Memahami Perbedaan Cinta Dan Sayang Yang Sering Dianggap Sama

perbedaan cinta dan sayang
Foto: www.freepik.com

Tak jarang, sebagian orang menganggap istilah cinta dan sayang memiliki arti yang serupa. Padahal sesungguhnya perbedaan cinta dan sayang ini cukup kontras dan perlu dipahami dengan baik. Apalagi jika kamu mendapatkan ungkapan ini dari seseorang.

Terus baca artikel ini sampai habis untuk menemukan perbedaan dari kedua pilihan tersebut.

Perbedaan Cinta dan Sayang

perbedaan cinta dan sayang
Foto: www.freepik.com

Meski terkadang beberapa orang menyamakan definisi antara kedua pilihan ini, namun sebenarnya perbedaan cinta dan sayang ternyata cukup signifikan.

Sayang

Sayang adalah adanya perasaan di mana kita ingin merasa terhubung dan terkoneksi dengan orang lain. Hal ini bisa ditandai dengan adanya perasaan nyaman terhadap seseorang dan ingin menghabiskan waktu bersamanya secara terus-menerus.

Dalam segitiga cinta milik Sternberg, rasa sayang dikaitkan dengan intimacy.

Intimacy atau kedekatan ini kondisi di mana adanya rasa terikat, lekat, dan perasaan yang dekat dengan seseorang. Biasanya perasaan ini dilandasi oleh unsur emosi yang dikombinasikan dengan rasa percaya antara dua pihak individu.

Cinta

“Cinta merupakan perasaan yang jauh lebih kompleks, dalam, dan kuat. Ketika mulai mencintai seseorang terdapat hormon-hormon yang meningkat. Hal ini menjadi alasan mengapa kita bisa menjadi sangat bahagia ketika sedang jatuh cinta. Rasanya seperti dunia menjadi milik berdua serta apa yang kita lihat dan pikirkan hanyalah dia,” tutur Ellyana Dwi Farisandy, M.Psi., Psikolog

Menurut Pshycology Today, ketika kita pertama kali jatuh cinta, rasa ketertarikan ini didorong oleh perubahan kimia pada otak, termasuk:

  • Peningkatan dopamin yang memotivasi kita untuk mencari dan mempertahankan hubungan dengan pasangan,
  • Meningkatkan norepinefrin yang memberi kita dorongan kegembiraan, kegugupan, energi, dan motivasi untuk mengejar pasangan. Ini juga menghasilkan gejala fisik seperti jantung berdebar kencang, kulit yang memerah, telapak tangan yang berkeringat,
  • Serotonin menurun yang dapat meningkatkan mood. Ini merupakan neurotransmitter penting yang dapat mengatur suasana hati, hasrat seksual, nafsu makan, tidur, memori, perilaku sosial, dan pembelajaran.

Apa yang Membuat Cinta Dapat Bertahan Lama?

Foto: www.freepik.com

Ketika pasangan mencapai tahap keterikatan dan komitmen jangka panjang yang juga dikenal sebagai companionate love. Dalam hal ini, kedua pasangan percaya bahwa hubungan mereka akan bertahan untuk jangka panjang.

Keterikatan diperkuat karena adanya pelepasan oksitosin dan vasopressin selama keintiman dan perilaku yang penuh dengan kasih sayang.

Selain itu, juga terdapat pelepasan neuropeptide yang sama seperti ketika kita membentuk ikatan dengan ibu.

Apa Saja Jenis-jenis Cinta?

perbedaan cinta dan sayang
Foto: www.freepik.com

Cinta dari ibu mungkin menjadi salah satu jenis cinta yang kita alami dalam hidup. Menurut Psikolog Robert Sternberg, berbagai jenis cinta akan melibatkan jumlah keintiman yang berbeda, mulai dari kepercayaan, kehangatan, kedekatan, gairah, dan komitmen.

Dalam teori segitiga cinta, terdapat tujuh jenis cinta yang utama, yakni:

  • Friendship, jenis cinta ini adanya kehangatan dan kedekatan dengan orang lain (intimacy), tetapi tidak ada gairah yang kuat atau komitmen jangka panjang.
  • Infatuation merupakan cinta pada pandangan pertama (gairah), namun kurangnya keintiman dan komitmen, di mana cinta yang menggebu-gebu namun bisa menghilang secara tiba-tiba.
  • Empty love yang terdapat komitmen namun hubungannya tidak memiliki keintiman dan gairah.
  • Romantic love, adanya keintiman dan gairah tetapi tidak terdapat komitmen.
  • Companionate love yang terdapat keintiman dan komitmen tetapi di dalam hubungannya tidak memiliki gairah.
  • Fatuous love, komitmen yang dimotivasi terutama oleh gairah, namun tidak memiliki keintiman di dalamnya.
  • Consummate love, hubungan ideal yang melibatkan ketiga elemen yakni keintiman, gairah, dan komitmen.

Ketika hubungan mulai berkembang, berbagai jenis cinta pun mungkin akan hadir pada tahap yang berbeda.

Bagaimana Keterikatan Dapat Memengaruhi Hubungan Romantis?

Foto: www.freepik.com

Ikatan dan keterikatan awal yang kita bentuk dengan orang tua ketika masih muda, dapat menjadi kunci dalam membntuk hubungan romantis di kemudian hari.

Dalam hubungan romantis orang dewasa, ketika kita merasa aman dan tentram dalam hubungan, serta memiliki pasangan yang responsif, biasanya akan memiliki hubungan romantis yang aman.

Di sisi lain, orang-orang yang membentuk jenis keterikatan tidak aman yang dikenal sebagai penghindaran, mungkin juga merasa tidak terlalu dekat dengan pasangan.

Lantas, bisakah kita kembali mencintai seseorang?

Seiring berjalannya waktu, setiap orang akan tumbuh dan berubah. Bisa saja perubahan ini akan terjadi pada hubungan, ketika merasa jenuh dan ingin menyerah.

Dalam Psychology Today, Isadora Alman, M.F.T terapis seks, pernikahan, dan keluarga menyarankan untuk memperbaiki hubungan yang dimiliki. Perhatikan baik-baik pasangan dan ingatlah apa yang membuatmu tertarik kepadanya.

Kamu juga bisa melemparkan rayuan atau gombalan, memuji, memberikan hadiah, atau melakukan sesuai yang baru secara bersama-sama.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Perbedaan cinta dan sayang memang bisa dilihat secara signifikan. Di mana sayang sering kali dikaitkan dengan intimacy, sedangkan cinta memiliki bentuk yang lebih kompleks. Cinta jangka panjang akan melibatkan komitmen.

Jika kamu dan pasangan ingin mempertahankan ikatan yang dimiliki, mungkin akan memiliki hubungan yang kuat dan dan berusaha menjaga perasaan cinta agar tetap hidup.