Apakah Bosmu Toxic? Begini Cara Mendeteksinya

bos toxic
Foto: www.unsplash.com

Impian sebagian besar orang sepertinya memiliki bos yang menyenangkan dan profesional. Namun, pada kenyataannya hidup sering kali berkata lain dan memberikan kita ‘cobaan’ dalam bentuk bos toxic. Alhasil, seperti bekerja di neraka.

Seperti yang kita tahu, banyak penelitian yang membuktikan bahwa salah satu penyebab utama seseorang meninggalkan pekerjaannya adalah faktor bos. “Meski tidak ada yang namanya manajer yang sempurna, tapi tingkah laku tertentu bisa menunjukkan bahwa kamu sedang menghadapi bos toxic,” tulis Marcel Schwantes, Founder dan Chief Human Officer, Leadership from the Core di Inc. Seperti apakah ciri-ciri manajer toxic? Berikut beberapa karakter yang perlu kamu perhatikan.

Mereka Memiliki Ekspektasi yang Tidak Masuk Akal

Bos yang baik adalah bos “yang menetapkan standar tinggi” dan pada saat yang bersamaan membantumu mencapainya. Sementar bos toxic adalah bos yang cenderung mensabotase pekerjaan dengan menetapkan “tujuan sangat tinggi dan ekspektasi yang tidak masuk akal, yang mustahil dicapai, sehingga membuat karyawan putus asa,” tulis Schwantes.

Bos Toxic Melakukan Micromanajemen

Yep, atasan toxic mengurusi segala tetek-bengek dalam pekerjaanmu, karena mereka sulit memercayai orang lain. Alhasil, karyawan merasa “sesak nafas saat mengalami mikromanajemen yang terkadang bisa terkesan merendahkan,” katanya.

Bos Toxic Cenderung Narsis

Salah satu ciri orang yang memiliki kepribadian narsis adalah kurang empati, plus suka memanipulasi orang lain demi mendapatkan keuntungan pribadi. Jika bosmu memperlihatkan kebiasaan ini, kemungkinan besar dia termasuk dalam kategori bos toxic.

Mereka Inkompeten

Intinya, mereka tidak memiliki soft skill. Dan “ketika karyawan mengenali bahwa bos mereka tidak bisa memimpin dengan efektif, bos tersebut akan kehilangan kepercayaan pada orang tersebut dan tidak tertarik lagi dengan pekerjaannya.” Inilah yang pada akhirnya menyebabkan karyawan meninggalkan kantor karena bos.

Mereka Kasar

Jika di rapat-rapat, si manajer sering memotong pendapat atau usulan kamu terutama jika bertentangan dengan idenya, tadaaa… ini adalah ciri-ciri atasan toxic. Dan kekasaran ini juga tercermin dari pilihan kata-kata dan bahasa tubuh yang bersifat merendahkan.

Selanjutnya: Apakah kamu seperti kehilangan motivasi kerja? Begini cara mengembalikannya, menurut psikolog.