Rambut Berkutu Bisa Menimpa Semua Orang—dan Ini Cara Mengobatinya

Foto: www.gettyimages.com

Dijamin 99,9% (satu persen lagi untuk mereka yang tidak mudah jijik): membaca judul ini saja membuatmu mual. Dan mendadak kepala gatal. Seandainya kamu belum tahu: kutu rambut bisa menyerang siapa pun, termasuk kamu yang memakai produk-produk rambut mewah. Binatang ini memang tidak mengenal diskriminasi. Di Amerika Serikat misalnya, diperkirakan 6 sampai 12 juta anak-anak usia 3 -12 tahun memiliki kutu di rambutnya. Yikes. Oleh karena isu ini marak—tapi jarang dibicarakan—LIMONE menghubungi Dr. Arini Astasari Widodo, SpKK, seorang Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dan Medical Director dari Dermalogia Clinic. Berikut penjelasannya tentang rambut berkutu dan memusnahkan kutu dari kepala dan hidupmu.

Apa Itu Kutu Rambut?

rambut berkutu
Foto: www.gettyimages.com

Sebenarnya, mahluk apakah kutu rambut ini? “Kutu rambut merupakan parasit atau binatang seperti serangga yang kecil dan hidup karena menghisap darah melalui kulit kepala. Kutu rambut ini menyebabkan penyakit yang dinamakan pediculosis kapitis,” jelas Arini melalui email.

Jika membicarakan statistik, Arini menjelaskan satu kutu rambut betina dapat menghasilkan 8 telur (nits) dalam satu hari. Ukurannya 0.3 sampai 0.8 mm, oval, dan umumya berwarna kuning atau putih. Lalu, telur ini akan menetas dalam waktu kurang lebih satu minggu (6-9 hari). Untuk menjadi kutu dewasa dan menghasilkan telur lagi, kutu betina yang baru lahir butuh waktu kira-kira 7-10 hari.

“Kutu dewasa dapat hidup sekitar 30 hari. Dan selama masa hidupnya, kutu betina dapat menghasilkan 100 telur. Nits sendiri dapat ditemukan pada dekat akar rambut atau kulit kepala. Kutu umumnya ditemukan 6mm dari kulit kepala,” bebernya.

Oh, dan kutu memang mengisap darah beberapa kali dalam sehari adalah mitos fakta. Ibaratnya, mereka ini adalah drakula super mungil dan mini yang hidup di kelapamu—bedanya, mereka tidak secakep Brad Pitt atau sekeren Edward Cullen. Makanan utama mereka adalah darahmu. Jika tidak mengisapnya hari, kutu akan mati dalam waktu satu sampai dua hari. Sementara apabila menghisap darah setiap hari, maka mereka dapat hidup sampai dengan 30 hari.

Sialnya, seperti yang disebutkan di atas, kutu bisa menimpa anak-anak dan orang dewasa. “Tetapi memang lebih sering ditemukan pada anak-anak,” terang Arini.

Apa Penyebab Rambut Berkutu?

rambut berkutu
Foto: www.gettyimages.com

Ah, kutu memang mahluk dengan yang memegang teguh ‘non-dicrimination policy’. Tidak hanya tidak mengenal usia, mahluk ini juga dapat muncul pada rambut kotor maupun bersih. “Kutu bukan terjadi karena jarang keramas,” tegas Arini. “Namun akibat penularan baik langsung maupun tidak langsung dari orang lain,” lanjutnya.

“Kutu berjalan merambat (crawling), bukan meloncat atau terbang seperti yang sering kali salah dipahami oleh kebanyakan orang.”

Arini menerangkan bahwa kutu dapat ditularkan secara langsung maupun tidak langsung. “Kutu berjalan merambat (crawling), bukan meloncat atau terbang seperti yang sering kali salah dipahami oleh kebanyakan orang. Sehingga apabila terdapat kontak langsung rambut, maka umumnya terjadi penularan karena kutu dapat merambat dari kepala yang bersentuhan,” tegasnya.

Dengan kata lain: “kutu tidak mungkin pindah, meloncat ke kepala atau rambut dua orang yang tidak bersentuhan,” tekannya.

Kutu juga dapat pindah ke berbagai barang seperti sisir, handuk, topi, sarung bantal, sofa, dan lainnya. “Namun kutu akan mati dalam 1-2 hari apabila tidak berada di kulit kepala karena tidak dapat menghisap darah. Sehingga kemungkinan penularan secara tidak langsung, jauh lebih sedikit dibandingkan penularan langsung.”

Mengapa Sulit Membasmi Kutu di Rambut?

rambut berkutu
Foto: www.gettyimages.com

Siapa sangka bahwa salah satu penyebab kutu sulit diobati karena mereka memiliki beberapa fase hidup, yaitu fase telur, nimfa dan dewasa. “Beberapa obat anti kutu dapat mematikan kutu dewasa, namun belum mematikan telurnya,” jelas Airini. Sebaliknya, ada juga obat yang hanya kutu dan telurnya saja.

Selain itu, kutu juga sering kali tetap muncul karena sisir atau topi atau hijab dan barang-barang yang kontak dengan rambut tidak dibersihkan sempurna.

Meski sulit, mahluk hidup yang seenaknya membangun habitat di kepala ini harus dibasmi. Pasalnya, kutu akan terus bereproduksi di kulit kepala bila tidak dimusnahkan. Belum lagi, bila tidak diatasi akan menyebabkan penularan yang luas. Plus, segala kegatalan yang kamu alami sepanjang waktu. Tingkat kegatalan ini pun sulit dicari tandingannya, sehingga tangan spontan ingin terus menggaruk kulit kepala.

