Bagaimana Cara Pakai Test Pack Yang Tepat? Perhatikan Aturan Ini Agar Hasilnya Akurat

cara pakai test pack
Foto: www.freepik.com

Memiliki buah hati menjadi salah satu impian yang sering didambakan oleh kebanyakan pasangan. Untuk itu, kamu bisa mencoba mendeteksi tanda adanya kehamilan dengan menggunakan test pack. Akan tetapi pastikan kamu mengetahui cara pakai test pack yang tepat, supaya hasilnya bisa akurat.  

Tidak perlu khawatir, LIMONE telah menghubungi dr. Agung Sari Wijayanti, Sp.OG, seorang Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Dr. Moewardi Surakarta dan RSI Klaten, yang akan menjelaskan terkait cara pakai test pack yang tepat.

Apa Itu Test Pack?

cara pakai test pack
Foto: www.pexels.com

Dokter Riri menjelaskan bahwa test pack atau pregnancy test merupakan salah satu alat tes atau uji kehamilan yang sederhana dan cepat. “Alat ini bekerja dengan cara mendeteksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam urine yang merupakan penanda adanya kehamilan,” paparnya.

“Hormon hCG adalah hormon yang diproduksi oleh produk kehamilan dan berfungsi untuk mempertahankan kehamilan awal. Hormon hCG dapat ditemukan meningkat dalam darah dan urine 7-8 hari pascapembuahan dan kadarnya memuncak di minggu ke-10 kehamilan. Test pack akan memberikan nilai positif jika ditemukan hormon hCG pada urine yang diperiksa,” terangnya.

Apakah Hasil Alat Uji Kehamilan Ini Akurat?

Foto: www.canva.com

Menurut Dokter Riri, sebagian besar test pack memiliki akurasi 97% hingga 99%, tergantung dari jenis alat dan sensitivitas. “Kadar hCG urine yang sudah mencapai 20mIU/ml dalam urine, dapat memberikan hasil yang positif dengan alat test pack yang dijual secara umum,” katanya.

“Jika kadarnya belum mencapai mIU/ml, hasilnya biasanya masih negatif. Sehingga kamu harus melakukan pemeriksaan ulang dalam lima hingga tujuh hari,” tambahnya.

“Hal yang perti diketahui, hasil test pack positif bukanlah sebagai tanda pasti kehamilan, melainkan hanya tanda mungkin hamil. Sebab, tanda pasti kehamilan didapatkan dari adanya janin pada pemeriksaan USG, serta terdeteksinya gerakan janin dalam perut,” pesannya.

Apa Saja Jenis-jenis Test Pack?

cara pakai test pack
Foto: www.canva.com

Saat ini, terdapat berbagai jenis test pack yang dijual secara umum di pasaran. Ini sangat membantu tapi juga bisa membuat bingung dengan adanya terlalu banyak pilihan.

“Beberapa bentuk yang dapat ditemukan adalah test pack strip dan test pack digital. Akurasi dan sensitivitas alat juga berbeda-beda, namun prinsip deteksinya hampir sama. Pemeriksaan yang lebih akurat pastinya didapatkan dari pemeriksaan laboratorium, yang mendeteksi kadar hCG dalam darah,” jelasnya.

Test pack strip

Produk yang satu ini berbentuk strip plastik. Cara pakai test pack ini perlu dicelupkan ke dalam wadah yang berisi urine. 

Test pack strip ini dicelupkan selama 5-10 detik. Bila muncur dua garis, maka tandanya positif. Sementara bila hanya satu garis, maka tandanya negatif. Namun test pack strip ini hanya bisa digunakan dalam satu kali pemakaian,” tuturnya.

Test pack digital

Sedangkan untuk alat uji kehamilan yang satu ini, bentuknya berupa stick yang bagian ujungnya memakai strip yang bertujuan untuk menyerap urine. Kelebihan dari produk ini adalah pemakaiannya bisa berulang dengan cara mengganti strip-nya.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Test Pack?

cara pakai test pack
Foto: www.rawpixel.com

Selain akurasi dan sensitivitas dari alat uji kehamilan, waktu penggunaan test pack juga memengaruhi hasilnya. Umumnya, penggunaan alat ini digunakan jika kamu mengalami telat haid.

Lantas, bagaimana dengan menggunakan test pack sebelum telat haid?

“Jika kamu yakin telah melakukan hubungan seksual di waktu yang subur, maka mungkin saja tujuh hari setelah berhubungan, test pack dapat memberikan hasil positif, jika hamil. Namun jika hasilnya negatif, belum tentu juga tandanya tidak hamil,” jawabnya.

Pemeriksaan test pack satu minggu sebelum telat haid (expected due date), dapat memberikan persentase positif sebanyak 50% wanita hamil. Sehingga, jika hasilnya negatif, maka kamu perlu melakukan pemeriksaan ulang.

“Penggunaan alat uji kehamilan yang tepat pada hari telat haid, persentasenya adalah 80% dan hari ke 5-7 telat haid 98% wanita yang benar-benar hamil maka hasil test pack-nya akan memberikan nilai positif. Jadi kesimpulannya, cara pakai test pack yang disarankan adalah lima hari setelah mengalami telat haid,” ungkapnya.

