Ingin Berat Badan Berkurang Saat Tidur? Minum Teh Ini, Kata Sebuah Studi

teh oolong
Foto: www.unsplash.com

Ada banyak manfaat teh hijau menurut berbagai penelitian, tapi masih sedikit tentang teh oolong. Sebuah studi baru memperlihatkan bahwa minum due gelas teh ini setiap hari bisa membantu meningkatkan penghancuran lemak saat kita tidur. Wow.

Memang sih, semua teh berasal dari tanaman yang sama, yakni Camellia sinensis, tapi level oksidasi (reaksi kimia yang membuat daun teh menghitam), berbeda. Jika teh hilang tidak mengalami proses oksidasi dan teh hitam sepenuhnya mengalaminya, maka teh oolong hanya sebagian.

Apa yang Ingin Dilakukan Penelitian Ini?

"Sama seperti semua teh, oolong mengandung kafein, yang memengaruhi metabolisme energi dengan meningkatkan detak jantung. Mesk begitu, banyak studi memperlihatkan bahwa konsumsi teh juga meningkatkan penghancuran lemak, terlepas dari kandungan kafeinnya," kata Professor Kumpei Tokuyama, salah satu peneliti. Nah, hal inilah yang ingin diselidiki oleh peneliti dari Universitas Tsukuba, yakni efek konsumsi teh ini pada metabolisme lemak.

Hasilnya? Para peneliti menemukan bahwa baik teh ini dan kafein murni meningkatkan penghancuran lemak hingga 20% pada partisipan sehat. Dan efek ini terus berlanjut saat partisipan tidur. Menariknya, tidak ada indikasi partisipan mengeluarkan energi yang berlebih, yang mengindikasikan bahwa terjadi toleransi terhadap efek stimulasi terhadap kafein selama dua minggu masa studi.

Oleh karena kurang tidur bisa berdampak metabolisme energi, dan karena kafein bisa membuat sulit tidur, para peneliti ini juga mengamati pola tidur para partisipan. Hebatnya, tidak ada perbedaan signifikan pada pola tidur atau waktu yang dibutuhkan partisipan untuk tidur. Ini terjadi pada baik partisipan yang minum teh ini dan placebo. Ini artinya, minum teh ini tidak membuatmu kesulitan tidur nyenyak.

Baca Juga :  9 Tren Makanan 2021 yang Akan Kamu Lihat Di Mana-Mana

Apakah ini Berarti Kita Harus Minum Teh Oolong?

Jadi, apakah disarankan untuk meminum teh ini, apalagi jika ingin mengurangi sedikit berat badan setelah makan gila-gilaan setelah Tahun Baru? Bisa jadi, kata Profesor Tokuyama.

"Efek stimulasi teh oolong pada penghancuran lemak selama tidur bisa memiliki relevansi klinis dengan pengendalian berat badan. Akan tetapi, kami masih perlu meneliti apakah efek yang diobservasi selama dua minggu ini bisa diterjemahkan pada pengurangan lemak untuk waktu lebih panjang. Selain itu, kami ingin meneliti teh oolong tanpa kafein untuk lebih memahami efek kafein dibandingkan komponen lainnya, yang akan membantu kami mengerti bagaimana sebenarnya teh oolong membantu penghancuran lemak."

Selanjutnya: 7 Manfaat Kopi Bagi Kulit.