11 Aneka Jajanan Tradisional Terenak Yang Sering Ditemui Di Pasar

Foto: www.canva.com

Berbicara tentang kuliner Indonesia, rasanya tidak akan pernah habis, karena setiap daerah memiliki makanan khasnya masing. Tak ketinggalan, terdapat jajanan pasar yang beragam dan sering dijadikan sebagai camilan, baik dikonsumsi sehari-hari atau ketika upacara keadatan.

Varian rasa dari makanan tradisional ini pun memiliki banyak varian rasa dan bentuk. Mungkin jajanan pasar yang paling sering kamu temui di antaranya kue lapis, risol, atau bubur sumsum.

Berikut 11 aneka jajanan tradisional yang bisa dengan mudah kamu temukan di pasar atau pedagang keliling.

Risol

Foto: www.pinterest.com/brilicious.brilio.net

Makanan tradisional ini dibuat dari lapisan kulit yang terbuat dari adonan tepung cair yang didadar. Kemudian, biasanya diisi dengan beberapa bahan, digulung, kemudian dilapisi tepung roti sebelum digoreng.

Umumnya, terdapat tiga varian risol yakni risol sayuran, daging dan rogut, hingga risol mayo. Tak jarang, beberapa orang menjadikan jajanan ini untuk mengganjal perut di pagi hari.

Menariknya, kamu bisa menemukan risol dengan mudah. Baik ketika berbelanja di pasar tradisional atau membelinya di pedagang keliling.

Pastel

Foto: www.sajiansedap.grid.id

Biasanya di mana ada risol, maka di situ juga terdapat pastel. Salah satu makanan tradisional ini terbuat dari tepung yang dibuat menjadi adonan padat yang ditipiskan.

Kemudian di dalamnya terdapat isian dan setelahnya dibentuk menyerupai kerang. Bahan isian dari jajanan ini bisa terdiri dari kentang, wortel, dan terkadang berisi bihun.

Jajanan tradisional ini juga terkadang dipasarkan dalam berbagai jenis, mulai dari basah, kering, dan pastel tutup.

Lumpia

Foto: www.endeus.tv

Jajanan tradisional khas Semarang ini, hampir sama seperti risol dan lumpia yang terdiri dari kulit dan isian. Umumnya kulit lumpia akan lebih garing dari risol.

Isian dari makanan ini terdiri dari rebung atau bihun. Dan biasanya disajikan dalam bentuk lumpia basah dan lumpua goreng.

Klepon

Foto: www.pinterest.com/Atika Sumarsono

Kue yang disajikan dengan warna hijau ini, mengandung kelapa parut. Biasanya jajanan ini berbentuk bola-bola kecil yang diselimuti oleh kelapa parut putih.

Isi dari klepon terdiri dari gula merah yang lumer, sehingga akan terasa manis dan kenyal. Serta paling nikmat untuk disajikan dengan teh hangat.

Cara membuat jajanan ini terbilang cukup mudah, yakni dengan merebus adonan tepung ketan berbentuk bola-bola. Namun, camilan ini juga banyak dijajakan di pasar.

Lemper

Foto: www.resepkoki.id

Berbicara tentang jajanan pasar, maka kamu tidak boleh melewatkan lemper. Makanan tradisional ini dibuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan.

Setelah matang, biasanya akan diberi tambahan abon atau tumisan ayam sebagai bahan isiannya. Selanjutnya, makanan ini dibungkus dengan menggunakan daun pisang.

Karena terbuat dari beras ketan, jajanan ini juga sering dipilih sebagai camilan yang dapat mengatasi rasa lapar.

Baca Juga :  Bagaimana Mengetahui Makanan Mengandung Rendah Kalori?

Dadar Gulung

Foto: www.resepkekinian.com

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi ketika menemukan camilan berwarna hijau yang satu ini. Kue yang sering disebut dengan dadar gulung ini memiliki rasa yang manis yang berasal dari campuran kelapa parut dan gula merah.

Kemudian bahan dasar dari jajanan ini terbuat dari terigu yang didadar tipis dan berwarna hijau. Warna hijau ini diperoleh dari pewarna alami yakni daun suji.

Dengan teksturnya yang kenyal, menjadikan makanan ini sangat terasa lezat untuk dinikmati. Apalagi jika kamu memakannya di sore hari sambil menikmati secangkir teh hangat.

Onde-Onde

Foto: www.masakapahariini.com

Jajanan tradisional ini memiliki bentuk yang unik. Di mana berbentuk menyerupai bola-bola kecil yang dilapisi dengan biji wijen.

Rasa dari makanan ini sangat kenyal, gurih, dan manis. Apalagi di dalamnya terdapat isian kacang hijau halus dan gula.

Bubur Sumsum

Foto: www.indonesia.travel

Bubur sumsum adalah makanan yang berbentuk cair dan lembut. Soalnya, bahan utama dari makanan tradisional ini terdiri dari tepung beras dan gula merah cair sebagai kuahnya.

Tepung beras ini dimasak sampai lunak hingga menjadi bubur. Kemudian ditambahkan kuah untuk membuatnya terasa manis saat dimakan.

Cenil

Foto: www.resepedia.id

Terbuat dari tepung tapioka, tepung terigu, dan kelapa parut, jajanan ini berukuran kecil dan terdiri dari warna merah, hijau, dan kuning.

Biasanya cenil ini akan ditambahkan parutan kelapa di atasnya dan gula merah cair, serta disajikan di atas daun jati.

Kue Putu

Foto: www.pinterest.com/menuresepkue.com

Makanan tradisional yang terbuat dari tepung beras ini memiliki isian gula jawa di dalamnya. Bentuk dari jajanan ini juga sangat unik karena menyerupai tabung.

Sebab, cara memasak kue putu adalah dengan memasukkan tepung beras dan gula jawa ke dalam tabung berbentuk bambu. Tabung ini nantinya akan dikukus di atas wadah yang dipanaskan.

Nagasari

Foto: www.sajiansedap.grid.id

Jenis kue salah ini terbuat dari tepung beras, tepung sagu, santan, dan gula. Campuran tersebut dibuat menjadi adonan kental dan kemudian diberi isian pisang.

Biasanya pisang yang digunakan adalah pisang raja yang berukuran besar. Kemudian, jajanan ini dibalut dengan daun pisang dan dikukus hingga matang.

Tak jarang, kamu bisa menemukan makanan tradisional ini saat upacara adat. Jangan lupa untuk menyantapnya selagi hangat.