Tanya Ahli: Mengapa Kita Selalu Lapar dan Kalap Karbo Saat Menstruasi?

merasa lapar
Foto: www.unsplash.com

Ugh. Lupakan mimpi menjaga kestabilan berat badan—apalagi saat sedang datang bulan. Entah mengapa, nafsu makan sebesar dosa dunia dan sedalam Laut Mati. Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita? Untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan sejuta ini, rasanya butuh penjelasan dari seorang ahli. Oleh karena itu, LIMONE menghubungi Harnindya Redhita A., S.Gz, seorang nutrisionis dan mencari tahu mengapa kita (iya, kamu dan saya) selalu merasa lapar selama menstruasi.

Mengapa Siklus Datang Bulan Membuat Kita Merasa Lapar?

merasa lapar
Foto: www.rawpixel.com

Mengutip dari Jurnal Cambridge, Harnindya menjelaskan bahwa bekerjanya hormon reproduksi menimbulkan perubahan fisiologis pada saat menstruasi terkait dengan pencernaan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak. “Dan ini tentunya mempengaruhi berat badan,” jelasnya melalui email.

Perubahan fisiologis tersebut yakni saluran pencernaan bagian atas bekerja lebih lama pada fase menstruasi dibandingkan fase lain. “Hal inilah yang juga menyebabkan adanya perubahan berat badan saat menstruasi karena adanya perubahan jumlah kalori/ energi yang disimpan dalam bentuk glikogen (cadangan energi) selama periode ini. Jadi, merupakan hal yang wajar jika perempuan cenderung sering merasa lapar dan ingin makan terus,” paparnya.

Aha. Normal! Jadi, kamu tidak perlu merasa bersalah.

Menurut Harnindya, rasa lapar terus dan ingin selalu ingin makan ini akan terjadi pada saat hormon esterogen dan progresteron aktif bekerja. Yakni, sebelum masa menstruasi hingga masa menstruasi berakhir.

Dan apakah ini terjadi pada semua perempuan? “Hal ini tentu saja terjadi pada semua perempuan yang mengalami fase menstruasi. Hanya saja, pengalaman yang dirasakan oleh masing-masing perempuan akan berbeda sesuai dengan kondisi fisiologisnya. Dan pastinya, karena terkait dengan pencernaan, maka pola dan kebiasaan makan juga akan mempengaruhi,” jelasnya.

Mengapa yang Kita Ingin Makan adalah Makanan Tidak Sehat dan Karbohidrat?

merasa lapar
Foto: www.rawpixel.com

Berkaitan dengan penjelasan di atas: karena pada masa menstruasi sering merasa cepat lapar, maka hal inilah yang mempengaruhi mengapa menjadi sering memilih makanan penuh karbohidrat. Serta makanan yang dinilai ‘tidak sehat’ karena “cenderung cepat ‘memuaskan’ perut, alias cepat terasa kenyang,”papar Harnindya.

Dan ini bukan sesuatu yang salah.

“Hal ini tidak sepenuhnya salah. Yang perlu diperhatikan adalah apakah makanan-makanan tersebut memiliki nilai kalori yang sesuai dengan kebutuhan. Dan juga perlu diperhatikan keseimbangan zat gizi , sehingga tidak hanya karbohidrat saja,” Harnindya mengingatkan.

Oleh karena crave yang dialami biasanya adalah makanan cenderung tidak sehat (tapi biasanya enak. Hello, burger dan kentang goreng)—apakah nafsu selama periode menstruasi ini perlu dituruti?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, Harnindya mengingatkan bahwa menjaga pola makan sehat seharusnya dilakukan sebagai kebiasaan sehari- hari. Tidak hanya pada saat menghadapi fase menstruasi saja. Ini artinya, keinginan atau craving apalagi makanan yang berpemanis dan berpenyedap… “memang sebaik mungkin dihindari pada fase menstruasi,” tekannya. Alasannya? “Agar tidak menimbulkan perubahan berat badan yang signifikan dan tentunya untuk kesehatan pencernaan,” jawabnya.

