Wajib Tahu: Sederet Manfaat Bekam Untuk Kesehatan Tubuh

manfaat bekam untuk kesehatan
Foto: www.freepik.com

Sebuah pertanyaan: pernahkah kamu melakukan terapi bekam? Meski termasuk ke dalam pengobatan alternatif, terdapat manfaat bekam untuk kesehatan yang membuatnya banyak digemari oleh banyak orang.

Mulai dari mengurangi rasa sakit hingga mengeluarkan racun dalam tubuh, manfaat bekam untuk kesehatan ini bisa diperoleh dengan dua cara, yakni bekam kering dan basah.

Jika tertarik ingin melakukan terapi bekam untuk pertama kalinya, maka terus gulir artikel ini sampai habis untuk mengetahui manfaat dan efek samping dari pengobatan tradisional bekam.

Apa Itu Bekam?

manfaat bekam untuk kesehatan
Foto: www.canva.com

Bekam merupakan terapi alternatif dengan menempatkan cangkir khusus yang dapat mengeluarkan racun atau darah kotor.

Cangkir tersebut nantinya diletakkan di bagian tubuh tertentu, mulai dari punggung, perut, lengan, atau kaki, yang dapat menghasilkan tekanan dan menarik kulit.

Banyak yang percaya bahwa terapi bekam dapat menyeimbangkan yin dan yan dalam tubuh. Dengan mengembalikan keseimbangan antara energi negatif dan positif, maka bisa membantu ketahanan tubuh terhadap bakteri dan meningkatkan aliran darah serta mengurangi rasa sakit.

Terapi bekam ini nantinya akan meningkatkan sirkulasi darah di area cangkir yang ditempatkan. Ini bisa meredakan ketegangan otot yang dapat meningkatkan aliran darah secara keseluruhan.

Karenanya, banyak orang yang melakukan bekam untuk mengatasi berbagai kondisi., seperti meredakan rasa sakit di bagian tubuh tertentu.

Apakah Manfaat Bekam untuk Kesehatan?

Foto: www.canva.com

Pengobatan alternatif yang berasal dari Timur Tengah dan Tiongkok ini telah dipraktikkan selama ribuan tahun silam. Sehingga dipercaya terdapat berbagai manfaat bekam untuk kesehatan.

Menurut sebuah studi, terapi bekam memiliki manfaat yang dapat mengatasi berbagai kondisi yang dikategorikan sebagai penyakit lokal atau sistematis.

Terapi ini juga dianggap dapat meringankan gejala dengan meningkatkan sirkulasi darah perifer yang dekat dengan kulit, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Berikut beberapa manfaat bekam untuk kesehatan:

  • Membantu mengalirkan darah
  • Meningkatkan metabolisme anaerobik lokal
  • Mengurangi peradangan
  • Meningkatkan imunitas seluler
  • Mengatasi migrain
  • Mengurangi nyeri otot di bagian leher, panggul, dan kaki
  • Merangsang sistem kekebalan tubuh dengan peradangan lokal buatan

Sebuah penelitian menyatakan bahwa efek mekanis bekam dapat meningkatkan aliran darah dan meregangkan jaringan di bawahnya. Selain itu, terapi ini juga dapat mencegah peradangan pembuluh darah.

Karena bisa merangsang imun, maka bekam juga dapat menghilangkan racun. Meski manfaat ini cukup menjanjikan, namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

Apa Saja Jenis-Jenis Bekam?

Foto: www.freepik.com

Sebelum terapi bekam, awalnya terapis akan memasukkan bahan khusus ke dalam cangkir dan membakarnya. Ketika api mati, nantinya cangkir akan segera ditempelkan ke atas permukaan kulit.

Baca Juga :  8 Manfaat Ketumbar yang Baik Bagi Kesehatan Tubuh

Saat udara di dalam cangkir mulai mendingin, nantinya udara akan menarik kulit dan otot dan pembuluh darah pun akan melebar dan kulit akan memerah. Untungnya kini telah hadir alat bekam modern yang terbuat dari pompa karet.

Perlu diketahui bahwa terdapat dua jenis terapi bekam yang bisa dilakukan, yakni:

Bekam kering

Dalam bekam kering, biasanya terapis hanya akan melakukan metode isap. Di mana nantinya membiarkan cangkir menempel pada permukaan kulit dalam beberapa waktu.

Bekam basah

Sementara pada bekam basah, terapis akan mengangkat cangkir dan membuat sayatan kecil pada kulit bekas bekam, yang bertujuan untuk mengeluarkan darah.

Nantinya cangkir kembali diletakkan di tempat semula selama beberapa menit. Setelah selesai, bagian yang terluka ini akan diolesi dengan salep antibiotik dan ditutup menggunakan perban.

Apa yang Harus Dipersiapkan Ketika Bekam?

Foto: www.freepik.com

Tak jarang, bekam dilakukan dengan perawatan akupunktur. Sehingga untuk mendapatkan hasil terbaik, kamu bisa berpuasa selama dua hingga tiga jam sebelum sesi bekam.

Di awal, terapis akan menanyakan gejala apa yang tengah dialami olehmu. Kemudian dilanjutkan dengan meletakkan cangkir di permukaan kulit.

Nantinya kamu akan merasakan sensasi kulit yang tertarik. Lalu terapis mungkin akan memberikan waktu untuk beristirahat selama beberapa menit sebelum mengeluarkan cangkir tersebut.

Setelahnya, kulit akan berubah warna menjadi merah dan terlihat memar. Dan yang paling penting, pastikan kamu telah berkonsultasi dengan terapis terkait jenis bekam yang akan dilakukan.

Meski aman untuk dilakukan, namun perlu diingat bahwa terapi bekam tidak bisa dilakukan secara bebas. Terdapat beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk melakukan bekam, yakni:

  • Ibu hamil
  • Anak-anak
  • Wanita yang tengah menstruasi
  • Kulit yang terbakar sinar matahari
  • Mengalami trauma
  • Seseorang yang mengonsumsi obat pengencer darah
  • Kulit yang terkena eksem

Selain itu, pengobatan alternatif bekam juga harus dilakukan oleh terapis yang memiliki kompetensi. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya risiko penyakit lain.

Adakah Efek Samping dari Bekam?

manfaat bekam untuk kesehatan
Foto: www.canva.com

Meski terdapat berbagai manfaat bekam untuk kesehatan, namun terapi ini juga bisa menimbulkan efek samping. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa dialami selama perawatan bekam dan setelahnya:

  • Bekas tanda melingkar yang berasal dari cangkir
  • Kulit yang berubah warna
  • Pusing
  • Berkeringat
  • Mual
  • Sakit di area sayatan ketika memilih bekam basah

Selain itu, bisa juga timbul risiko memar atau jaringan parut pada kulit. Jika kamu mengalami masalah tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan terapis, supaya nantinya bisa diatasi dengan tepat.

Kesimpulan

manfaat bekam untuk kesehatan
Foto: www.canva.com

Bekam merupakan pengobatan tradisional dengan metode yang unik yakni menggunakan cangkir untuk menghisap racun dalam tubuh.

Terapi ini juga dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi rasa sakit. Berkat hal tersebut, banyak orang yang tertarik untuk melakukan terapi bekam.

Baca Juga :  Ini 12 Cara Menjaga Kesehatan Yang Bisa Kamu Terapkan Sekarang Juga