Mau Punya Taman Vertikal di Rumah? Lakukan 7 Cara Mudah Ini

taman vertikal
Foto: www.unsplash.com

Untukmu yang senang berkebun, pasti sudah tidak asing lagi dengan taman vertikal yang dapat menjadi alternatif ketika memiliki halaman dengan ruang yang terbatas. Meski memiliki model yang cantik, dan unik namun untuk membuat taman yang satu ini tidaklah mudah.

Akan tetapi, bukan berarti kamu tidak bisa memilikinya sendiri di rumah. Jika kamu ingin mencobanya, maka berikut tujuh cara membuat taman vertikal dengan tepat.

Prinsip Membuat Taman Vertikal di Rumah

Foto: www.canva.com

Sebelum siap-siap membuat taman jenis ini, ada baiknya kamu mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan. Berikut di antaranya:

Pilih tema yang sesuai

Selain membangun rumah, membuat taman vertikal juga memerlukan sebuah konsep. Kamu bisa menyesuaikannya dengan desain rumah yang dimiliki, baik itu klasik, modern, atau tradisional. Selain tema, nantinya kamu juga bisa menyesuaikan tanaman dengan desain yang telah ditentukan.

Tentukan area dinding

Setelah berhasil memilih tema, maka selanjutnya kamu harus menentukan area dinding yang cocok digunakan untuk membuat taman vertikal.

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah paparan sinar matahari yang cukup. Sehingga meskipun kamu memiliki tembok yang kurang terawat namun terpapar sinar matahari dengan cukup, maka pilihlah area tersebut.

Pilih juga dinding yang kuat untuk menopang beban tanaman dan rentan terhadap benda tajam. Karena nantinya area tersebut akan dipasangi bingkai untuk menopang tanaman.

Pasang tanaman yang tepat

Matahari, posisi pengairan, angin, dan suhu udara juga menjadi hal yang perlu kamu perhatikan ketika memilih tanaman yang akan ditanam pada taman vertikal. Pilihlah tanaman yang tahan dengan segala cuaca.

Serta disarankan untuk menghindari menggunakan tanaman yang merambat. Karena nantinya saat tumbuh, akan sulit untuk dikendalikan.

Pastikan kamu memilih tanaman yang disesuaikan dengan tanah yang digunakan. Karena kenyataannya tidak semua tanaman dapat tumbuh subur di tanah tertentu.

Buat rangka yang sesuai dengan ukuran dinding

Frame menjadi hal dasar yang kamu gunakan untuk menopang tanaman pada taman vertikal. Ada baiknya untuk mengukur keseluruhan rangka sesuai dengan ukuran dinding yang akan digunakan.

Jika kamu berniat untuk membuatnya, maka cobalah gunakan pipa PVC. Karena jika menggunakan besi, nantinya bahan tersebut dapat berkarat dan bebannya akan bertambah.

Selain itu, material kayu juga tidak disarankan untuk digunakan sebagai rangka taman vertikal. Karena selain mudah rapuh, beberapa jenis kayu juga dapat bertumbuh besar.

Pasang terpal plastik

Plastik yang berukuran besar ini dapat berfungsi untuk melindungi dinding dari menyebarnya akar dan air yang merembes pada tembok. Kamu dapat melapisi dinding dengan menggunakan terpal sebelum memasang frame.

Namun, pastikan kamu menggunakan plastik yang berukuran sedikit lebih besar dari rangka yang dimiliki.

Tambahkan kain yang sesuai

Setelah menyiapkan plastik dan rangka, maka kamu dapat menambahkan kain yang tidak terlalu rapat dan memiliki jahitan yang cukup renggang. Nantinya bertujuan untuk membuat tanaman dapat bernapas dengan lega.

Gunakan kain tersebut sebagai pot pada tanaman, sehingga kamu perlu mengisi tanah ke dalamnya. Namun pastikan rangka yang digunakan telah tersusun rapi dan cukup kuat, sehingga nantinya tidak ada tanaman yang jatuh.

Pastikan sistem drainase air lancar

Ketika memutuskan untuk membuat taman vertikal, sistem drainase merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Nantinya drainase ini daapt mengatur dan menyerap kelebihan air agar tidak menggenang. Tanaman pun akan tumbuh dengan subur dan sehat.

Inspirasi Taman Vertikal

Foto: www.unsplash.com

Jika kamu telah memutuskan untuk membuat vertical garden, maka berikut inspirasi untuk meletakkan taman vertikal:

Taman vertikal di balkon

taman vertikal
Foto: www.pinterest.com/Apartment Therapy

Area balkon merupakan tempat paling sempurna untuk membuat vertical garden. Agar lebih menarik, maka kamu bisa menambahkan kursi dan meja kayu yang bisa digunakan sebagai area bersantai.

Selain itu, tambahkan rak buku sehingga area balkon bisa menjadi lokasi membaca yang  nyaman.

Taman vertikal di dapur

taman vertikal
Foto: www.pinterest.com/Apartment Therapy

Ingin memiliki taman vertikal yang lebih fungsional? Cobalah gantung rempah-rempah, tanaman herbal, dan sayuran hijau lainnya yang dapat berguna untuk digunakan sebagai bahan masakan.

Jika salah satu bumbu dapur habis, maka kamu dapat langsung mengambilnya dari taman gantung yang satu ini.

Usahakan meletakkan tanaman ini di sisi kitchen set, agar memudahkanmu ketika ingin memetiknya untuk dimasak.

Vertical garden dengan sukulen

Foto: www.pinterest.com/Home Decor Ideas

Jika biasanya tanaman sukulen diletakkan pada pot yang kecil, maka kamu bisa membuatnya lebih unik dengan menggantungkannya pada taman vertikal. Nantinya, tanaman cantik ini akan terkesan seperti lukisan alam yang hidup.

Selain itu, memilih tanaman sukulen juga sangat cocok untukmu yang memiliki aktivitas padat. Karena tanaman hias ini mudah untuk dirawat.

Ruang hijau di dalam rumah

taman vertikal
Foto: www.pinterest.com/decorholic.co

Untuk menghindari nuansa yang membosankan pada ruang tamu atau ruang keluarga, maka membuat taman vertikal di dalam rumah merupakan opsi terbaik. Namun, kamu perlu memilih tanaman yang memang cocok untuk diletakkan indoor dan mudah untuk dirawat.

Selain menambah kesejukan area rumah, tanaman gantung yang memenuhi dinding pun akan membantu menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan.