15 Macam-macam Bumbu Dapur yang Harus Ada di Rumah

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.unsplash.com
Terakhir diperbarui:

Untuk memiliki rasa yang lezat dalam masakan, tentu saja hal itu dapat dipengaruhi oleh bumbu yang digunakan. Apalagi jika berbicara tentang masakan khas Indonesia yang menjadikan bumbu dapur sebagai kunci utama. Akan tetapi, terdapat macam-macam bumbu dapur yang tentunya juga memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Karena beragamnya rempah-rempah dan bumbu yang ada, tentunya jangan sampai salah untuk menggunakannya. Berikut 15 macam-macam bumbu dapur yang wajib kamu miliki beserta dengan manfaatnya.

Bawang Merah dan Bawang Putih

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.rawpixel.com

Kedua jenis bawang ini merupakan bumbu dapur yang paling populer dan paling sering digunakan untuk berbagai hidangan. Meski memiliki rasa dan aroma yang menyengat, akan tetapi bawang memiliki beragam manfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah bawang putih yang dapat menurunkan kadar kolesterol.

Sementara bawang merah memiliki antioksidan tinggi. Hal ini dibuktikan dengan sebuah studi yang menganalisis aktivitas antioksidan dari 11 jenis bawang, dan menunjukkan bahwa bawang merah mengandung jumlah yang paling tinggi.  

Bawang Bombay

Foto: www.freepik.com

Selain bawang merah dan bawang putih, terdapat satu jenis bawang lagi yang termasuk ke dalam macam-macam bumbu dapur, yakni bawang bombay. Dibandingkan kedua jenis bawang sebelumnya, bawang bombay memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih bulat, serta aromanya yang tidak terlalu kuat.

Jenis bawang yang satu ini ternyata rendah akan kalori namun kaya akan mineral dan vitamin. Dalam satu buah bawang bombay yang berukuran sedang ternyata memiliki 44 kalori dan mengandung vitamin C yang tinggi. Selain itu, bawang ini juga kaya akan vitamin B, termasuk folat (B9) dan piridoksin (B6).

Cabai

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.unsplash.com

Macam-macam bumbu dapur selanjutnya adalah cabai. Di Indonesia, terdapat berbagai macam jenis cabai yang ada, mulai dari cabai rawit, cabai keriting, hingga cabai burung. Biasanya cabai akan digunakan untuk menambah rasa pedas yang ada pada masakan.

Tak hanya memberikan rasa pedas, namun cabai juga kaya akan vitamin dan mineral. Mulai dari vitamin C, vitamin B6, vitamin K1, vitamin A, potasium, dan tembaga.

Selain itu, bumbu dapur yang satu ini juga dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 10 gram cabai merah dapat secara signifikan meningkatkan pembakaran lemak pada pria dan wanita.

Merica

Foto: www.freepik.com

Bumbu dapur yang memiliki bentuk bulat dan tekstur yang sedikit keras ini juga menjadi bahan yang tidak boleh terlewatkan. Meski memiliki rasa yang menyengat dan cukup pedas, namun merica memiliki beragam manfaat untuk tubuh.

Pasalnya, merica memiliki sifat anti-inflamasi yang didapat dari senyawa piperin yang ada di dalam tanaman ini. Menurut sebuah penelitian, piperin dapat secara efektif melawan peradangan, yang merupakan penyebab utama dari berbagai penyakit, mulai dari radang sendi hingga diabetes.

Jahe

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.freepik.com

Selain berfungsi sebagai bumbu dapur, ternyata jahe juga termasuk ke dalam obat-obatan alami. Dengan cita rasa yang pedas, biasanya tanaman ini menjadi bahan dasar yang digunakan untuk membuat minuman hangat, seperti wedang jahe.

Aroma dan rasa jahe yang unik ini, ternyata berasal dari senyawa gingerol. Senyawa ini memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Sehingga sering kali dapat membantu mengurangi stres oksidatif yang disebabkan oleh kelebihan jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Lengkuas

Foto: www.shutterstock.com

Terkadang, sebagian orang masih sulit untuk membedakan jahe dengan lengkuas. Akan tetapi sebenarnya lengkuas memiliki rasa dan fungsi yang berbeda dengan jahe. Biasanya, lengkuas akan digunakan untuk masakan yang bersantan. Menariknya, bumbu dapur ini juga menawarkan dampak baik yang bisa didapatkan oleh tubuh.

Akar lengkuas dipercaya dapat membantu melindungi tubuh dari kanker tertentu. Menurut sebuah studi, akar lengkuas memiliki senyawa aktif yang dikenal sebagai galangin, yang berfungsi untuk membunuh sel kanker dan mencegahnya menyebar.

