10 Buku Anak Terbaik untuk Dibacakan Sebagai Dongeng Sebelum Tidur

Foto: www.gettyimages.com

Buku orang dewasa memang menarik, tapi buku anak-anak memiliki sesuatu yang super duper spesial. Coba pikir: jenis buku mana lagi yang mengemas topik/tema/pesan kompleks dalam bentuk ilustrasi cantik dan rima yang menarik? Yep, buku anak kecil merupakan sebuah bentuk seni yang luar biasa (salut untuk penulis buku cerita anak). Jadi, bagaimana mendorong anak suka membaca buku? Bisa mulai dengan memiliki rutinitas membacakan dongeng sebelum tidur.

Apa Manfaat Membacakan Dongeng Sebelum Tidur?

dongeng sebelum tidur
Foto: www.unsplash.com

Singkatnya, ada banyak sisi positif dari membacakan dongeng kepada anak. Dan berbagai studi sudah melakukan analisa dan penelitian untuk membuktikan hal ini. Di antaranya sebagai berikut. 

Membacakan dongeng mendorong perkembangan otak 

Di sebuah studi yang diterbitkan pada 2019 memperlihatkan menggantikan screentime dengan membacakan dongeng kepada anak (di bawah umur lima tahun) bisa mendorong perkembangan otak. Plus, meningkatkan kemampuannya berbahasa dan belajar. Itulah sebabnya, American Academy of Pediatrics menyarankan untuk mulai membacakan cerita kepada anak sejak bayi. 

Membacakan dongeng mempererat hubungan orangtua dan anak

Penelitian yang sama dengan di atas juga menyimpulkan bahwa membacakan cerita untuk anak menguatkan rasa intimasi antara anak dan orangtua sehingga si kecil merasa lebih dekat dan dicintai. 

Membacakan cerita membuat IQ-nya lebih tinggi

Sebuah studi yang diterbitkan Perspectives on Psychological Science pada Januari 2013 menyebutkan membacakan cerita kepada anak, bisa “menaikkan IQ anak hingga 6 poin.”

Membacakan cerita bisa membuat anak belajar berbagai emosi dan kemampuan sosial

Seperti yang dikatakan di KidsHealth, seorang anak bisa mempelajari berbagai emosi yang berbeda saat melihat dan merespon atas cerita yang dibacakan orangtuanya. Yeah, ini mungkin membuat orangtua mesti belajar membaca dengan mimik dan intonasi yang bervariasi, tapi hei, ini adalah salah satu faktor yang membuat sesi mendongeng menyenangkan. Iya, ‘kan?

Peter Gray, Ph.D., seorang psikolog, juga menuliskan bahwa membacakan cerita juga berguna untuk memperlihatkan kepada anak tentang dunia nyata, tentang segala kesulitan dan kebaikan yang terjadi dalam hidup mereka—dan bagaimana menghadapinya. Plus, membacakan dongeng kepada anak juga membuat mereka belajar untuk berempati. 

Membacakan cerita bisa membuat anak lebih berprestasi di sekolah

Manfaat membacakan dongeng untuk anak: dia bisa lebih jago matematika, serta kemampuan bahasa dan kosakatanya lebih baik. Plus, meningkatkan kemampuan membacanya, sehingga sangat membantu untuk anak yang mengalami kesulitan membaca. 

Bagaimana Cara Membacakan Cerita kepada Anak?

Foto: www.unsplash.com

Sekilas gawai mungkin lebih menarik daripada buku. Tapi tunggu dulu. “Anak-anak sebenarnya sangat suka dengan buku, mereka suka menyentuhnya dan semangat memilih buku untuk didongengkan sebelum tidur,” tulis Caroline Hartwell, seorang child care specialist di HuffPost

Jadi, bagaimana agar anak tertarik, senang dan akhirnya mulai menanti-nantikan sesi membaca buku (dan menjauhkan diri dari gadget-nya) sebelum tidur? Begini beberapa cara membacakan dongeng sebelum tidur kepada anak. Oh, P.S.: hal ini tidak membutuhkan kemampuan khusus ala mahluk mutan; hanya butuh kamu, si kecil, dan buku.  

