Wedang Jahe, Minuman Hangat dengan 12 Khasiat Baik untuk Tubuh

wedang jahe
Foto: www.unsplash.com

Ketika cuaca berubah menjadi dingin, terkadang kita membutuhkan asupan yang bernutrisi demi menjaga tubuh agar tetap sehat dan hangat. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan mengonsumsi wedang jahe.

Minuman dengan berbahan dasar tanaman herbal ini memiliki rasa yang pedas dan hangat. Selain itu, wedang jahe juga memiliki berbagai manfaat yang baik untuk tubuh. Menariknya, olahan dari jahe ini juga bisa kamu buat sendiri di rumah.

Khasiat Wedang Jahe

Foto: www.freepik.com

Berikut 12 manfaat mengonsumsi minuman berbahan dasar jahe.

Menenangkan gejala mabuk

Jahe yang diolah secara tradisional ini dapat membantu menenangkan gejala mabuk perjalanan, mulai dari pusing, muntah, serta keringat dingin. Meski telah dipercayai dari tahun ke tahun, namun masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menunjukkan keefektifan dari wedang jahe untuk mengobati mabuk.

Mengobati mual

Dengan rasanya yang hangat, wedang jahe mampu secara efektif mengatasi mual terkait kehamilan yang sering diderita pada pagi hari. Hal ini berkat komponen aktif yaitu minyak atsiri dan senyawa fenol yang disebut dengan gingerol.

Tak hanya itu, gejala mual dan muntah yang disebabkan oleh jenis operasi tertentu dan kemoterapi juga bisa diatasi dengan mengonsumsi jahe.

Menjaga kesehatan jantung

Menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe ternyata juga dapat melindungi tubuh terhadap penyakit kronis, seperti jantung. Ramuan yang terasa pedas dan hangat ini bisa membantu mencegah serangan jantung, pembekuan darah, dan menurunkan kolesterol.

Menurunkan berat badan

Tumbuhan yang sering dijadikan sebagai rempah-rempah ini juga mungkin dapat berperan dalam penurunan berat badan. Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 menyimpulkan bahwa jahe secara signifikan dapat mengurangi berat badan pada penderita obesitas.

Sementara penelitian lain yang melibatkan 10 pria dengan kelebihan berat badan, menemukan fakta bahwa meminum wedang jahe dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar.

Mencegah kanker

Antioksidan yang terkandung pada rempah-rempah ini dipercaya dapat membantu mencegah kanker. Dalam sebuah penelitian laboratorium, jahe telah terbukti dapat melawan beberapa jenis sel kanker yang berbeda, termasuk pankreas dan usus besar.

Memiliki kadar antioksidan

Ternyata, jahe mengandung gingerol atau senyawa bioaktif yang memiliki efek antioksidan kuat. Salah satunya manfaatnya adalah dapat membantu mengurangi stres oksidatif sebagai tanda dari jumlah radikal bebas yang berlebihan.

Gingerol yang ada di dalam tanaman herbal ini juga berperan dalam pemberian aroma dan rasa jahe yang pedas serta hangat.

Menurunkan gula darah

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2015 dengan melibatkan 41 orang yang mengalami diabetes tipe-2, membuktikan bahwa mengonsumsi jahe per hari dapat menurunkan gula darah puasa sebesar 12%.

Tak hanya itu, olahan jahe juga dapat mengurangi A1C, insulin, dan kadar trigliserida pada orang-orang dengan diabetes tipe-2.

Mengobati gangguan pencernaan kronis

Gangguan pencernaan kronis ditandai dengan gejala nyeri yang berulang dan tidak nyamannya perut bagian atas. Hal ini biasanya disebabkan karena pengosongan lambung yang tertunda. Namun menariknya, jahe terbukti dapat mempercepat pengosongan lambung.

Ketika mengonsumsi wedang jahe, maka membutuhkan waktu kurang lebih 12 menit untuk membuat perutmu menjad kosong. Sehingga hal ini dapat membantu seseorang yang mengalami dispepsia fungsional, atau gangguan pencernaan yang tidak diketahui penyebabnya.

