Tanya Ahli: Seberapa Penting Melakukan Pemanasan Sebelum Jogging?

jogging
Foto: www.freepik.com

Meski terlihat sederhana, namun jogging tetap perlu dilakukan dengan benar, termasuk melakukan pemanasan dan pendinginan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko cedera yang dialami.

Tak hanya itu terdapat beberapa manfaat dari olahraga yang satu ini, sehingga tidak boleh terlewat untuk dilakukan.

Karena pada kenyataannya, “jogging adalah olahraga sederhana yang mudah dan murah untuk dilakukan semua orang, termasuk pemula,” ujar Coach Linda Meyer, seorang Personal Trainer dari Diamond Gym Tidar, WW Gym Permata Jingga, dan Gym Online.

Apa Perbedaan Jogging dan Lari?

Foto: www.freepik.com

Personal Trainer yang satu ini menerangkan bahwa terdapat perbedaan antara jogging, lari, dan jalan cepat. “Jika dilihat dari kecepatannya, maka sesuai dengan urutan kecepatannya adalah jogging, jalan cepat, dan yang terakhir adalah lari,” ungkapnya.

Sementara jika dilihat dari pembakaran kalorinya, “jika dibandingkan dengan jogging dengan waktu latihan yang sama, maka lari menjadi olahraga yang lebih banyak membakar kalori,” lanjutnya.

Apa Manfaat Jogging?

jogging
Foto: www.freepik.com

Meski tidak membakar kalori sebanyak ketika kita melakukan olahraga lari, namun terdapat beberapa manfaat dari jogging. “Sebab, jogging merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh banyak orang, termasuk pada pemula,” tuturnya.

Berikut beberapa manfaat dari olahraga yang satu ini yang dapat berdampak pada kesehatan:

  • Dapat membangun tulang dan persendian yang kuat
  • Terjadinya penurunan berat badan
  • Bisa memperkuat tulang
  • Intensitas yang lebih rendah

Penting untuk diingat bahwa Coach Linda menyarankan agar menyiapkan beberapa hal ketika memutuskan untuk melakukan olahraga yang satu ini.

Salah satunya “persiapan yang dilakukan sebelum jogging adalah dengan melakukan pemanasan terlebih dahulu selama kurang lebih lima sampai 10 menit,” paparnya.

Bagaimana Cara Melakukan Jogging yang Tepat?

jogging
Foto: www.rawpixel.com

Meski tampak mudah untuk dilakukan, namun kamu perlu untuk melakukannya dengan tepat. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya cedera.

Berikut beberapa langkah yang tepat untuk melakukan olahraga yang satu ini:

Lakukan pemanasan

Coach Linda sangat menyarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu selama kurang lebih lima hingga 10 menit.

Hal ini bertujuan untuk mengedarkan darah dan menghangatkan otot-otot tubuh. “Pemanasan bertujuan untuk mengurangi risiko cedera, kram otot, dan terkilir,” katanya.

Perhatikan postur tubuh

Sangat penting untuk memerhatikan postur lengan, perut, kaki, dan kepala ketika melakukan olahraga yang satu ini. Disarankan agar posisi kepala harus selalu tegak saat berlari.

Perhatikan teknik pernapasan

Ketika melakukan olahraga jogging ini, kamu juga perlu memerhatikan teknik pernapasan. “Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengambil napas melalui hidung dan menghembuskannya melalui mulut,” terang Coach Linda.

Baca Juga :  Apa Saja Kegunaan Belerang Untuk Kulit? Ini Penjelasan Dermatolog

Ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan oksigen tubuh selama melakukan olahraga, serta mengurangi risiko terjadinya kram.

Sesuaikan durasi kecepatan

Menurut Personal Trainer yang satu ini, durasi kecepatan terbaik untuk melakukan olahraga yang satu ini adalah menyesuaikannya dengan kekuatan diri sendiri.

Lakukan pendinginan

“Terakhir, lakukan pendinginan dengan cara peregangan betis, bahu, punggung, dan area  leher secara perlahan,” saran Coach Linda.

Lakukan pendinginan ini selama 5-10 menit, agar nantinya tubuh akan terasa lebih nyaman. Selain itu, detak jantung dan pernapasan juga akan kembali normal.

Sebab, “sangat perlu untuk dilakukan pendinginan, supaya membantu proses penyembuhan otot dengan cepat dan terhindar dari cedera,” lanjutnya.

Bolehkah Olahraga Ini Dilakukan Setiap Hari?

Foto: www.canva.com

Tidak jarang, beberapa orang melakukan jogging setiap hari. Lantas, apakah hal tersebut boleh dilakukan secara rutin?

Jogging boleh dilakukan setiap hari,” jawabnya.

Bagaimana dengan durasi idealnya?

“Durasi olahraganya tergantung. Jika masih pemula, sebaiknya mengambil jarak tempuh yang pendek dulu untuk membiasakan diri. Ketika sudah terbiasa dan kondisi tubuh semakin kuat, maka bisa ditambahkan jarak tempuh yang lebih jauh lagi,” jawabnya.

Untuk durasi olahraga yang satu ini, “disarankan untuk dilakukan selama 20 hingga 25 menit setiap harinya secara rutin. Serta bisa ditambahkan juga durasinya sesuai dengan kemampuan dan kekuatan dari masing-masing individu,” lanjut Personal Trainer yang satu ini.

Adakah Efek Samping dari Jogging?

Foto: www.canva.com

Meski jogging merupakan olahraga yang bisa dilakukan oleh semua orang, namun hal ini tetap bisa menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, sangat disarankan agar melakukan tekniknya dengan benar.

“Efek samping dari jogging memang memiliki risiko kecil untuk menyebabkan cedera. Asalkan olahraga ini dilakukan dengan benar. Ketika awal-awal melakukan jogging, mungkin akan merasakan nyeri pada beberapa bagian, seperti otot pada paha, betis, dan pada punggung,” jelasnya.

Kesimpulan

jogging
Foto: www.freepik.com

Olahraga yang satu ini sangat sederhana, mudah, dan murah untuk dilakukan oleh semua orang, termasuk pemula.

Selain itu, terdapat beberapa manfaat dari dilakukannya jogging. Mulai dari berdampak baik bagi kesehatan tulang dan sendi, dapat menurunkan berat badan, hingga intensitasnya yang lebih rendah.

Namun, pastikan kamu tidak melewatkan pemanasan dan pendinginan. Sebab “pemanasan ini bertujuan untuk mengurangi risiko cedera, kram otot, dan terkilir. Sementara pendinginan untuk membantu proses penyembuhan otot dengan cepat dan terhindari dari cedera,” pesan Coach Linda.