Tanya Ahli: Apa Saja Vitamin yang Perlu Dikonsumsi Ibu Hamil?

vitamin ibu hamil
Foto: www.gettyimages.com

Kebutuhan nutrisi ketika hamil tentunya penting untuk memastikan janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu, asupan vitamin ibu hamil juga tidak boleh terlewatkan untuk diperhatikan. Kandungan-kandungan tersebut  biasanya dapat diperoleh dari makanan sehat dan suplemen. Akan tetapi apa saja vitamin dan nutrisi yang harus dikonsumsi? Berapa kadar yang perlu dipenuhi oleh ibu hamil?

Untuk menjawab rasa penasaranmu, LIMONE telah menghubungi dr. Anindita Vidya Destiani, SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RSIA Resti Mulya dan RSUD Kemayoran yang akan membahas terkait vitamin ibu hamil.

Mengapa Ibu Hamil Memerlukan Vitamin?

vitamin ibu hamil
Foto: www.freepik.com

“Karena vitamin merupakan salah satu hal esensial selain kalori, protein, mineral, dan cairan, yang penting untuk memenuhi kebutuhan zat gizi ibu serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Nutrisi ibu hamil itu banyak jenisnya, oleh karena itu vitamin digolongkan sebagai mikronutrien bersamaan dengan asam folat dan zat besi,” jelasnya.

Tentunya terdapat perbedaan vitamin yang diperlukan oleh wanita hamil dengan wanita yang tidak mengandung. Contohnya, wanita tidak hamil disarankan untuk mengonsumsi vitamin A sebanyak 700 μg/d, sementara ibu hamil perlu mengonsumsi sebanyak 770 μg/d.

Tidak hanya vitamin A, kebutuhan vitamin D, folat, niacin, riboflavin, thiamin, vitamin B6 dan B12, vitamin C,  serta zat besi juga berbeda untuk wanita hamil.

Apa Saja Vitamin yang Dibutuhkan Ibu Hamil?

Foto: www.freepik.com

Menurut Dokter Dita, vitamin prenatal atau vitamin kehamilan tidak hanya mengandung vitamin saja, melainkan ada juga kandungan mikronutrien yang berisi:

Asam folat

Vitamin B dan folat dapat mempercepat pembelahan sel yang berguna untuk pertumbuhan janin. Jumlah asam folat yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil sebanyak 800 mikrogram per hari. Kandungan ini bisa diperoleh dari citrus, sayuran hijau, kacang-kacangan, hati, serta makanan yang difortifikasi seperti roti, sereal, dan pasta.

Zat besi

Kandungan ini sebagai salah satu komponen sel darah merah yang dapat mengangkut oksigen. Zat besi yang disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil adalah sebanyak 27 miligram per hari. Mikronutrien ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi daging merah, hati, ikan, dan telur.

Vitamin D

Kegunaan dari vitamin ini adalah membantu penyerapan dari kalsium di usus, serta membantu pembentukan atau mineralisasi dan pertumbuhan tulang. Kadar vitamin D yang dibutuhkan untuk ibu hamil adalah sebanyak 400 IU per hari. Tentunya ibu hamil bisa mendapatkan mikronutrien ini dari susu yang difortifikasi, jus, telur, dan ikan salmon.

Vitamin A

Kandungan vitamin A dapat berfungsi untuk diferensiasi dan proliferasi sel untuk perkembangan tulang belakang, jantung, mata, dan telinga. Vitamin A yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil sebanyak 4000 IU per hari. Tentunya kamu bisa mendapatkan kandungan yang sehat ini dari sayuran berwarna oranye, yakni wortel.

Omega-3

Omega-3 dapat membantu proses perkembangan otak janin dan mata. Kandungan ini bisa ditemukan pada ikan salmon dan ikan sarden.

Data from Otten JJ, Pitzi Hellwig J, Meyers LD, Editors. Dietary reference intake. The essential guide to nutrient requirements. Washington DC. National Academies Press; 2006.

Mungkin bahan-bahan tersebut akan mudah untuk ditemukan, akan tetapi rasanya mengonsumsi suplemen terasa lebih praktis bagi sebagian orang. Lantas, apakah sama manfaatnya jika vitamin ibu hamil dikonsumsi melalui suplemen?

“Justru karena kita tahu bahwa tidak semua orang bisa mengonsumsi bahan tersebut dari makanan secara langsung, juga kalau dari makanan akan sulit untuk menghitung jumlah yang bisa masuk (vitamin), maka menggunakan suplemen akan lebih memudahkan,” jawab Dokter Dita.

Namun yang perlu diingat adalah untuk selalu berkonsuktasi dengan dokter kandungan terkait vitamin yang akan dikonsumsi. “Karena kebutuhan masing-masing ibu hamil akan berbeda, tergantung dari masing-masing faktornya,” lanjutnya.

Adakah Nutrisi Lain yang Dibutuhkan Ibu Hamil?

vitamin ibu hamil
Foto: www.freepik.com

Selain mikronutrien, terdapat hal lain yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil yakni makronutrien yang terdiri dari protein, karbohidrat, serta lemak. Berikut kadar nutrisi yang disarankan oleh Dokter Dita:

  • Protein: 60gram/ hari
  • Karbohidrat: 45-64% dari total kalori harian
  • Lemak: 20-35% dari total kalori harian

“Seorang ibu hamil harus memerhatikan jumlah asupan kalori tiap harinya. Selama kehamilan jumlah kalori akan meningkat menjadi 300 kcal/hari. Hal ini dibutuhkan untuk meningkatkan metabolisme tubuh, serta adanya pertumbuhan dari janin dan plasenta,” paparnya.

Kesimpulan

Foto: www.rawpixel.com

Perlu diingat bahwa kebutuhan kalori maupun kebutuhan nutrisi ibu hamil akan berbeda-beda pada tiap individu.

Akan tetapi “untuk vitamin sendiri, jumlah yang tersedia di pasaran adalah jumlah yang sesuai untuk keadaan standar ibu hamil biasa tanpa komplikasi. Namun jika ada komplikasi, maka sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan,” sarannya.

Tak hanya itu, Dokter Dita juga mengingatkan bahwa jangan pernah merasa bahwa makanan yang dikonsumsi ibu hamil tidak perlu diatur “Seperti istilah ‘kalau lagi hamil makannya seperti lagi makan untuk 2 orang’ itu salah kaprah. Karena yang penting bukan hanya kuantitas, tetapi juga kualitas makanannya. Karena nutrisi tentunya akan memengaruhi perkembangan janin,” ujarnya.