Cuka Apel 101: Apakah Aman Dipakai dan Cara Penggunaannya

cara pakai cuka apel
Foto: www.stocksy.com

Ah, cuka apel—memang menjadi produk kesayangan bagi sebagian orang. Dengan berbagai manfaatnya, tidak heran jika menjadi barang yang wajib ada di rumah, dan membuat kita rela memiliki parfum aroma salad dressing. Apakah sebenarnya cuka apel, dan tidak kalah pentingnya: bagaimana cara pakai cuka apel? Baca penjelasan ini sampai habis.

Apa Sebenarnya Cuka Apel?

Foto: www.rawpixel.com

Cuka apel berasal dari buah apel yang dihancurkan, disuling dan kemudian difermentasikan.

Menurut William Kormos, M.D., Editor in Chief dari Harvard Men’s Health Watch, cuka apel mengandung asam asetat, yang ditemukan bias mengurangi penyerapan zat tepung dan memperlambat pencernaan. Dan ini bisa menyebabkan kita merasa kenyang.

“Meski memiliki efek ini, dalam sebuah studi, penurunan level gula darah di pagi hari setelah meminum dua sendok makan cuka apel malam sebelumnya cukup kecil. Studi-studi tentang penurunan berat badan dan penekanan nafsu makan sebagian besar melibatkan tikus, jadi masih membutuhkan bukti lebih lanjut untuk mengetahui keefektifannya pada manusia,” tulisnya.

Apakah Cuka Ini Mengurangi Berat Badan?

cara pakai cuka apel
Foto: www.freepik.com

Ada banyak “katanya” tentang manfaat cuka apel. Misalnya, tentang katanya cuka apel bisa mengurangi berat badan.

Robert H. Shmerling, MD, ahli kesehatan dari Harvard Health Publishing, menuliskan bahwa memang ada sejumlah studi yang meneliti tentang kaitan asam asetat dengan pengurangan jumlah lemak dan peningkatan metabolisme.

“Satu studi yang sering kali dikutip orang adalah uji coba yang dilakukan pada 2009 terhadap 175 yang mengonsumsi minuman yang mengandung 0,1 atau 2 sendok makan cuka apel setiap hari,” tulisnya.

Dan apa hasil studi tersebut? Setelah tiga bulan, mereka yang mengonsumsi cuka mengalami penurunan berat badan yang tidak terlalu signifikan (sekitar 2 sampai 4 pon; atau sekitar 1 sampai 2 kg). Partisipan dalam kelompok cuka ini juga mengalami penurunan level triglyceride (jenis lemak di dalam tubuh). Hal ini jika dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi cuka.

Dan ada beberapa studi lagi, termasuk sebuah studi yang melibatkan 39 partisipan dan membaginya menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengikuti diet rendah kalori tanpa cuka apel, kelompok lain mengadopsi diet rendah kalori dengan cuka apel. Kedua grup menjalani diet ini selama 12 minggu.

“Meski kedua grup mengalami penurunan berat badan, grup cuka apel mengalami penurunan berat badan yang lebih banyak. Namun sama seperti studi-studi sebelumnya, studi ini berskala kecil dan dilakukan dalam jangka pendek,” tegasnya.

Bagaimana Manfaat Cuka Apel pada Kulit?

cara pakai cuka apel
Foto: www.freepik.com

Meski masih membutuhkan banyak bukti ilmiah, Dr. Michele Green, seorang dermatolog dari New York mengatakan bahwa karena cairan ini memiliki manfaat bagi kulit. Berikut beberapa di antaranya:

  • Menyeimbangkan pH kulit. Hal ini disebabkan karena cuka apel bisa membantu menyeimbangkan keseimbangan pH pada permukaan kulit luar, sehingga fungsi kulit menjadi lebih maksimal. Misalnya, kulit akan memproduksi jumlah minyak yang lebih tepat.
  • Mengeksfoliasi kulit. Menurutnya, cuka apel mengandung malic acid, yang mirip dengan alpha hydroxy acid yang bisa membersihkan pori-pori tersumbat dan menyingkirkan bakteri.
  • Mengurangi blackhead. Jika dicampurkan dengan baking soda dan air, cuka apel bia mengeksfoliasi dan mengurangi blackhead.
  • Mengatasi hiperpigmentasi. Lagi-lagi ini berkat jasa malic acid yang bisa mengurangi isu hiperpigmentasi.

