Apa Saja Ciri-ciri Hamil yang Biasa Dialami Perempuan?

ciri-ciri hamil
Foto: www.freepik.com

Kehamilan biasanya menjadi kabar yang paling dinantikan oleh pasangan suami istri. Namun terkadang, banyak wanita yang tidak menyadari bahwa ia telah memasuki masa kehamilan, hal ini disebabkan oleh adanya perbedaan tanda-tanda kehamilan pada setiap wanita. Bagaimana sebenarnya ciri-ciri hamil? Apa saja yang perlu dilakukan ketika ciri-ciri hamil muncul? 

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, simak penjelasan dari dr. Olivia Franciska Laksmana, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri & Ginekolog dari RS Columbia Asia Semarang dan RSIA Bunda Semarang. Berikut bahasan tentang ciri-ciri hamil dan bagaimana cara menjaga kandungan agar tetap sehat.

Apa Saja Ciri-ciri Hamil?

ciri-ciri hamil
Foto: www.rawpixel.com

Menurut Dokter Olivia, hamil merupakan kondisi di mana “adanya pertemuan sel sperma dengan sel telur hingga terjadi pembuahan dan perkembangan embrio,” jelasnya.

Salah satu tanda utama yang dapat dirasakan adalah ketika mengalami terlambat haid, nyeri pada payudara, mual, muntah, sering buang air kecil, dan sering merasa lelah. Namun setiap wanita akan mengalami ciri-ciri hamil yang berbeda-beda. “Bisa ada yang mual, ada yang pusing, terus ada yang nggak ada rasa sama sekali,” lanjutnya.

Setelah mengalami tanda-tanda kehamilan, untuk memastikannya maka perlu dilakukan pemeriksaan dengan test pack. Jika mendapatkan hasil positif maka kemungkinan besar kamu sedang hamil. Namun, jika ragu dengan hasil tes kehamilan, maka dapat dilakukan test hCG kuantitatif yang merupakan pemeriksaan untuk mengukur jumlah hormon hCG di dalam darah.

Tes ini juga dapat menentukan perkiraan usia janin, mendiagnosis kehamilan abnormal, atau adanya kelainan yang mungkin terjadi pada janin. Namun, jika ingin tetap menggunakan test pack untuk mengetahui adanya kehamilan, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih dari 1 kali. “Lebih akurat lagi jika disertai dengan USG yang menentukan adanya janin,” ungkapnya.

Apa yang Perlu Dilakukan Ketika Mengetahui Sedang Kehamilan?

Foto: www.freepik.com

Tentunya setelah mengenali ciri-ciri hamil dan melakukan tes kehamilan serta mendapatkan hasil yang positif, hal yang perlu dilakukan adalah mulai menjaga kesehatan dan kehamilan. “Tanda-tanda kehamilan yang muncul seperti mual dan muntah misalnya, itu masih wajar, nggak apa-apa. Kita bisa makan dengan porsi yang sedikit tapi frekuensinya sering. Tetapi kalau memang pusing, coba setelah makan kemudian tidur,” sarannya.

Selain itu, ibu hamil juga perlu melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk mengetahui perkembangan sang janin. “Waktu yang tepat untuk mengunjungi dokter, sebenarnya karena sekarang ini pandemi paling nggak dua minggu setelah test pack positif itu boleh cek. Kemudian bisa dilakukan telemedicine dulu,” paparnya.

Teknologi informasi dan komunikasi yang berfungsi untuk mendiagnosisi, mengobati, mencegah, dan mengevaluasi kondisi kesehatan seseorang yang sedang berada di dalam kondisi yang jauh dari fasilitas kesehatan ini, juga bisa dilakukan ketika pandemi. Karena saat ini opsi pelayanan kesehatan digital ini dapat dengan mudah diakses melalui smartphone.

Bagaimana Cara Menjaga Kandungan agar Tetap Sehat?

Foto: www.xframe.io

Ketika mengetahui adanya kehamilan, tentunya semua ibu hamil menginginkan bayinya dapat tumbuh dengan sehat. Namun, bagaimana cara menjaga kandungan agar tetap sehat?

“Cara menjaga kandungan agar tetap sehat pastinya harus tidur cukup, healthy life style, mulai dari makanannya,” jawabnya.

Dokter Olivia menambahkan bahwa selama hamil, ibu tidak diperkenankan untuk mengonsumsi makanan yang kotor, tidak bersih, atau tidak matang. “Jadi selama makanan itu bersih dan matang, boleh-boleh saja (untuk dikonsumsi). Karena makanan yang mengandung toxo dapat menyebabkan kecacatan pada janin,” ujarnya.

Infeksi toksoplasmosis yang disebabkan oleh kotoran kucing dan daging yang belum matang memang tidak akan menular dengan mudah pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

“Namun ada baiknya untuk tetap waspada dan menghindari hal-hal yang dapat berisiko pada perkembangan bayi. Sewaktu mengandung selalu memberi nutrisi yang baik buat bayinya. Tidur yang cukup, terus berdoa dan positive thinking,” saran Dokter Olivia.