Tips Membacakan Dongeng untuk Bayi 
  • Pilih buku yang sederhana dan tidak memiliki kalimat yang rumit (satu kata per halaman, tidak masalah). Buku dengan kata-kata berima adalah opsi terbaik. Atau pilih buku yang berupa games, misalkan buku dengan konsep “ciluk-ba, “sentuh dan rasakan,” atau elemen bergerak. 
  • Pilih buku dengan gambar sederhana dan realistis (gambar mainan, orang, hewan, dsb), dengan warna menarik dan besar. 
  • Peluk bayi, agar dia merasa nyaman dan rileks. 
  • Baca secara perlahan, bila perlu gunakan intonasi yang bervariasi atau gaya bernyanyi. (Kamu tidak perlu merasa aneh, percayalah si bayi suka dengan apa yang kamu lakukan.)
  • Pastikan anak melihatmu saat kamu sedang membacakan cerita untuk memberikan impresi bahwa membaca adalah sesuatu hal yang penting. 
  • Jadikan aktivitas membaca cerita sebagai rutinitas. Lakukan setidaknya dua kali sehari selama beberapa menit ketika dia sedang diam atau setelah selesai makan. 
  • Saat memberikan buku kepada bayi untuk dijadikan mainan, pastikan buku tersebut kokoh dengan ujung bulat sehingga tidak melukainya. 
Tips Membacakan Dongeng untuk Anak Balita dan Anak yang Lebih Besar
  • Biarkan anak membantu memilih buku yang akan kalian baca dan temukan posisi dan tempat yang tepat untuk membaca. 
  • Pilih buku yang memiliki banyak repetisi dan mengulang kata yang sama berkali-kali. 
  • Gunakan berbagai intonasi yang berbeda. Dalam hal ini tidak hanya apa, tapi bagaimana cerita tersebut dibacakan juga sangat krusial. 
  • Jika ceritanya terlalu rumit untuk si kecil, kamu boleh menyadurnya dengan kata-katamu sendiri. 
  • Dorong anak untuk melihat gambar, mengulang kata dan menceritakan kembali dongeng tersebut. 
  • Ajukan pertanyaan seperti, “Siapa yang melakukan itu?”, “Apa yang sedang dilakukannya?”. Dan agar anak terlibat, jangan langsung baca cerita sampai habis. Berikan pertanyaan seperti, “Kenapa ya, hal itu bisa terjadi?” dan “Apa ya, yang selanjutnya akan terjadi?” 
  • Agar anak memiliki kosakata lebih banyak, dorong dia untuk menunjukkan objek dalam buku. Jangan lupa puji si kecil setelah dia melakukannya dengan benar. 
  • Untuk anak yang lebih besar dan sedang belajar menulis dan membaca, ajak anak untuk ikut membaca bersama dengan suara keras, sambil menunjukkan kata yang dimaksud. Jika anak membuat kesalahan, koreksi kata tersebut dan lanjutkan ke bagian lain.
  • Setelah membaca sebuah buku, sediakan waktu untuk bertanya kepada anak apa pendapatnya tentang cerita tersebut. Mendiskusikannya akan membuat anak lebih mengerti jalan cerita.
  • Jika kamu memiliki dua orang anak dengan dengan jarak usia lebih dari dua tahun, usahakan untuk membacakan cerita secara terpisah.

Rekomendasi Buku untuk Dongeng Sebelum Tidur

Usia 0-3 Tahun

Satu saran: sediakan berbagai variasi buku anak di rumah agar anak semakin bertumbuh dan berkembang secara maksimal, baik fisik dan emosional. Butuh rekomendasi buku untuk dijadikan sumber dongeng sebelum tidur? Coba cek beberapa judul klasik di bawah ini.

Goodnight Moon | Margaret Wise Brown
Foto: www.amazon.com

Buku klasik dongeng sebelum tidur yang sudah menjadi favorit selama lebih dari 70 tahun! Cerita ini bisa membuat pendengar tenang dengan ilustrasi yang cantik dan ekspresif.

Llama Llama Red Pajama by Anna Dewdney
Foto: www.amazon.com

Dengan gambar yang cerah dan rima yang mudah dicerna, serta cerita mengharukan tentang ibu dan anaknya, Llama Llama Red Pajama patut mengisi waktu dongeng sebelum tidur si kecil.

Are You My Mother? | P.D. Eastman
Foto: www.amazon.com

Are You My Mother merupakan buku klasik yang menjadi favorit sejak 1960. Buku ini bercerita tentang seorang bayi burung yang sedang mencari ibunya di antara kumpulan hewan lain.

Where’s Spot | Eric Hill
Foto: www.amazon.com

Where’s Spot adalah buku yang bercerita tentang seekor anjing dan teman-teman binatang lainnya dan telah menjadi pilihan banyak orangtua selama 40 tahun.

The Very Hungry Caterpillar | Eric Carle

dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Buku legendaris karya Eric Carle ini sudah menjadi bagian dari kehidupan anak sejak akhir 1960an—sampai sekarang. Jadi, dijamin hampir 100% si kecil akan suka dengan ilustrasi dan ceritanya.

Usia 4 – 7+
Horton Hears a Who! | Dr. Seuss
dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Gajah super menggemaskan bernama Horton menjadi tokoh protagonis di dalam cerita ini. Dan dia sedang mencari tahu siapa yang mengeluarkan suara yang aneh itu!

Alexander and the Terrible, Horrible, No Good, Very Bad Day | Judith Viorst
dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Sebuah cerita yang mengajarkan tentang ketahanan dalam menghadapi kesulitan. Buku ini mengisahkan Alexander dan kemampuannya mengatasi hari yang tidak menyenangkan di sekolah. Cocok untuk anak usia 7 tahun atau lebih.

Where the Wild Things Are | Maurice Sendak
dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Pemenang Caldecott Medal pada 1964, buku dengan ilustrasi warna-warni dan cerita menggugah hati ini tetap populer sampai sekarang.

Winnie the Pooh and The House at Pooh Corner | A.A. Milne
dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Salah satu pilihan buku yang tepat untuk anak di usia 7 tahun atau lebih. Buku klasik ini menceritakan petualangan Winnie the Pooh, Piglet, dan semua penguni di Hundred Acre Wood.

James and The Giant Peach | Roald Dahl
dongeng sebelum tidur
Foto: www.amazon.com

Ajarkan anak untuk semakin kreatif dengan menceritakan kisah terkenal tentang James dan sejumlah serangga di dalam sebuah buah persik raksasa.

Selanjutnya: Ingin memasak sesuatu yang berbeda? Ini daftar buku resep masakan yang akan memberimu inspirasi.