Bagaimana Cara Pakai Cuka Ini Jika Diminum?

cara pakai cuka apel
Foto: www.rawpixel.com

Kormos menjelaskan bahwa biasanya cuka apel tidak berbahaya, tapi memang perlu diperhatikan cara pemakaiannya.

“Cuka yang tidak ditambahkan dengan air bisa merusak enamel gigi, dan seharusnya tidak digunakan untuk memutihkan gigi,” tegasnya.

Bagaimana cara pakai cuka apel jika dipakai untuk diet? Shmerling juga menekankan pentingnya untuk mengencerkan cuka apel. Dan karena dikabarkan bisa memberi dampak negatif pada level potasium, “orang yang mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi potasium harus hati-hati,” sarannya. Plus, cuka bisa mengubah level insulin, jadi “orang dengan dibetes harus hati-hati saat melakukan diet cuka tinggi.”

Intinya, jangan pernah meminumnya langsung. Pastikan mengencerkannya sebelum diminum, dengan prinsip: satu sendok cuka dengan minimal satu gelas air. Atau gunakan sebagai salad dressing.

Bagaimana Cara Pakai Cuka Apel Jika Diaplikasikan pada Kulit?

Foto: www.freepik.com

“Internet menjadi sumber kesalahan informasi yang menyatakan bahwa cuka apel adalah metode ‘alami’ untuk meghilangkan tahi lalat yang tidak diinginkan. Meski tahi lalat tersebut mungkin hilang, tapi luka dan pigmentasi kulit tiak hilang, dan cuka bahkan bisa membakar kulit,” jelas Kormos.

Dengan kata lain, tetapi encerkan cuka apel jika kamu ingin mengaplikasikannya ke kulit, terutama jika kamu memiliki kulit yang sensitif. Untuk rasionya adalah 1:4, satu bagian cuka apel dengan empat bagian air.

Satu lagi, meski malic acid cenderung lebih lembut dibandingkan kebanyakan AHA yang membuat cuka apel aman untuk semua jenis kulit, pastikan untuk melakukan patch test pada bagain tersembunyi kulit sebelum memakainya (misalnya di bawah garis rahang). Mengapa? Karena sejumlah komponen di dalam apel cuka bisa mengiritasi dan mengeringkan kulit, dan membakar kulit. Dan jangan langsung mengaplikasikannya setia hari, mulailah dengan sebanyak dua atau tiga hari dalam seminggu.

Atau untuk lebih amannya, konsultasikan dengan dermatolog sebelum menggunakan cuka apel pada kulit.

Bagaimana Cara Menyimpan Cuka Ini?

cara pakai cuka apel
Foto: www.rawpixel.com

Coba cek kemasan cuka apel di rumah, kemungkinan besar akan ada tanggal kedaluwarsa. Meski begitu, menurut Molly Knudsen, M.S., RDN, seorang ahli gizi, cuka apel aman dikonsumsi setelah tanggal tersebut. Alasannya, karena cuka apel merupakan produk yang bisa mengawetkan dirinya sendiri, sehingga tidak ada istilah “basi”.

Namun, sering bertambah umurnya dan sering kali dibuka-tutup, cuka apel akan menua dan mengalami proses oksidasi yang membuat rasa, warna dan bentuknya berubah. Akan tetapi, sekali lagi, cenderung aman untuk digunakan.

Mengingat hal itu semua, apakah ada tempat paling aman menyimpan cuka apel? Kulkas, mungkin? Tidak harus. Kamu dipersilakan menyimpannya di kulkas jika memang ingin menikmatinya atau memakainay dalam kondisi dingin.

Untuk memperlambat proses penuaannya, kamu bisa menyimpannya di area gelap, sejuk dan kering. Dan ingin untuk selalu menutup botolnya dengan kencang.

Rekomendasi Produk Cuka Apel

cara pakai cuka apel
Bragg – Apple Cider Vinegar
dpHUE – Apple Cider Vinegar Hair Rinse
Herbivore Prism – Exfoliating Glow Potion by Herbivore
S.W. Basics – Toner
Hello Cider – Apple Cider Vinegar Face Toner Pads
Freeman – Cleansing Apple Cider Vinegar Clay Mask + Scrub
Aveeno – Apple Cider Vinegar Blend Shampoo
Boscia – Resurfacing Treatment Toner with Apple Cider 

Selanjutnya: Ini sisi lain makanan fermentasi yang wajib kamu tahu sebelum menikmati kimchi. Dan ini resep masker alami yang wajib kamu coba.

error: Konten dilindungi !!