15 Novel dengan Cerita Cinta Romantis yang Pasti Membuat Hati Meleleh

cerita cinta romantis
Foto: Istimewa

Untuk kamu yang butuh istirahat dari rutinitas dan menggantinya dengan cerita cinta romantis —kamu berada di laman yang tepat. Entah kamu sedang mencari pasangan, masih jomblo atau sudah punya pasangan, membaca sebuah kisah cinta yang mengharu-biru pasti bisa membuatmu senang. Bahkan ketika cerita cinta romantis itu berakhir tragis. 

Namun, oleh karena (terkadang) yang paling penting adalah kisah cintanya, novel bagus dengan akhir bahagia atau sedih semua wajib dibaca. Benar ‘kan? Berikut adalah daftar 15 buku dengan cerita cinta romantis yang membuatmu bahagia, senang, sedih, menangis, mewek, hati meleleh dan meratap pada saat yang bersamaan.

Never Let Me Go | Kazuo Ishiguro

Foto: www.amazon.com

Jika kamu suka cerita science fiction tapi juga menikmati romansa, Never Let Me Go harus ada di dalam daftar bacaanmu. Dinarasikan oleh Kathy (sekarang berusia 31 tahun), novel ini menceritakan tentang kehidupan masa sekolahnya dan hubungannya dengan dua orang temannya, Ruth dan Tommy. 

Di awal cerita, tokoh-tokoh di dalam cerita ini terlihat normal, tapi sebenarnya banyak rahasia mengerikan tentang identitas mereka. Spoiler alert: mereka adalah mahluk clone. Dan meski bukan manusia sungguhan, mereka tetap jatuh cinta dan memiliki hasrat seksual. Penasaran bagaimana akhir dari cerita trio ini? Silakan dibaca salah satu karya terbaik Kazuo Ishiguro ini.

Tidak Ada New York Hari Ini | M. Aan Mansyur

Foto: www.mojokstore.com

Suka dengan puisi-puisi yang bertebaran di film Ada Apa Dengan Cinta 2? Berarti kamu harus memiliki dan membaca buku ini. Novel ini berisikan 31 puisi tentang cinta, patah hati, kerinduan yang dijamin akan membuat hatimu meleleh.

Wuthering Heights | Emily Brontë

Foto: www.bookdepository.com

Jika selama ini kamu hanya menonton filmnya, sudah saatnya menikmati cerita cinta romantis ini dalam bentuk buku. Dan sebagai satu-satunya novel dari Emily Brontë, buku ini sudah terbukti tetap tidak lekang oleh jaman. Diterbitkan pada 1847, di bawah nama penanya, Ellis Bell, Wuthering Heights bercerita tentang penyendiri bernama Heathcliff, yang dijauhkan dari cinta sejatinya, Catherine, karena sosial status dan kematian. 

Cinta mereka memang tragis dan menyedihkan. Namun, hubungan antara Catherine dan Heathcliff tetap menjadi salah satu cerita legendaris yang tetap dijadikan referensi hingga sekarang.

Critical Eleven | Ika Natassa

Foto: www.goodreads.com

Terinspirasi dari istilah dunia aviasi “critical eleven”, novel ini menceritakan kisah Ale dan Anya yang pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit setelah bertemu, Anya kesengsem berat, dan tujuh jam berikutnya duduk bersebelahan dan saling mengenal. Dan delapan menit sebelum berpisah, keduanya yakin seperti ditakdirkan bersama.

Namun, cerita tidak berakhir sampai di situ saja. Lima tahun setelah perkenalan, keduanya menghadapi sebuah tragedi besar dan mulai mempertanyakan apakah 11 menit pertama mereka tersebut adalah sebuah pilihan yang tepat.

Love in the Time of Cholera | Gabriel Garcia Márquez

Foto: www.amazon.com

Novel terbitan 1985 yang ditulis oleh penulis Kolombia pemenang Nobel Gabrial Garcia Márquez akan membuat orang yang paling sinis menjadi orang yang percaya cinta. 

Buku ini mengisahkan dua anak muda yang saling jatuh cinta, tapi ketika si Fermina  memutuskan menikahi orang lain karena duit, si Florentino putus asa. Lalu, 50 tahun, sembilan bulan dan empat hari, Florentino menghadiri pemakaman suami Fermina dan tetap masih mencintainya. Ah, cinta sejati. 

The Light We Lost | Jill Santopolo

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Novel Jill Santopolo ini membuat kita bertanya-tanya: apakah kita bisa benar-benar melupakan cinta pertama? Pasalnya, meski ada begitu banyak tantangan dan kejadian menyedihkan yang membuat keduanya berpisah, cinta Lucy dan Gabe tidak pernah pudar.

Satu pesan saat ingin membaca novel ini: siapkan tisu yang banyak untuk menghapus air mata yang bercucuran tiada henti. FYI, itu air mata kamu sendiri.

Eleanor & Park | Rainbow Rowell

Foto: www.amazon.com

Bahkan jika kamu bukan penggemar genre YA (young adult), wajib membaca buku ini. Novel ini mengisahkan dua remaja—Eleanor dan Park—(sama sekali bukan anak gaul) yang jatuh cinta di awal 1980an. Meski tahu bahwa cinta pertama mereka tidak akan bertahan selamanya, keduanya tidak takut untuk mencoba. Oh, yeah!

Seperti yang dituliskan oleh kritikus buku John Green di New York Times: “Eleanor & Park mengingatkan saya tidak hanya bagaimana rasanya muda dan jatuh cinta pada seorang gadis, tapi juga muda dan jatuh cinta pada buku.” Well, siap-siap merasa kasmaran setelah membaca cerita cinta romantis ini.

