Tertarik Mencoba Susu Almond? Ketahui 8 Manfaat Ajaibnya Bagi Tubuh

susu almond
Foto: www.unsplash.com

Ketika seseorang memiliki alergi terhadap protein, terkadang hal ini bisa membuatnya menjadi kesulitan untuk memilih makanan. Namun untungnya terdapat susu almond yang bisa dijadikan alternatif untukmu yang ingin menjaga kesehatan.

Manfaat Susu Almond

susu almond
Foto: www.freepik.com

Berikut delapan manfaat mengonsumsi susu almond untuk kesehatan tubuh.

Mengandung nutrisi

Faktanya, susu yang terbuat dari olahan almond memiliki kalori yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi. Namun produk minuman ini juga mengandung beberapa nutrisi. Dalam satu cangkir (240 ml) susu almond menyediakan:

  • Kalori: 39
  • Lemak: 3 gram
  • Karbohidrat: 3,5 gram
  • Protein: 1 gram
  • Serat: 0,5 gram
  • Kalsium 24% dari nilai harian yang disarankan
  • Kalium: 4%
  • Vitamin D: 18%
  • Vitamin E: 110%

Susu almond merupakan salah satu sumber vitamin E yang alami, karena mengandung antioksidan yang larut dalam lemak. Sehingga dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Tak hanya itu, produk ini juga diperkaya dengan kalsium dan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang.

Rendah kalori

Susu almond mengandung 39 kalori yang lebih sedikit dibanding produk susu pada umumnya. Berkat hal tersebut, produk minuman ini menjadi cara yang efektif untuk menurunkan berat badan, terutama jika dikombinasikan dengan olahraga.

Jika kamu berniat untuk menurunkan berat badan, maka cobalah untuk mengganti dua atau tiga porsi susu dengan mengonsumsi susu almond.

Rendah gula

Biasanya, kebanyakan orang akan memakan terlalu banyak gula tambahan yang ada di dalam makanan penutup, minuman, atau lainnya. Ketika kamu sedang berada dalam program mengatur berat badan atau mencegah munculnya risiko penyakit kronis, maka disarankan untuk memilih makanan dan minuman yang rendah gula.

Untungnya, ada susu almond yang diolah tanpa pemanis buatan, yang menyediakan dua gram gula per cangkirnya (240 ml).

Tinggi vitamin E

Secara alami, minuman ini memang kaya akan vitamin E, karena menyediakan 6,33 mg dalam 100 gramnya. Selain itu, biasanya sebagian produk komersial juga menambahkan vitamin E ekstra selama mengolahnya.

Menariknya, vitamin E merupakan antioksidan kuat yang dapat memerangi peradangan dan stres dalam tubuh. Sehingga, dengan asupan vitamin E dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung dan kanker. Serta mungkin dapat memiliki efek yang menguntungkan pada kesehatan tulang dan mata.

Selain itu, vitamin yang satu ini juga dipercaya dapat meningkatkan kinerja otak dan mengurangi risiko penyakit alzheimer.

Sumber kalsium yang baik

Sesungguhnya, susu memang menjadi sumber utama dari kalsium. Namun, karena susu almond sering kali digunakan sebagai pengganti susu sapi, maka beberapa produsen memperkayanya dengan kalsium untuk memastikan orang-orang mendapatkan asupan yang tepat.

Sebab, kalsium merupakan mineral penting yang berfungsi untuk perkembangan dan kesehatan tulang. Selain itu, mikronutrien ini juga dapat mengurangi risiko patah tulang dan osteoporosis.

Diperkaya dengan vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu nutrisi penting yang memiliki peran penting dalam kesehatan, termasuk pada jantung, tulang, dan kekebalan tubuh. Biasanya tubuh dapat memproduksi vitamin ini ketika kulit terkena paparan sinar matahari.

Berkat asupan vitamin D yang cukup, nantinya hal ini akan mencegah tubuh terkena risiko kanker, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, osteoporosis, kelemahan otot, masalah kesuburan, penyakit auto imun, dan penyakit menular.

Untuk mendapatkan asupan alami yang mengandung vitamin D, kamu bisa menemukannya pada susu, sereal, keju, margarin, dan yoghurt.

Bebas laktosa

Intoleransi laktosa merupakan suatu kondisi di mana seseorang tidak mampu mencerna laktosa atau gula yang ada di dalam susu. Biasanya hal ini disebabkan oleh kurangnya laktase, enzim yang bertanggung jawab untuk mencegah laktosa menjadi bentuk yang mudah untuk dicerna.

Umumnya kekurangan ini disebabkan oleh genetika, penuaan, atau kondisi medis tertentu. Biasanya intoleransi ini menyebabkan gejala yang tidak nyaman seperti sakit perut, kembung, dan gas. Untungnya susu almond secara alami bebas akan laktosa, sehingga produk ini menjadi alternatif yang tepat untukmu yang memiliki intoleransi laktosa.

