Mengalami Cedera Hamstring? Ini Cara Penanganan Yang Tepat

bahaya cedera hamstring
Foto: www.canva.com

Dari banyaknya jenis cedera, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah cedera hamstring yang sering dialami pada jenis olahraga yang harus melakukan gerakan berlari.

Meski umum, namun jenis cedera ini tidak boleh dibiarkan dan harus segera diatasi.

Untuk itu, simak penuturan dari Dwi Magfira Jasal, S.ft., Ftr, seorang Fisioterapi dari Physiopreneur, yang akan menjelaskan terkait mengatasi cedera hamstring secara tepat dan cara pencegahannya.

Apa Itu Cedera Hamstring?

bahaya cedera hamstring
Foto: www.canva.com

Menurut Fisio Dwi, cedera hamstring adalah salah satu cedera yang paling banyak terjadi karena aktivitas olahraga. “Jenis cedera yang satu ini biasanya terjadi pada area belakang paha dan yang paling berbahaya yaitu terjadinya kerobekan otot atau biasa dikenal dengan istilah strain,” ungkapnya.

Meski umum terjadi, namun sesungguhnya jenis cedera yang satu ini bisa menjadi berbahaya bagi kesehatan. “Apalagi jika sampai pada tahap strain grade tiga, hal ini sangat berbahaya karena bisa sampai memerlukan tindakan operasi,” tuturnya.

Apa Perbedaan Cedera Hamstring dengan Cedera Otot Umum?

Foto: www.freepik.com

Menurut Fisio Dwi , sesungguhnya cedera hamstring dan cedera otot hampir sama. “Akan tetapi hamstring memiliki area otot yang agak lebih dan sangat membantu menopang lutut,” tuturnya.

Sehingga ketika mengalami jenis cedera yang satu ini, maka mobility atau gerakan dari lutut juga akan ikut terganggu.

Mengapa Seseorang Bisa Mengalami Cedera Hamstring?

Foto: www.canva.com

Pada dasarnya, jenis cedera yang satu ini merupakan kondisi yang banyak terjadi pada beberapa orang, termasuk olahragawan yang sering melakukan gerakan lari. Hal ini bisa disebabkan karena adanya ketegangan otot yang berlebihan.

“Selain itu, cedera hamstring juga bisa terjadi karena seseorang jarang melakukan peregangan dan stretching atau pemanasan, terutama saat akan berolahraga,” katanya.

Bagaimana Gejala dari Cedera Ini?

bahaya cedera hamstring
Foto: www.canva.com

Ada beberapa gejala yang bisa dialami saat seseorang mengalami gejala pada area belakang paha, yakni terasa nyeri dan terasa tegang di area belakang paha.

“Bahkan pada beberapa kasus, individu tidak bisa meluruskan lutut secara sempurna,” paparnya.

Pada gejala hamstring tingkat satu, akan terjadi tarikan atau regangan ringan pada otot hamstring. Biasanya ditandai dengan adanya rasa sakit pada otot paha bagian belakang.

Sedangkan tingkat dua terjadi saat sebagian otot hamstring robek, gejalanya berupa bengkak dan memar di paha bagian belakang.

Dan yang paling parah adalah gejala tingkat tiga, di mana seluruh bagian otot hamstring mengalami robek, dan gejalanya adalah bengkak, memar, hingga kesulitan untuk berjalan.

Bagaimana Cara Mengatasi Cedera Hamstring?

Foto: www.canva.com

Ketika seseorang mengalami gejala dari cedera yang satu ini, biasanya akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Menurut Fisio Dwi ada beberapa tahapan diagnosis dari cedera hamstring, yakni:

  • Pemeriksaan anamnesis
  • Observasi
  • Gerakan aktif dan pasif
  • Pemeriksaan spesifik khusus area hamstring

Setelah dilakukannya pemeriksaan di atas, maka cara mengatasi cedera yang satu ini adalah dengan melakukan stretching dan strengthening yang merupakan preventif yang sangat baik.

“Ketika memiliki otot yang fleksibilitasnya bagus dan kekuatannya juga baik, maka akan dapat terhindar dari cedera apa pun,” ungkapnya.

Adakah Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mengatasi Cedera Ini?

bahaya cedera hamstring
Foto: www.canva.com

Ketika mengalami gejala dari cedera hamstring, ada salah satu tanda yang harus diperhatikan oleh seseorang, yakni bengkak dan kebiruan yang pastinya menyebabkan gerakan di area tersebut menjadi terbatas.

“Sangat kontraindikasi untuk dilakukan pemanasan karena ada potensi untuk menambah tingkat keparahan atau luas di area cedera,” katanya.

Namun, berapa lama cedera hamstring ini akan sembuh?

“Tergantung tingkat keparahan cedera. Kalau strain hamstring yang cederanya semakin luas, maka semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan, optimalnya selama dua hingga tiga bulan,” jawab Fisio Dwi.

Bagaimana Jika Cedera Hamstring Tidak Segera Diatasi dengan Tepat?

Foto: www.canva.com

Ketika muncul tanda-tanda dari gejala yang satu ini, maka ada baiknya untuk segera mengatasinya dengan langkah yang tepat.

Karena jika tidak segera diatasi, nantinya bisa berlanjut menjadi muscle tight atau otot kencang yang akan memengaruhi mobilitas dan fleksibilitas.

“Saat mengalami otot kencang, maka ketika olahraga akan menimbulkan risiko cedera yang sangat besar. Jika dibiarkan lebih lama, hal ini dapat memengaruhi sampai ke area back atau pinggang,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ketika kamu mengalami risiko yang satu ini, Fisio Dwi menganjurkan agar memperbanyak mobilitas dan latihan fleksibilitas.

Bisakah Mencegah Agar Tidak Mengalami Cedera Hamstring?

Foto: www.rawpixel.com

Kata pepatah, mencegah akan lebih baik daripada harus mengobati. Begitu juga dalam cedera yang satu ini, karena terdapat beberapa cara yang dapat mencegahmu mengalami strain hamstring.

“Sebenarnya sangat mudah untuk terhindari dari cedera yang satu ini, yakni cukup melakukan warming up dan cooling down ketika berolahraga,” tuturnya.

Dengan melakukan pemanasan sebelum berolahraga, hal ini dapat membantu otot-otot tubuh lebih siap untuk melakukan aktivitas fisik. Begitu juga dengan pendinginan yang dapat merilekskan bagian otot tubuh.

Kesimpulan

bahaya cedera hamstring
Foto: www.canva.com

Fisio Dwi menjelaskan bahwa saat mengalami cedera hamstring dan merasa sudah merasa lebih baik, hal itu bukan berarti sudah pulih 100%.

“Individu masih membutuhkan maintenance, sehingga ada baiknya untuk tetap melakukan stretching dan strengthening, sebagai upaya preventif reinjury,” ujarnya.