Serai

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.freepik.com

Serai atau yang biasa dikenal dengan sebutan sereh tentu merupakan bumbu dapur yang tidak asing lagi untuk ditemui. Tanaman yang tinggi dan bertangkai ini dapat memberikan aroma pada masakan, selain itu terkadang sereh juga digunakan sebagai bahan untuk membuat minuman tradisional.

Karena ternyata, serai dapat meningkatkan kinerja sistem pencernaan. Secangkir teh yang dicampur dengan sereh dapat menjadi obat alternatif untuk mengatasi kram perut dan masalah lambung. Ini semua berkat minyak atsiri yang terdapat dalam daun sereh, yang mana berfungsi untuk melindungi lapisan lambung.

Kunyit

Foto: www.freepik.com

Jika kamu sering menemukan masakan yang berwarna kuning seperti opor ayam dan kari, ternyata itu semua berkat bumbu dapur yang bernama kunyit. Selain memberikan warna kuning, rempah-rempah ini juga berfungsi untuk menghilangkan aroma tidak sedap dan terkadang menjadi bahan untuk membuat jamu tradisional.

Ternyata kunyit merupakan senyawa anti peradangan alami yang sangat penting. Di mana dapat membantu tubuh dalam memperbaiki kerusakan.

Kencur

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.shutterstock.com

Sama dengan jahe, kunyit, dan lengkuas, kencur juga termasuk ke dalam macam-macam bumbu dapur. Kencur memiliki rasa dan aroma yang kuat dan memiliki bentuk serupa dengan kunyit dan lengkuas. Ternyata, kencur juga memiliki beragam manfaat seperti bumbu dapur lainnya.

Salah satunya adalah mampu melindungi tubuh dari infeksi. Menurut sebuah penelitian, menambahkan kencur pada makanan ternyata dapat mengurangi risiko vibriosis, infeksi yang disebabkan oleh makan kerang yang kurang matang.

Daun Salam

Foto: www.freepik.com

Mungkin kamu sering menemukan daun salam ketika mengonsumsi sayur lodeh, opor, atau masakan lain yang menggunakan santan. Ternyata daun ini tidak hanya sebagai penghias, namun juga dapat memberikan aroma yang khas pada hidangan.

Kabar baiknya, daun salam merupakan salah satu solusi untuk diabetes. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2009 menunjukkan bahwa mengonsumsi kapsul yang mengandung 1-3 gram daun salam ternyata dapat membantu menurunkan dan mengelola kadar glukosa serta kadar kolesterol pada penderita diabetes.

Daun Jeruk

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.shutterstock.com

Tak hanya daun salam, daun jeruk juga sering digunakan sebagai penambah aroma pada masakan. Biasanya yang sering digunakan adalah daun dari jeruk purut. Untuk menggunakannya cukup mudah, karena kamu hanya perlu mengiris atau menyobek daun sebelum dimasak bersama bumbu dapur lainnya.

Ketumbar

Foto: www.unsplash.com

Rempah-rempah yang satu ini merupakan salah satu bumbu dapur yang cukup populer. Biasanya ketumbar yang berbentuk biji ini akan diolah dengan cara ditumbuh, yang dapat memberikan aroma sedap pada masakan.

Ternyata, ketumbar memiliki antioksidan yang dapat menambah kekebalan tubuh. Senyawa yang ditemukan dalam ketumbar, termasuk terpinene, quercetin, dan tocopherols, bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan memiliki efek antikanker.

Kayu Manis

Foto: www.unsplash.com

Kayu manis merupakan bumbu dapur yang terbuat dari kulit bagian dalam pohon cinnamomum. Ternyata, kayu manis dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 10-29%. Akan tetapi, dosis yang efektif untuk mengonsumsi kayu manis hanyalah sekitar satu hingga dua sendok per hari.

Karena perlu diketahui bahwa mengonsumsi kayu manis secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti memicu reaksi alergi dan menimbulkan sariawan.

Kemiri

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.shutterstock.com

Kemiri juga termasuk ke dalam macam-macam bumbu dapur yang populer. Biasanya sebelum digunakan, biji kemiri akan disangrai atau ditumis terlebih dahulu sebelum dicampur ke dalam masakan.

Fungsi utama dari kemiri tentunya dapat mengentalkan masakan sekaligus memberikan rasa gurih. Selain berfungsi untuk bumbu dapur, kemiri juga dikenal sebagai bahan untuk penyubur rambut.

Kapulaga

macam-macam bumbu dapur
Foto: www.freepik.com

Kapulaga merupakan bumbu dapur dengan rasa yang kuat dan sedikit manis. Tidak jarang sebagian orang membandingkannya dengan mint yang memiliki rasa serupa. Biasanya kapulaga akan banyak ditemukan dalam kuliner khas Padang.

Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan 3 gram bubuk kapulaga sehari selama 12 minggu pada 20 orang dewasa yang didiagnosis menderita tekanan darah tinggi, ternyata dapat menurunkan tingkat tekanan darah secara signifikan.