Bebas alergi

Beberapa orang memilih untuk menghindari susu sapi, yang terkadang dikaitkan dengan gaya hidup vegan atau sebagai pilihan kesehatan. Untungnya, susu almond mengandung sepenuhnya nabati yang sangat cocok untuk digunakan sebagai pengganti susu sapi.

Selain itu, susu yang dibuat dari olahan kacang almond ini juga mengandung sedikit protein, sehingga tidak memicu timbulnya alergi pada sebagian orang yang mengalami alergi protein.

Kerugian Mengonsumsi Produk Susu Almond

Foto: www.freepik.com

Meski memiliki banyak manfaat, namun terdapat beberapa kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan ketika ingin mengonsumsi susu almond.

Kurang protein

Perlu diketahui, protein memiliki fungsi penting pada tubuh, mulai dari pertumbuhan otot, stuktur kulit dan tulang, serta produksi enzim dan hormon. Susu almond hanya menyediakan satu gram protein per cangkirnya (240 ml), sementara susu sapi dan susu kedelai masing-masing menyediakan delapan dan tujuh gram protein.

Untuk itu, kamu perlu mengonsumsi bahan makanan sumber lainnya yang mengandung protein tinggi, seperti kacang-kacangan, tahu, tempe, dan produk hewani.

Tidak cocok dikonsumsi bayi

Susu almond hanya menyediakan 39 kalori, tiga gram lemak, dan satu gram protein per cangkirnya, sehingga kadar tersebut tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Untuk itu, disarankan bagi bayi agar tetap mengonsumsi ASI atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan formula susu terbaik untuk perkembangannya.

Mungkin mengandung aditif

Produk olahan ini mungkin mengandung banyak aditif mulai dari gula, garam, dan perasa. Bahan-bahan tersebut diperlukan untuk memengaruhi tekstur dan konsistensi susu. Meski aman untuk dikonsumsi, namun tidak dianjurkan untuk meminumnya dalam jumlah yang sangat tinggi.

Karena menurut sebuah penelitian yang dilakukan lewat ts tabung menemukan bahwa senyawa karagena yang biasa ditambahkan ke dalam susu almond dipercaya dapat mengganggu kesehatan usus.

Cara Memilih Produk Susu Almond

Foto: www.freepik.com

Saat ini, terdapat berbagai produk susu almond yang beredar di pasaran. Namun ketika kamu memutuskan untuk mengonsumsinya, maka pilihlah jenis produk yang tidak mengandung pemanis. Sementara untukmu yang mengikuti diet atau vegetarian, cobalah untuk memilih produk yang diperkaya dengan kalsium serta vitamin D.

Jika kamu berniat untuk membuat susu almond sendiri di rumah, maka berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:

  • 2 cangkir almond (280 gram) yang telah direndam
  • 4 gelas (1 liter) air
  • 1 sendok teh (5 ml) ekstrak vanilla

Pertama, rendam almond di dalam air semalaman, dan tiriskan sebelum digunakan. Selanjutnya, masukkan almond, air, dan vanilla ke dalam blender dan kocok selama satu hingga dua menit hingga kacang tersebut menjadi halus.

Kemudian, tuang campuran tersebut ke dalam saringan yang ditempatkan pada atas mangkuk, lapisi dengan kantong susu kacang atau kain tipis. Pastikan kamu menekannya untuk membiarkan ekstrak susu bisa keluar sebanyak mungkin.

Sejatinya, produk susu yang satu ini dapat dikonsumsi dalam berbagai cara, sama seperti susu pada umumnya. Berikut beberapa inspirasi yang bisa kamu coba ketika ingin menambahkannya ke dalam aturan diet:

  • Mengonsumsinya sebagai minuman bergizi
  • Menambahkannya ke dalam sereal atau oat
  • Mengombinasikannya dengan teh, kopi, atau cokelat panas
  • Dijadikan sebagai smoothie
  • Memasukkannya ke dalam resep pancake
  • Membuatnya menjadi es krim

Kesimpulan

susu almond
Foto: www.freepik.com

Susu almond merupakan alternatif terbaik ketika kamu menghindari susu sapi. Produk yang rendah akan kalori dan mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin E yang tinggi ini cocok untuk dikonsumsi oleh seseorang yang mengalami intoleransi laktosa atau alergi susu.

Tak hanya itu, produk ini juga bisa kamu konsumsi secara langsung atau ditambahkan ke dalam sereal, kopi, hingga dijadikan sebagai es krim. Namun, jika kamu vegetarian atau vegan, pastikan memenuhi asupan protein tidak hanya dari susu almond, tapi sumber makanan lainnya.