9 Makanan Khas Papua Dengan Rasa Yang Unik

makanan khas papua
Foto: www.freepik.com

Untukmu yang sedang berlibur di ujung timur Indonesia, jangan heran jika menemukan sagu sebagai menu utama. Soalnya makanan khas Papua memang menggunakan sagu sebagai makanan pokoknya.

Selain sagu, terdapat berbagai makanan khas Papua lainnya yang bisa dinikmati. Di mana biasanya menggunakan bahan yang beragam, seperti hewan laut misalnya.

Tak ketinggalan, adat, budaya, dan tempat wisatanya juga sangat indah. Sehingga sangat disayangkan jika kamu belum berwisata ke Papua.

Namun jika sudah berniat untuk mengunjunginya, maka berikut sembilan makanan khas Papua yang unik dan tidak boleh terlewat untuk dicicipi.

Ikan Bakar Manokwari

Foto: www.sajiansedap.grid.id

Biasanya, beberapa daerah di Indonesia mencicipi ikan bakar ditemani dengan bumbu kecap atau kacang. Namun di Papua, ikan bakar akan disantap menggunakan rempah-rempah yang digiling kasar.

Umumnya ikan akan dilumuri terlebih dahulu dengan jeruk nipis sebelum dibakar. Setelah matang, biasanya akan disajikan di atas daun pisang yang  kemudian dilumuri dengan sambal dan rempah-rempah giling.

Kuliner yang satu ini akan sangat nikmat apabila dihidangkan dengan nasi hangat.

Udang Selingkuh

makanan khas papua
Foto: www.idntimes.com

Seperti namanya, hidangan yang satu ini memang terbuat dari udang yang menjadi bahan utamanya. Namun yang membuatnya terlihat unik adalah udang yang dipakai merupakan jenis air tawar yang berasal dari sungai.

Karena bentuknya yang seperti udang namun memiliki capit seperti kepiting. Maka masyarakat lokal menganggap udang ini berselingkuh dengan kepiting.

Olahan kuliner yang satu ini dibuat dengan cukup beragam. Ada yang membuatnya dengan sambal asam manis, saus mentega, saus padang, atau saus tiram.

Hal tersebut bisa memudahkanmu untuk memilih saus yang sesuai dengan selera. Biasanya udang ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan terasa lebih manis.

Papeda

makanan khas papua
Foto: www.kompas.com

Berbicara tentang makanan khas Indonesia bagian timur memang kurang lengkap jika tidak menghadirkan papeda. Sebab, hidangan ini sangat populer, baik pada kalangan masyarakat lokal maupun luar daerah.

Kuliner khas Papua ini terbuat dari tepung sagu dengan rasa yang cukup tawar. Sehingga biasanya akan disajikan dengan ikan bakar, kuah bening, atau kuah ikan kuning.

Selain populer di Papua, papeda juga banyak ditemui di beberapa wilayah Indonesia timur lainnya. Seperti saat mengunjungi Maluku, kamu juga bisa mencicipi hidangan yang satu ini.

Ikan Bungkus

Foto: www.zonamakan.com

Tak hanya berbahan sagu, makanan khas Papua juga sering menggunakan bahan dasar ikan laut. Seperti hidangan ikan bungkus yang terbuat dari ikan yang disajikan dalam bungkusan daun.

Meski hampir serupa dengan pepes, namun perbedaannya terletak pada penggunaan daun. Jika pepes menggunakan daun pisang, maka ikan bungkus memakai daun talas.

Baca Juga :  Apakah Manfaat Susu Kedelai? Seorang Spesialis Gizi Menjelaskan

Sehingga saat memakan hidangan yang satu ini, aroma daun talas pun akan menyeruak dan terasa sangat beda dengan pepes pada umumnya.

Kue Bagea

Foto: www.resepedia.id

Berasal dari tepung sagu, kue bagea merupakan camilan khas yang berasal dari Papua. Berbentuk bulat kecil seperti kue kering pada umumnya, tekstur dari kue ini terasa keras.

Meski begitu, ketika dimakan biasanya kue bagea akan terasa lumer di mulut. Yang menarik, kue ini juga terdiri dari beberapa bahan, seperti gula, biji kenari, terigu, kayu manis, cengkeh, dan kacang panjang.

Karena mengandung rempah-rempah di dalamnya, kue bagea pun akan memiliki rasa yag lebih unik. Akan lebih sempurna untuk memakan camilan ini sambil meminum teh hangat di sore hari.

Aunu Senebre

Foto: www.cookpad.com

Tidak selalu terbuat dari sagu, hidangan khas dari Papua ini juga menggabungkan ikan teri dan nasi. Uniknya, tampilan dari makanan ini sangat menarik dan bisa dijumpai dengan mudah.

Perpaduan antara nasi dan ikan teri ini digoreng secara matang dan dicampur dengan irisan daun talas serta parutan kelapa. Setelah semuanya tercampur, maka adonan tersebut kemudian dikukus hingga matang.

Sate Ulat Sagu

makanan khas papua
Foto: www.tribunnews.com

Selain sagu, ternyata hewan yang sering ada di pohon tersebut juga sering dikonsumsi oleh masyarakat sekitar. Yup, ulat sagu yang menjadi makanan favorit yang kaya akan protein dan memberikan energi tinggi.

Seperti namanya, sate ini menggunakan ulat yang berasal dari pohon sagu. Untuk mendapatkannya, biasanya warga akan memotong pohon sagu dan membiarkannya hingga menjadi busuk.

Hampir sama dengan memasak sate pada umumnya, kamu bisa membakarnya hingga matang dan menambahkan bumbu kacang atau kecap. Namun akan terasa lengkap jika disantap dengan papeda atau roti sagu.

Colo-Colo

makanan khas papua
Foto: www.endeus.tv

Sambal khas Papua ini memiliki rasa yang unik dan nikmat. Umumnya didominasi dengan rasa pedas dan asam yang diperoleh dari perasan jeruk nipis.

Bahan dari sambal colo-colo ini adalah potongan cabai, bawang, tomat, dan perasan jeruk nipis. Sambal ini akan sangat cocok untuk dimakan bersama ikan bakar dan nasi hangat.

Selain di Papua, kamu juga bisa menikmati sambal ini di Ambon dan Maluku.

Ikan Kuah Kuning

Foto: www.cookpad.com

Masakan yang satu ini biasanya menggunakan tongkol atau jenis ikan lain, baik itu ikan tawar atau pun ikan laut. Hidangan tersebut akan terlihat sangat segar berkat warna kuning yang berasal dari kunyit.

Tak hanya itu, penggunaan rempah-rempah lainnya juga bisa menambah cita rasa masakan. Kebanyakan ikan kuah kuning akan disantap bersamaan dengan papeda.