Bagaimana Cara Pakai Test Pack yang Tepat?

Foto: www.rawpixel.com

Dokter Riri menyarankan untuk sebelum menggunakan test pack, sebaiknya perhatikan tanggal kedaluwarsanya. “Setelah itu, perhatikan instruksi atau cara pemakaian yang tertera. Karena masing-masing produk test pack akan memberikan instruksi yang berbeda-beda,” paparnya.

“Cara pakai test pack pada umumnya adalah dengan menampung urine terlebih dahulu, kemudian ujung test pack strip dicelupkan ke dalam urine sekitar 5-10 detik. Setelahnya kamu perlu menunggu sekitar satu menit untuk melihat apakah garis yang tertera menunjukkan positif atau tidak,” terang Dokter Riri.

Ia menambahkan bahwa sangat disarankan untuk menggunakan test pack saat pagi hari setelah bangun tidur. Karena kondisi urine saat pagi masih pekat, dan diharapkan hasilnya juga lebih akurat.

Perlu diingat bahwa layaknya penggunaan alat pemeriksaan lain, “alat test pack juga memiliki tanggal kadaluwarsa. Jika alat digunakan lebih dari tanggal kedaluwarsa, hasilnya bisa menjadi tidak akurat. Hal ini karena terdapat senyawa di dalam test pack tersebut yang mempunyai sensitivitas untuk mendeteksi hormon hCG," terangnya.

Bila tingkat sensitivitasnya berkurang, pasti akan memengaruhi hasilnya.

Bagaimana Cara Membaca Hasil Alat Uji Kehamilan Ini?

Foto: www.canva.com

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan ini kembali mengingatkan bahwa setiap alat test pack menunjukkan indikator hasil yang berbeda. Umumnya, hasil test pack akan menunjukkan hasil berupa garis.

“Jika garis yang muncul hanya satu, berarti tandanya negatif. Sedangkan bila garis yang muncul ada dua, maka tandanya adalah positif. Terdapat juga alat yang menunjukkan kalimat seperti ‘pregnant’ atau 'not pregnant’,” paparnya.

Ketika kamu mendapatkan test pack dengan hasil yang positif, maka perlu merencanakan untuk pergi ke tenaga kesehatan terkait, seperti dokter spesialis kebidanan dan kandungan, atau bidan.

“Sebab, hasil positif dari test pack bukanlah tanda pasti kehamilan. Sehingga diperlukan pemeriksaan tambahan lain untuk memastikan apakah kamu benar hamil atau tidak. Kehamilan sendiri dihitung dari hari pertama telah haid terakhir (jika kamu benar-benar mengingatnya),” katanya.

Sementara “pada kehamilan lima minggu (kurang lebih telat haid satu minggu), pemeriksaan USG dapat memberikan gambaran kantung kehamilan,” lanjut Dokter Riri.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah merencanakan kehamilan yang sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi tinggi dan memulai mengonsumsi vitamin kehamilan.

Bagaimana Cara Menjaga Kandungan agar Tetap Sehat?

Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya terdapat banyak cara untuk menjaga kandungan agar tetap sehat, namun yang paling utama adalah dengan mempersiapkan kehamilan sejak awal (pre conceptional care) dan melakukan kunjungan perawatan kesehatan secara teratur selama kehamilan (antenatal care/ANC).

“Secara holistik atau menyeluruh, perawatan kehamilan adalah melalui konsumsi makanan gizi tinggi, vitamin kehamilan, olahraga atau exercise yang perlu dikonsultasikan terlebih dahulu. Selain itu, pemeriksaan kehamilan yang dapat dilakukan di bidan atau dokter, dan perlu kesehatan mental yang baik,” anjurnya.

Pada saat ANC ini, kondisi ibu dan bayi akan terus dipantau perkembangannya. “Sehingga dapat membantu memastikan ibu dan bayi tetap sehat serta mendeteksi adanya kondisi-kondisi yang abnormal pada kehamilan,” ungkap Dokter Riri.

Makanan yang bergizi yang disarankan adalah yang memenuhi nutrisi ibu dan bayi, tinggi protein, dan lemak sehat. Mikronutrisi yang umumnya diperlukan dalam jumlah besar adalah zat besi, asam folat, kalsium, vitamin D, dan jenis multivitamin lainnya. Sangat disarankan untukmu yang tengah hamil melakukan konsultasi rutin dengan tenaga kesehatan,” anjurnya.

Kesimpulan

cara pakai test pack
Foto: www.rawpixel.com

Test pack dapat digunakan untuk mendeteksi kehamilan di waktu yang akurasinya cukup tinggi, dan mengulang alat uji kehamilan ini beberapa hari setelahnya. Jangan lupa juga untuk memerhatikan tanggal kedaluwarsa dan cara kerja masing-masing test pack,” tuturnya.

Perlu diingat kembali, “test pack bukanlah tanda pasti kehamilan, sehingga pemeriksaan USG dan memastikan adanya janin perlu untuk dilakukan pada waktu yang tepat,” tutupnya.