Mengurangi nyeri haid

Umumnya, kebanyakan wanita akan mengalami nyeri ketika haid. Untungnya, jahe yang diolah secara tradisional ini dapat membantu meredakan rasa nyeri tersebut.Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 150 wanita yang menstruasi, membuktikan bahwa jahe berhasil mengurangi rasa sakit yang efektif seperti mengonsumsi dua obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID).

Apalagi ketika kamu mengonsumsi wedang jahe. Selain bisa meredakan nyeri, minuman herbal ini juga dapat membuat perutmu terasa hangat dan nyaman.

Meningkatkan fungsi otak

Menurut sebuah studi, minuman ini dapat membantu meningkatkan fungsi otak secara langsung. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tanaman herbal tersebut terbukti bisa meningkatkan waktu reaksi dan memori kerja pada otak.

Membantu melawan infeksi

Kandungan gingerol yang ada di dalam jahe juga dapat membantu menurunkan risiko infeksi. Hal ini turut dibuktikan oleh penelitian yang menyatakan bahwa tumbuhan ini dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri.

Mengurangi gejala nyeri sendi

Osteoarthritis merupakan degenerasi sendi tubuh yang dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari nyeri sendi hingga terasa kaku. Sebuah studi membuktikan bahwa mengombinasikan jahe dengan kayu manis, damar, dan minyak wijen dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kaku pada penderita nyeri sendi area lutut.

Cara Membuat Wedang Jahe

wedang jahe
Foto: www.freepik.com

Jika kamu berniat untuk mendapatkan manfaat dari wedang jahe, maka cobalah untuk membuatnya sendiri di rumah. Karena, minuman herbal yang satu ini memiliki resep dan bahan-bahan yang mudah untuk dicari. Jika kamu berniat untuk mencobanya, maka berikut beberapa cara yang bisa kamu aplikasikan secara langsung:

Wedang jahe bakar

Untuk membuat wedang jahe bakar, kamu perlu menyiapkan beberapa bahan:

  • Jahe potong
  • Gula merah
  • Air panas dengan takaran secukupnya

Untuk cara membuatnya maka kamu bisa membakar jahe yang telah dibersihkan. Pastikan tanaman ini terbakar secara merata. Setelahnya tumbuk jahe tersebut dan masukkan ke dalam gelas, dan campur dengan dua sendok gula merah yang telah dilelehkan. Kemudian tambahkan air panas dan aduk hingga rata.

Wedang jahe geprek

Jika kamu berniat untuk membuat wedang jahe geprek, maka siapkan beberapa bahan, di antaranya adalah:

  • Dua rimpang jahe yang telah dipipihkan
  • Satu batang serai
  • Gula aren secukupnya
  • ½ sendok teh bubuk kayu manis atau satu batang kayu manis
  • Satu liter air

Siapkan wadah untuk merebus, masukkan air ke dalamnya dan panaskan dengan api sedang. Setelah itu, campur jahe, serai, gula aren, dan kayu manis ke dalam wadah. Biarkan obat herbal ini dimasak hingga mendidih. Setelahnya, kamu bisa menyaring air wedang jahe dan masukkan ke dalam gelas.

Efek Samping dari Wedang Jahe

Foto: www.freepik.com

Walau memiliki beragam manfaat dan rasa yang nikmat, namun kamu tidak dianjurkan untuk mengonsumsi minuman ini secara berlebihan. Karena, rempah yang satu ini bisa menimbulkan risiko yang terkait kesehatan tubuh.

Terdapat beberapa kemungkinan yang bisa terjadi ketika kamu mengonsumsi wedang jahe dengan jumlah yang berlebih, seperti gangguan pencernaan, risiko pendarahan, memengaruhi penyakit jantung, serta menimbulkan alergi. Untuk itu, usahakan kamu meminum wedang jahe dengan takaran secukupnya, yakni maksimal 4 gram jahe per hari.

Kesimpulan

wedang jahe
Foto: www.unsplash.com

Minuman dengan rasa pedas dan hangat ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menjaga kesehatan tubuh. Meski memiliki berbagai manfaat, namun mengonsumsi wedang jahe secara berlebihan juga tidak dianjurkan. Karena nantinya, hal tersebut dapat berisiko menimbulkan risiko yang tidak diinginkan.