5 Tanaman Hias Rumah Ini Mustahil Mati (Termasuk Lidah Mertua)

tanaman lidah mertua
Foto: www.gettyimages.com

Salah satu hobi yang sepertinya banyak dilakoni orang di masa pandemi ini (selain membuat video TikTok) adalah bercocok tanam. Tim manakah kamu? Atau jangan-jangan kamu membuat video TikTok sambil bercocok tanam? Apapun itu, jika kamu mulai mengeksplor hobi ini dan khususnya tertarik memelihara tanaman hias di dalam rumah, berikut lima tanaman rumah yang mustahil mati alias sangat mudah dirawat. Yep, termasuk di antaranya tanaman lidah mertua.

Kesalahan Merawat Tanaman yang Wajib Dihindari

tanaman lidah mertua
Foto: www.unsplash.com

Sebelum membahas tanaman hias rumah yang sulit mati, ada baiknya mengetahui kesalahan apa yang meski dihindari agar tanaman favoritmu, lidah mertua yang kamu beli itu, tetap tumbuh dengan sehat.

Kamu terlalu perhatian

Mungkin kamu menganggap tanaman seperti bayi dan ingin merawatnya setiap hari. Namun, salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan adalah memberikan perhatian yang terlalu banyak. Padahal, dalam hal merawat mayoritas tanaman, prinsip yang perlu diingat adalah ‘semakin sedikit, semakin baik’. Tanaman lebih tangguh daripada penampakan, dan punya tingkat toleransi yang tinggi bahkan jika sesekali ditelantarkan.

Kamu menggunakan pupuk

Biasanya tanaman rumah tidak membutuhkan pupuk, terkecuali memang sangat sulit tumbuh. Jika tanaman sudah tumbuh dengan baik, kamu bisa memberikan kompos. Kompos bisa dibuat dengan makanan sisa, sisa tanaman, dan kotoran binatang.

Kamu tidak memangkas tanaman

Tidak hanya tanaman luar, tanaman di dalam rumah pun butuh dipangkas. Ibarat rambut, memangkas bagian ujung tanaman akan menstimulasi perkembangannya dan membuatnya lebih sehat. Dan caranya tidak sulit. Kamu hanya perlu gunting bersih dan tajam atau alat berkebun seperti clipper. Lalu, perhatikan baik-baik tanaman dan potong bagian yang kehilangan warna dan terlalu panjang.

Untuk tanaman menjalar seperti sirih gading dan English ivy, sangat penting untuk menjaganya agar tidak terlalu panjang (ukuran aman sekitar 10 cm sampai 12 cm). Sementara untuk succulent, akan sangat baik jika daun-daun mati disingkirkan.

Kamu tidak melakukan repotting

Repotting bukan selalu berarti mengganti pot tanaman menjadi lebih besar. Terkadang, ini artinya mengganti kombinasi tanah dengan nutrisi yang baru. Meski begitu, jika tanaman memang sudah membesar, gantilah potnya dengan ukuran yang sedikit lebih besar. Pastikan pot tidak terlalu besar untuk menghindari akar busuk dan kecenderungan menyiram dengan banyak air.

Kamu membiarkan tanamanmu ditutupi debu

Debu bisa menyakiti tanaman di dalam rumah. Ibarat kulit manusia, terlalu banyak debu bisa menyumbat pori-pori tanamanan, dan membuatnya sulit bernafas. Oleh karenanya, pastikan membersihkannya secara teratur dengan kain bersih yang lembap atau kuas untuk tanaman berambut.

Tanaman Hias Rumah yang Mustahil Mati

tanaman lidah mertua
Foto: www.unsplash.com

Tanaman Lidah Mertua

Tanaman ini sangat cocok untuk kamu yang super sibuk. Pasalnya, tanaman lidah mertua tidak membutuhkan banyak sinar matahari dan bisa disiram satu atau dua kali sebulan. Pastikan tanah di dalam pot dalam keadaan kering sebelum membasahinya untuk menghindari akar membusuk. 

Satu hal yang perlu kamu tahu lagi tentang tanaman lidah mertua: terbukti bisa menyaring senyawa kimia seperti benzene, formaldehyde, xylene, dan toluene. Tanaman ini sangat cocok mempercantik ruangan dengan atmosfer boho.

Naya_Shope – Tanaman Hias Indoor Sanseviera Lidah Mertua

Sirih Gading

Ibarat teman terbaik, tanaman ini sangat pemaaf dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari tidak langsung. Bahkan untuk meringankan kekhawatiranmu, tanaman ini akan memberikan sinyal ketika butuh air. Ketika daun-daunnya sudah terlihat layu, kamu hanya perlu menyiramnya dan mereka akan segar kembali. 

Tips: letakkan tanaman ini di level tertinggi rak buku agar daunnya yang menjalar mempercantik dekorasi rumahmu.

San House – Sirih Gading Hijau Golden Pothos

Tanaman Zamioculcas

Jika kamu sedang mencari tanaman low-maintenance, tanaman zamioculcas adalah pilihan yang tepat. Mereka memiliki tingkat toleransi yang tinggi terhadap kekeringan, hanya membutuhkan sinar matahari tidak langsung, tidak perlu disiram terlalu sering, dan tumbuh dengan cepat. Hanya pastikan memberikan waktu tanah di dalam pot untuk kering sebelum menyiramnya kembali.

Tips peletakan: tergantung ukuran, tanaman ini bisa diletakkan di pinggir jendela atau di lantai ruang tamu.

Pot Kecil – Zamioculcas Zamiifolia Ekonomis Size

Tanaman Paku Sarang Burung

Tanaman paku sarang burung bisa hidup dengan sedikit atau medium sinar matahari secara tidak langsung dan bertumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap. Jadi, sangat cocok jika diletakkan di kamar mandi, selama ada jendela yang menerima sinar matahari. Siram tanaman ini setiap minggu, ketika tanah di dalam pot dalam keadaan setengah kering.

Ori_Taman – Tanaman Pohon Kadaka

Tanaman Philodendron

Tanaman Philodendron super tepat jika diletakkan di dalam ruangan, karena hanya membutuhkan sinar matahari secara tidak langsung, dan disiram satu kali seminggu (pastikan tanah dalam kondisi kering saat menyiramnya). Sama seperti sirih gading, tanaman ini juga saat mudah dipangkas dan dikembangbiakan.

Oleh karena daunnya panjang, tanaman ini sangat cocok digantung atau diletakkan di rak tinggi. Ohya, Philodendron juga terbukti bisa memfilter formaldehyde.

Probit Store – Tanaman Hias Philodendron Gloriosum

Selanjutnya: Ini daftar tanaman rumah yang bisa mengurangi stres.

podcast button