“Kulit kepala yang gatal dan digaruk akan menyebabkan luka, yang dapat menyebabkan infeksi sekunder, yaitu infeksi bakteri atau jamur masuk di kulit kepala. Sering kali juga terjadi pembesaran kelenjar getah bening pada kepala akibat infeksi tersebut. Iritasi dan infeksi pada rambut ini kemudian dapat menyebabkan kerontokan rambut,” tutur Arini.

Ibaratnya, mengutip lagu Jay-Z, berkat kutu rambut kamu memiliki 99 problems. Jadi, memang harus dibasmi.

Bagaimana Cara Mengobati Rambut Berkutu?

rambut berkutu
Foto: www.gettyimages.com

Arini menganjurkan bahwa hal pertama yang harus kamu lakukan adalah langsung mengobati penderita—dan orang-orang yang serumah dan melakukan kontak langsung dengannya. “Orang-orang yang tidur bersama dan menggunakan barang dengan penderita sebaiknya diobati secara bersamaan.”

Menurutnya, “saat ini obat yang paling umum berada di pasaran berisi lotion Permetrin 1%.” Arini mengingatkan bahwa setiap jenis obat untuk membasmi kutu rambut memiliki konsentrasi, formulasi, dan cara penggunaan yang berbeda. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk membaca instruksi di kotak obat masing-masing dan mengikuti cara pakainya agar hasilnya maksimal.

Jika obat pasaran yang kamu pakai ternyata hanya membunuh satu jenis kutu (misalnya, kutu dewasa), maka dibutuhkan terapi yang lebih lama, rutin dan berulang. Dan terapi harus diulang dan dilakukan setelah seluruh telur menetas, tetapi sebelum kutu mengeluarkan telur yang baru. “Akan tetapi, pengulangan obat yang dapat membunuh telurnya juga hanya direkomendasikan apabila masih terdapat kutu hidup beberapa hari setelah pengobatan,” terangnya.

Langkah-Langkah Pengobatan yang Harus Kamu Tahu

Untuk memastikan proses pengobatan ini membuahkan hasil, berikut langkah-langkah yang harus kamu terapkan.

  • Sebelum memakai obat anti kutu, sebaiknya buka baju karena obat dapat membasahi dan menodai baju.
  • Hindari memakai kondisioner atau sampo yang mengandung kondisioner sebelum menggunakan obat ini.
  • Hindari membasuh rambut 1-2 hari setelah membilas obat tersebut.
  • Gunakan baju yang baru dicuci dan pastikan baju tersebut tidak terkontaminasi kutu. Apabila masih melihat beberapa kutu masih berjalan tapi lebih lambat dan kurang aktif setelah 8-12 jam usai terapi, pengobatan tidak perlu di ulang. “Karena mungkin obat memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat membunuh seluruh kutu,” terang Arini.
  • Gunakan sisir serit seiring melakuka terapi untuk mengurangi risiko kutu kembali lagi. Ulangi penggunaan sisir serit 2-3 hari setelah terapi.
  • Gunakan penghisap debu untuk furnitur dan lantai untuk membantu menghilangkan rambut penderita yang rontok yang kemungkinan besar terdapat telur atau kutu di dalamnya.
  • Cuci topi, hijab, sarung bantal, seprai, baju, dan handuk yang digunakan penderita dalam 2 hari terakhir dengan air panas. Pasalnya, kutu dan telurnya dapat mati dalam 5 menit apabila di atas suhu 53.5 C.
  • Gunakan jasa dry clean untuk barang-barang yang tidak bisa dicuci di rumah. Lalu, simpan dalam kotak  atau plastik yang tertutup rapat selama dua minggu. Kutu dan telur akan mati dengan sendirinya karena tidak mendapat makanan.

Tahu ‘kan, sisir serit? Yep, sisir ini sangat bermanfaat untuk mengatasi rambut berkutu. Menurut Arini, sisir ini dapat membantu membuang kutu-kutu dari kepala. Dan saat kutu sudah terlepas dari kelapa, itu artinya dia sudah tidak mendapat makanannya (a.k.a. darah manusia). Terlebih, mereka ini akan mati dalam 1-2 hari dengan sendirinya dan dalam suhu sekitar 53.5 derajat Celcius selama 5-10 menit. 

Apakah Cara Efektif Mencegah Rambut Berkutu?

Foto: www.gettyimages.com

Seperti kata pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati. Dan Arini setuju. Untuk menghindari rambut berkutu, berikut adalah trik praktis yang bisa kamu lakukan.

  • Hindari kontak langsung maupun tidak langsung dengan penderita kutu rambut. 
  • Hindari pemakaian baju atau topi atau hijab atau pita atau peci atau sajadah bersamaan.
  • Hindari berbaring pada ranjang, sofa, bantal, seprai, dan karpet yang digunakan oleh penderita.
  • Cuci dengan air panas atau dry clean baju, seprai, dan barang-barang lain yang digunakan penderita atau digunakan selama 2 hari sebelum terapi.
  • Rendam sisir dan sikat yang digunakan penderita di dalam air panas selama 5-10 menit.
  • Gunakan penghisap debu untuk membersihkan lantai dan perobatan, terutama di tempat di mana kepala penderita bersandar.
  • Jangan gunakan spray pembasmi hama, karena bersifat toksik apabila dihirup dan apabila diserap melalui kulit. 

Selamanya tetap ingin memiliki rambut sehat? Coba trik dari ahli dermatologi ini.

podcast button