Studi Buktikan Lagi bahwa Yoga Bisa Membantu Mengurangi Anxiety Disorder

manfaat yoga
Foto: www.gettyimages.com

Semakin banyak studi yang membuktikan manfaat yoga. Satu studi memperlihatkan mindful yoga bisa membantu perempuan yang mengalami PCOS (polycystic ovary syndrome). Sementara studi ini menunjukkan yoga bisa mengurangi migrain. Dan karena tidak salahnya mendapatkan informasi untuk makin mendorong kamu melakukan yoga, sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Psychiatry menunjukkan hubungan antara yoga dan anxiety.

Studi yang dilakukan oleh peneliti dari New York University (NYU) School of Medicine, menemukan yoga Kundalini efektif membantu mengurangi gejala-gejala gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder).

Apa yang Dilakukan oleh Studi Ini?

Dalam penelitian ini, para ilmuwan melibatkan 226 laki-laki dan perempuan dengan gangguan kecemasan umum dan membagi mereka ke dalam tiga kelompok.

Grup pertama mendapatkan cognitive behavioral therapy (CBT), yakni psychoeducation, intervensi kognitif untuk mengidentifikasi pikiran negatif dan kekhawatiran, dan teknik rileksasi otot. Grup kedua diajarkan yoga kundalini, dan meditasi dan mindfulness practices. Sementara kelompok ketiga mendapatkan stress-management education dengan menghadiri seminar tentang efek stres dan manfaat gaya hidup sehat, seperti mengurangi alkohol, olahraga, dan diet sehat.

Setelah tiga bulan menjalani masing-masing pengobatan, para peneliti menemukan baik CBT dan yoga bisa lebih efektif dalam mengendalikan gejala-gejala anxiety dibandingkan stress-management education. Sebanyak 54% dari grup yoga memperlihatkan pengurangan gejala dibandingkan stress-management group (hanya 33% dari responden). Sementara CBT terlihat paling efektif, dengan 71% mengalami peningkatan.

Jadi, Apakah Yoga Bisa Mengurangi Anxiety Disorder?

Meski manfaat yoga dalam jangka pendek menjanjikan, tapi efeknya kurang efektif dalam jangka panjang. Jik dibandingkan dengan CBT, setelah enam bulan para peneliti melihat metode ini lebih membantu.

“Studi ini menunjukkan bahwa setidaknya ada signifikansi penting bagi orang yang generalized anxiety disorder untuk mencoba yoga,” kata Naomi M. Siman, M.D., penulis studi ini, dalam sebuah rilisan pers. “Yoga mudah ditolerensi, mudah diakses, dan memiliki sejumlah manfaat kesehatan.”

Untuk mendapatkan efek jangka panjang, yoga sebaiknya dikombinasikan dengan metode pengobatan lain, seperti obat-obatan atau terapi.

Selanjutnya: Apakah penting melakukan yoga dengan gerakan sempurna? Atau yang lebih penting adalah niat? Coba cek pendapat pelatih yoga di sini.

podcast button