Tanya Ahli: Bagaimana Mendorong Anak agar Suka Makan Sayur dan Buah?

anak sulit makan sayur
Foto: www.istockphoto.com

Siapa di sini yang kesulitan mendorong anak untuk lahap saat makan sayur dan buah? Tuh ‘kan, banyak mengacungkan jari. Itu artinya, kamu tidak sendirian. Dan karena ini adalah situasi pelik yang dialami oleh sejuta orangtua, kita membutuhkan saran dari ahli. Benar ‘kan? Untuk itu LIMONE menghubungi dr. Zahrah Hikmah, SpA(K), ahli alergi dan rematologi anak. Berikut penjelasan beliau tentang mengapa anak menolak makan sayur dan tips agar anak menyukai wortel, brokoli, jeruk, apel, dan teman-temannya.

Apa Sebenarnya yang Menyebabkan Anak Malas Makan Sayur dan Buah?

anak menolak makan sayur
Foto: www.gettyimages.com

Kemungkinan pertanyaan ini selalu muncul di benak kamu setiap kali menghadapi anak menolak makan sayur dan buah. Apa sebenarnya yang menyebabkan anak seperti termasuk dalam klub “anti sayur dan buah?”

“Salah satu yang menyebabkan anak enggan makan buah dan sayur adalah saat kita telat mengenalkan buah dan sayur. Semestinya sejak dini anak sudah dikenalkan berbagai rasa buah dan sayur dengan porsi yang sesuai dan bervariasi. Dengan harapan anak akan mengenal dan terbiasa dengan rasa sayur dan buah, serta tidak menjadi picky eater,” jelas Zahrah melalui email.

Menurutnya, jika keduanya disandingkan, maka kemungkinan anak lebih memilih dan menyukai buah karena rasanya manis dan mudah dikunyah. Sedangkan salah satu alasan anak menutup mulut dengan tangan begitu disuguhkan sayur, bisa jadi karena “rasanya hambar dan terkadang baunya tidak menyenangkan sehingga anak tidak suka memakannnya,” terangnya.

Apa yang Bisa Dilakukan Orangtua untuk Mendorong Anak Suka Sayur?

anak menolak makan sayur
Foto: www.gettyimages.com

Berhubung ini akan menjadi informasi yang sangat berharga untuk kamu, jadi coba siapkan bolpoin dan selembar kertas untuk menuliskan poin-poin di bawah ini. Atau jika kamu termasuk generasi milenial, bookmark atau screenshot laman ini.

Menurut Zahrah, kamu bisa melakukan beberapa hal ini untuk membantu anak lebih suka sayuran dan buah-buahan.

  • Kenalkan sejak dini
  • Berikan makanan yang bervariasi sejak dini
  • Sediakan selalu dan sayur dan buah pada saat jam makan dengan porsi secukupnya
  • Masak sayur secara bervariasi, tetapi tetap tidak menghilangkan gizinya
  • Orangtua harus makan sayur dan buah di depan anak setiap jam makan, karena pada dasarnya anak adalah peniru yang sangat baik
  • Hanya jika terpaksa, berikan buah dan sayur dengan menyembunyikan pada makanan yang disuka anak. Contohnya bila anak suka spageti, maka saus bisa dijus dengan sayur

Bagaimana Jika Anak Tetap Menolak Makan Sayur dan Buah?

Foto: www.gettyimages.com

Harapan orangtua adalah akhirnya si kecil semangat makan sayur dan buah setelah berkreasi dengan menu di rumah. Namun, ada beberapa skenario lain yang mungkin terjadi. Skenario pertama: anak mau makan sayur dan buah, tapi hanya sayur dan buah tertentu. Alhasil, dia mengonsumsi sayur dan buah yang sama setiap hari. Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

“Apa pun yang monoton tidak terlalu baik,” jelas Zahrah. “Setiap sayur dan buah mengandung mineral dan vitamin tertentu, maka sebaiknya tetap diupayakan agar anak mengonsumsi sayuran dan buah yang bervariasi.”

Dan satu hal tentang buah: terlalu banyak mengonsumsi buah pun, tidak bagi asupan anak. Pasalnya, “selain vitamin, buah juga mengandung karbohidrat yang sangat tinggi,” imbuhnya.

Skenario kedua: tetap saja anak menolak makan sayur dan buah, padahal kamu sudah melakukan berbagai cara. Bahkan, kamu layak mendapatkan gelar ‘orangtua paling kreatif’ karena berhasil menciptakan menu super sedap, sehat dan variatif. Namun, anak tetap saja menutup mulutnya setiap kali melihat sayur dan buah. Apa langkah yang bisa ditempuh oleh orangtua agar anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkannya?

“Ada beberapa suplemen yang berisi buah dan sayur yang tersedia di toko obat yang bisa dikonsumsi oleh si anak. Akan tetapi, tetap saja itu tidak bisa menggantikan secara sempurna nutrisi yang seharusnya didapat oleh anak secara lengkap,” terangnya.

Jika kamu mengalami kesulitan, mungkin ada baiknya berkonsultasi dengan ahli kesehatan untuk mencari cara dan solusi yang tepat agar gizi anak terpenuhi dengan baik.

Selanjutnya: ini cara membantu anak agar lebih rajin belajar. Sementara, begini tips menghadapi anak yang mudah menangis.