dan brokoli, serta biji-bijian, kamu dapat memeroleh manfaat vitamin E dari makanan tersebut.

Cara Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Otak

Foto: www.canva.com

Vitamin otak memang dapat membantu menjaga kesehatan ingatan dan fungsi dari otak, namun kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suplemen yang sesuai. Berapa pun usia yang dimiliki seseorang, terdapat beberapa cara terbaik untuk memerangi penurunan memori, yakni dengan melatih tubuh dan otak.

Diet Mediterania merupakan salah satu langkah terbaik yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan daya ingat. Sebab, diet yang satu ini memiliki sumber nutrisi penting dari semua vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut beberapa ciri dari diet Mediterania:

  • Kebanyakan mengonsumsi makanan nabati
  • Membatasi asupan daging merah
  • Mengonsumsi ikan
  • Menggunakan minyak zaitun untuk memasak

Selain itu, diet MIND serta diet DASH yang bertujuan untuk menghentikan hipertensi juga dapat membantu mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Sebuah studi juga membuktikan bahwa latihan fisik secara rutin dapat mengaktifkan fungsi otak dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh hobi lain. Sehingga hal ini bisa membantu meningkatkan memori dan fungsi kognitif dalam jangka pajang.

Cobalah untuk meningkatkan kesehatan otak dengan lebih memerhatikan makanan dan kebiasaan gaya hidup. Kurangi mengonsumsi makanan yang digoreng, sebab jenis makanan ini telah dikaitkan dengan kerusakan sistem kardiovaskular yang dapat memengaruhi efisiensi otak. Gaya hidup yang tidak banyak bergerak juga dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Kesimpulan

Foto: www.canva.com

Untuk memiliki ingatan dan memori yang kuat, bisa kita lakukan dengan menjaga kesehatan otak. Selain itu, otak juga merupakan organ penting yang memiliki banyak peran untuk mengoordinasikan berbagai fungsi tubuh. Untuk itu, kamu bisa memenuhi asupan nutrisi dan vitamin otak sebagai salah satu cara menjaganya.

Mulai dari vitamin B1, B6, B12, vitamin E, serta omega-3, vitamin-vitamin ini bisa berfungsi untuk meningkatkan kesehatan otak. Meski terdapat banyak suplemen yang beredar di pasaran, namun akan lebih baik untuk mendapatkannya ini sumber makanan alami.