Just Kids | Patti Smith

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Cerita romantis biasanya terdapat dalam fiksi, tapi Just Kids berbeda. Buku, yang ditulis oleh penyanyi dan artis Patti Smith, ini menuturkan kisah cinta dan pertemananya dengan fotografer Robert Mapplethorpe saat mereka berusia 20an di New York.

Dan meski buku ini membocorkan banyak rahasia tentang kehidupan artis, sebenarnya ini adalah sebuah surat cinta dari Smith untuk Mapplethorpe. Aw, romantisnya. 

The Notebook | Nicholas Sparks

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Sepertinya buku ini tidak perlu penjelasan yang panjang. Pasalnya, kemungkinan besar (hampir 99%) kamu sudah menonton filmnya (dan mengingat adegan hujan yang legendaris itu). Namun, sejujurnya buku ini sudah laris manis bahkan sebelum Ryan Gosling dan Rachel McAdams terlibat.

Pastinya, tidak hanya akan membuatmu mewek, cerita cinta keduanya akan mengobrak-abrik sisi emosionalmu melebihi permainan roller coaster. Novel ini membuktikan bahwa cinta memiliki kekuatan besar dan mampu menciptakan keajaiban. Wow. Sepertinya, sesuatu yang kita dibutuhkan di 2020.

Me Before You | Jojo Moyes

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Cinta antara dua tokoh (Louisa dan Will) di dalam novel itu tidak dimulai seperti cerita kebanyakan. Bahkan, pada awalnya keduanya saling membenci, hingga kemudian cinta bersemi setelah saling mengenal. Me Before You adalah sebuah cerita cinta romantis modern antara dua orang yang di atas kertas sepertinya tidak akan berhasil, karena mereka sama sekali tidak memiliki kesamaan!

Jadi, jika kamu sedang mencari novel romantis yang relevan dengan generasi milenial, novel ini wajib dibaca. Ohya, buku ini juga sudah dijadikan film yang dibintangi oleh Emilia Clarke dan Sam Claflin.

Pride and Prejudice | Jane Austen

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Tahukah kamu bahwa buku ini diterbitkan pertama kali pada 1813? Tua, tapi super duper relavan dan dicintai sampai sekarang. Hingga membuat sebuah daftar “buku romantis” tidak akan lengkap tanpa memasukkan novel ini.

Karya besar Jane Austen ini tidak hanya menceritakan cerita rumit antara Elizabeth Bennet dan Mr Darcy, tapi juga gambaran dunia ketika pria memegang kekuasan tertinggi dan perempuan tidak dipandang dalam kehidupan sosial. Oh, saking tuanya, buku ini gratis di Kindle!

Great Expectations | Charles Dickens

Cerita cinta romantis
Foto: www.target.com

Pertemanan masa kecil berubah menjadi cerita cinta romantis antara anak yatim bernama Pip dan si cantik Estella. Dan kisah mereka bisa dibilang adalah salah satu cerita cinta paling indah yang pernah ditulis. Pasalnya, setiap karakter digambarkan dengan begitu detail dengan segala masalah dan kerumitan yang mereka.

Setelah membaca novel ini, jangan lupa menonton (lagi) versi adaptasinya yang dibintangi oleh Gwyneth Paltrow dan Ethan Hawke yang tidak kalah menyentuh.

Norwegian Wood | Haruki Murakami

Cerita cinta romantis
Foto: www.goodreads.com

Novel ini sepertinya semakin terkenal di kalangan generasi muda, padahal diterbitkan pada 1987! Kisah tentang nostalgia dan kehilangan cinta ini dituturkan dari perspektif Toru Watanabe, yang mengenang hidupnya saat masih menjadi mahasiswa di Tokyo. Saat itu, dia menjalin hubungan dengan dua perempuan dengan dua kepribadian yang sangat berbeda. Naoko, cantik tapi secara emosional sangat ringkih, dan Midori yang sangat periang dan ramah. Toru pun bingung harus memilih yang mana: apakah masa lalunya atau masa depannya?

Sebuah film adaptasi dengan judul yang sama dirilis pada 2010, yang dibintangi Ken’ichi Matsuyama (Watanabe), Rinko Kikuchi (Naoko) dan Kiko Mizuhara (Midori).

The Fault in Our Stars | John Green

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Siapa bilang buku tentang penyakit kronik tidak bisa membuat kita termotivasi? The Fault in Our Stars, yang menceritakan tentang dua remaja yang bertemu dalam grup pendukung kanker, tidak hanya tentang perjuangan pasien dengan kanker. Tapi juga tentang bahwa cinta bisa tumbuh di mana saja, bahkan di tempat-tempat yang sama sekali tidak kita duga.

Novel ini juga sudah diadaptasi ke film pada 2014 dengan judul yang sama dengan Shailene Woodley dan Ansel Elgort sebagai pemeran utama. Dan film ini juga tidak membuat akan membuatmu kecewa. 

The Hating Game | Sally Thorne

Cerita cinta romantis
Foto: www.amazon.com

Siapa di sini yang pernah memiliki musuh di kantor? Bedanya, di novel ini, cerita persaingan dan permusuhan mereka berubah haluan menjadi sebuah cerita cinta yang romantis. Namun, ciuman pertama akhirnya terjadi setelah melalui kepahitan, perkembangan karakter dan pengenalan satu-sama lain.

Selanjutnya: 15 cerita seksi yang akan membuat jantungmu deg-degan.

podcast button