Malas Pakai Masker? Studi Baru Bilang Ini Alasan Kamu Harus Memakainya

Foto: www.rawpixel.com

Jika masih ragu dan ogah pakai masker saat belanja atau berada di area publik—sebuah hasil studi baru menyatakan bahwa benda tersebut fungsinya sangat krusial.

Apa yang Diteliti Penelitian Baru Ini?

Sebuah studi baru yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) minggu lalu, membuktikan betapa banyaknya cairan droplet yang kita keluarkan saat berbicara lantang dan berapa lama droplet tersebut berada di udara. FYI, penelitian merupakan lanjutan dari studi sebelumnya yang diterbitkan di New England Journal of Medicine.

Untuk mencari tahu jumlah droplet dan durasinya bertahan di udara, para peneliti meminta seseorang untuk mengulang perkataan “stay healthy” selama 25 detik dan menghadap sebuah kotak. Di depan mulut individu ini, terdapat dinding cahaya yang akan merekam dan mengukur droplet yang keluar.

Hasilnya? Yikes! Orang tersebut mengeluarkan sekitar 2.600 cairan droplet kecil setiap detik dia berbicara. Itu hanya berbicara dua kata! Jadi, bisa dibayangkan berapa banyak droplet yang keluar ketika seorang introver berbicara blak-blakan selama 45 menit.

Dan meski sejumlah droplet mengering dalam hitungan detik, tidak sedikit yang tetap berada di durasi dalam durasi yang cukup lama.

Para peneliti menjelaskan bahwa studi ini memperlihatkan “kecepatan berbicara normal bisa memproduksi airborne droplet yang bisa tetap bertahan di udara selama 10 menit atau lebih dan pada dasarnya bisa menularkan penyakit di tempat tertutup.” Yikes.

Bagaimana Meminimalisir Droplet Menulari Orang Lain?

Untungnya, hal tersebut bisa dihindari jika seseorang pakai masker atau penutup wajah. Dan memakai masker juga sangat efektif bagi mereka yang tidak memperlihatkan gejala-gejala sakit. Pasalnya, bisa jadi kamu sudah terinfeksi virus COVID-19, menularkannya, dan menyebarkannya tanpa kamu sadari. Mengerikan, ya.

 “Tujuan menggunakan penutup wajah untuk melindung orang lain dari kamu, bukan kamu dari orang lain,” tulis Bruce Y. Lee, profesor kebijakan dan manajemen kesehatan dari City University of New York, di Forbes. “Karena sebenarnya, tidak semua hal harus selalu tentang kamu.” Ouch.

Jadi, tetaplah pakai masker saat keluar rumah dan berada di area publik. Dan jangan lupa untuk memakainya dan melepaskannya dengan benar. Tips melepaskan masker: lakukan dengan hati-hati dan pastikan bagian luar tidak menyentuh wajah. Lalu, cuci tangan dengan benar.

Selanjutnya: Jika kamu sedang berencana membeli masker kain, coba cek daftar ini.