Saran Sains: Jangan Bekerja Terlalu Keras!

Foto: www.shutterstock.com

Apa rencanamu hari Senin ini? Bekerja sekeras mungkin sampai-sampai melewatkan jam makan siang? Tidak perlu bekerja terlalu keras, ya—setidaknya itu saran dari sains.

Menurut sebuah penelitian berusaha terlalu keras di tempat kerja ternyata memiliki efek negatif pada kariermu. Yeaaay! Siapapun yang berada di balik penelitian ini, sepertinya patut diberi medali penghargaan.

Penelitian ini menyimpulkan…

Menggunakan data lebih dari 50.000 orang, para peneliti di Universitas London menganalisa dampak “intensitas kerja” atau usaha yang kamu tumpahkan pada pekerjaan terhadap kestabilan kerja, promosi, dan kesehatan.

Menariknya, mereka menemukan bahwa para penggila kerja tidak selalu mendapatkan upah atas kerja-keras-banting-tulang-bagai kuda yang dilakukannya. Pada kenyataannya, seperti yang dilaporkan The Cut, peningkatan intensitas kerja diasosiasikan dengan gejala inferioritas. Dengan kata lain, bos kamu itu belum tentu terkesan dengan pekerjaanmu. Bisa jadi mereka menganggap bahwa apa yang sedang kamu lakukan adalah sebuah usaha “menjilat”. Wedew!

Tahukah kamu apa yang lebih dihargai oleh bosmu? Kerja keras saat dibutuhkan, misalkan karena ada sebuah proyek tertentu yang sedang berlangsung dan memang membutuhkan totalitas kerja.

Ini artinya…

Bukan berarti penelitian ini memberikan ijin untuk malas-malasan setiap hari, sih. Hanya untuk mengingatkan bahwa: stres dan rasa lelah akibat terlalu serius bekerja terkadang tidak sebanding dengan manfaat yang diterima.

Meski kehidupan modern sepertinya mengajarkan untuk kerja lebih keras, berprestasi lebih banyak, dan online 24/7—tetap saja kesehatan lebih penting.

Jadi, tetaplah bekerja dengan semangat hari ini, ya! Jika memungkin pulang tepat waktu dan manjakan diri dengan aktivitas lain (olahraga, ngobrol dengan keluarga/teman, baca, dll) yang membuatmu senang!

Rekomendasi Belanja

HAPPYFIT High Quality Digital Jump Rope
The Institute – Stephen King
Glass Infuser Bottle 
Svarga Yoga Wheel
Mary Berry’s Quick Cooking

Pssst… jangan lupa untuk mengelilingi diri dengan orang-orang positif. Ini alasannya menurut psikolog.

podcast button