Perlu diketahui juga bahwa makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat sederhana yang tinggi juga cenderung membuat mood menjadi lebih buruk. Plus, membuat perasaanmu lebih mudah tertekan dan cemas.

Makanan Apa yang Baik Dikonsumsi Saat Menstruasi dan Mengurangi Rasa Nyeri?

Foto: www.rawpixel.com

Kamu yang mengalami nyeri menstruasi yang tidak bisa digambarkan dalam kata-kata, kemungkinan hanya ingin rebahan dan rileks.

Menurut Harnindya, perubahan fisiologis pada saat menstruasi sebenarnya merupakan salah satu penyebab banyak keluhan dan rasa tidak nyaman saat menstruasi. Di samping nyeri dan perubahaan mood, keluhan lain adalah kembung, kram perut, mual, bahkan diare.

“Untuk itu mengatur pola makan pun harus sesuai dengan keluhan yang dialami,” anjurnya.

Jika saat datang bulan, mood kamu sesensitif pantat bayi dan berubah tidak menentu laksana cuaca, Harnindya menyarankan untuk mengonsumsi makanan tertentu. Tujuannya, agar gejala berkurang dan mood tetap terjaga kestabilannya. Berikut anjuran yang bisa kamu praktikkan dari sekarang.

Minum air putih yang cukup

Yakni, sesuai kebutuhan harian yaitu 30ml/kg berat badan. “Kekurangan air atau dehidrasi akan menyebabkan gangguan seperti sakit kepala, dan juga kembung pada perut,” jelasnya.

Perbanyak konsumsi buah dan sayur

“Buah dan sayur sebagai sumber karbohidrat yang sehat akan membantu mengurangi gangguan rasa nyeri yang disebabkan kram perut dan teman-temannya. Selain itu, buah dan sayur mengandung enzim yang baik untuk membantu fungsi enzim metabolisme untuk menjaga kesehatan pencernaan,” jelasnya.

Terkhusus untuk masa menstruasi, Harnindya menyarankan untuk menghindari beberapa golongan buah dan sayur yang untuk mencegah kembung. Yakni, buah dan sayur bergas seperti durian, nangka, sawi, kol.

Konsumsi jahe

Ah jahe, salah satu bahan makanan yang juga sedang ramai diburu karena konon katanya bisa mengobati virus Corona. Akan tetapi, sekarang kita sedang membahas menstruasi.

Harnindya menjelaskan bahwa jahe mengandung zat bioaktif yang dapat membantu mengurangi nyeri perut dan mual yang umum terjadi selama fase menstruasi. “Namun diperhatikan agar tidak berlebihan dalam konsumsinya, karena akan menyebabkan sakit perut dan heartburn,” jelasnya.

Konsumsi ikan dan kacang-kacangan

Dengan kandungan omega-3 yang berfungsi sebagai anti inflamasi, jenis makanan ini baik untuk membantu mengurangi gejala nyeri. “Dan penelitian juga menyebutkan konsumsi ikan lebih efektif dalam mengurangi nyeri dibanding obat anti nyeri seperti ibuprofen,” terangnya.

Nikmati dark chocolate

Yeaaay, makanan favorit sejuta umat ada di daftar ini. Kaya akan zat besi dan magnesium, cokelat jenis ini yang dapat membantu mengurangi gejala nyeri pada fase menstruasi. “Selain itu, dark chocolate juga dapat meningkatkan sekresi hormon endorfin yang berfungsi memberikan perasaan nyaman dan bahagia,” jelasnya. Ah, mendengar bahwa makanan ini bisa menjadi senjata saat menstruasi saja kita sudah langsung bahagia!

Makanan yang sedang menjadi favorit dan trendi saat ini: Impossible dan Beyond Meat. Pertanyaannya, apakah makanan ini sehat? Ini penjelasan dari seorang ahli gizi.

podcast button