Apakah Self Love = Egois? Coba Baca Penjelasan Psikolog Ini

self love
Foto: www.canva.com

Mencintai diri sendiri ternyata menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Meski sering kali dianggap sepele, namun self love memiliki manfaat yang baik, untuk kesehatan tubuh maupun kesehatan mental. Namun terkadang sebagian orang menganggap bahwa perilaku ini merupakan bentuk keegoisan.

Simak penjelasan dari Jeans Esparanci, M.Psi., Psikolog, Founder Biro Psikologi Personale dan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha, terkait dengan manfaat mencintai diri sendiri dan perbedaanya dengan selfish.

Apa Itu Self Love?

self love
Foto: www.freepik.com

Jeans menjelaskan bahwa self love adalah “proses mencintai diri sendiri. Artinya menerima diri apa adanya, mengakui dan mengembangkan kelebihan yang dimiliki, serta menerima kekurangan yang juga dimiliki," ujarnya.

Di sisi lain "self love juga berarti memperlakukan diri kita sendiri dengan baik. Serta sepantasnya untuk memberikan penghargaan kepada diri sendiri,” ujarnya.

Apa Manfaat Melakukan Self Love?

Foto: www.canva.com

Menurut Psikolog yang satu ini, “alasan mengapa perlu melakukan self love karena yang akan bersama dengan kita hingga akhir hayat adalah diri sendiri. Baru kemudian terdapat orang-orang terdekat yang Tuhan percayakan dalam hidup kita,” ungkapnya.

Selain itu, “kita baru dapat mencintai orang lain dengan tepat, ketika sudah mencintai diri sendiri dengan cukup. Jika tidak, misalnya bisa saja kita mengorbankan diri secara berlebihan agar dicintai oleh orang lain. Atau bisa saja justru menuntut orang lain secara berlebihan untuk mencintai diri kita, dengan menjadi over posesif misalnya,” terang Jeans.

Dengan melakukan self love, “kita juga bisa menjadi orang yang percaya diri, merasa secure dengan diri kita, bahkan juga bisa mengembangkan diri agar dapat menjadi individu yang dapat bermanfaat untuk orang lain,” tambahnya.

Tak hanya itu, “dengan mencintai diri sendiri kita bisa lebih mudah pulih dari permasalahan psikologis, seperti misalnya depresi. Serta juga bisa mendapatkan kepuasan hidup,” ujarnya.

Bagaimana Cara Melakukan Self Love?

self love
Foto: www.freepik.com

Sejatinya, setiap individu perlu untuk mencintai dirinya sendiri, sebab kita perlu mengakui dan menerima kelebihan kita terlebih dahulu. “Tidak sedikit orang yang belum mengenali kelebihannya dan menyangkal kelebihannya, bahkan ketika diberi tahu oleh orang lain,” tuturnya.

“Selain itu, perlu juga menerima kekurangan diri kita, menerima hal-hal yang mungkin tidak bisa lagi kita ubah di masa lalu, dan berusaha mengembangkan diri kita untuk selalu menjadi lebih baik. Tak hanya itu, kita juga menunjukkan cinta kasih kepada diri sendiri misalnya dengan tidak mengkritik atau menghukum diri sendiri secara berlebihan,” lanjutnya.

Jeans menuturkan bahwa “saya sering kali meminta klien-klien untuk berpikir ulang, seandainya ada temanmu yang berbuat salah seperti yang kamu lakukan, apakah kamu juga akan memaki-makinya dan memukul seperti yang kamu lakukan terhadap diri kamu sendiri? Dan biasanya jawabannya adalah tidak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, “mengapa kamu berbuat sedemikian rupa kepada diri kamu sendiri? Kenapa kamu membeda-bedakan perlakukan kepada orang lain jauh lebih baik daripada kamu memperlakukan diri kamu sendiri? Setiap orang pernah berbuat salah, maka yang perlu kita lakukan adalah menyesal, instropeksi diri, berusaha berbuat lebih baik, maafkan diri sendiri, dan move on,” tambahnya.

Dan salah satu cara untuk mencintai diri sendiri adalah dengan melakukan self care. “Karena merawat diri merupakan salah satu bagian dari self love. Kita peduli dengan kebutuhan dasar dan teratur merawat diri. Bahkan merawat diri juga membuat diri kita agar terlihat lebih baik,” paparnya.

Apa Saja Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Ingin Mencintai Diri Sendiri?

Foto: www.canva.com

Menurut Psikolog yang satu ini, “hal yang harus diperhatikan ketika melakukan self love adalah perlu diingat bahwa setiap orang pernah melakukan kesalahan, dan boleh salah. Setiap orang punya jatah salah. Salah itu tidak apa-apa. Gagal itu belajar. Jadi jangan menghukum diri sendiri secara berlebihan. Fokuslah dengan hal yang bisa membuat kamu menjadi lebih baik,” sarannya.

Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan adalah biasanya orang-orang sering menyangka bahwa self love adalah selfish, padahal sebenarnya itu hal yang berbeda.

Selfish itu selalu berorientasi kepada diri sendiri dan tidak peduli terhadap orang lain. Sedangkan self love adalah tetap berbuat baik dan peduli kepada orang lain, namun juga memerhatikan diri sendiri  sehingga tahu cara mencintai orang lain dengan cara yang tepat,” terangnya.

Ketika seseorang berperilaku selfish, “ia sama sekali tidak mau mendengarkan orang lain dan hanya peduli dengan kepentingan diri sendiri. Sementara dengan mencintai diri sendiri, individu tersebut ingin mendengarkan orang lain, terutama masukan yang produktif, sehingga dirinya bisa berkembang ke arah yang lebih baik,” tambah Jeans.

Bagaimana Jika Seseorang Tidak Melakukan Self Love?

Foto: www.canva.com

Sesungguhnya, ketika seseorang tidak mencintai dirinya, maka “ia akan menjadi tidak senang terhadap tubuh dan dirinya sendiri. Bahkan, bisa jadi merasa tidak senang dengan kehidupannya,” ungkap Jeans

“Ia juga akan memiliki trust issue terhadap orang lain, karena individu tersebut tidak percaya dengan dirinya sendiri. Sehingga akhirnya membuat dirinya dipenuhi dengan emosi negatif yang rentan dengan permasalahan-permasalahan fisik maupun psikis,” lanjutnya.

Untuk itu banyak cara yang bisa dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental. “Mulai dari bermain dengan hewan peliharaan dan berkomunikasi dan terkoneksi dengan orang terdekat. Selain itu, kamu juga dapat produktif untuk mencoba hal-hal baru, tidur yang cukup, berolahraga teratur dan belajar untuk memfokuskan pikiran terhadap present moment,” sarannya.

“Mensyukuri dan mengapresiasi hal-hal kecil yang ada di sekitar kita dan membantu orang sekitar kita, juga bisa menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental,” ujarnya.

Kesimpulan

self love
Foto: www.freepik.com

Jeans berpesan bahwa “mungkin banyak hal yang tidak bisa lagi diubah. Dan itu tidak apa-apa. Life must go on. Arahkanlah fokus kita untuk selalu menjadi lebih baik dari diri yang kemarin. Serta berhenti untuk membandingkan diri kita dengan orang lain, karena setiap individu memiliki proses hidup yang berbeda-beda,” tutupnya.