Jadi Anak Baru di Kantor? Lakukan Ini untuk Berikan Kesan Baik

simpan handphone
Foto: www.gettyimages.com

Akhirnya mendapat pekerjaan baru? Selamat, ya. Untuk yang masih terus mencari pekerjaan, tetap semangat! Nah, untuk kamu yang menjadi karyawan baru, ingat untuk melakukan ini saat ikut rapat: simpan handphone kamu. Well, ini adalah sebuah saran dari penelitian baru yang dilakukan oleh Universitas Kansas yang dipublikasikan di jurnal Mobile Media & Communication.

Apa yang Ditemukan oleh Penelitian Ini?

Kenapa kamu, sebagai karyawan baru, perlu simpan handphone saat meeting? Untuk memberikan kesan yang baik dan positif kepada bos dan teman kerja yang baru saja kamu kenal.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti memperlihatkan sketsa video kepada 243 orang. Sketsa video-video tersebut memperlihatkan orang-orang menggunakan buku catatan, handphone atau laptop saat berpartisipasi dalam sebuah rapat bisnis. Skenario ini disebut “multikomunikasi”. Lalu, mereka diminta untuk memberikan skor kompetensi peserta dan keefektifan rapat tersebut.

Oh, satu catatan penting, studi ini juga melibatkan beberapa variabel lain, termasuk ekspektasi manager terhadap penggunaan teknologi di kantor dan apakah pengguna meminta maaf setelah menggunakan teknologi yang mereka gunakan.

Jadi, apakah ada gunanya meminta maaf menggunakan handphone saat rapat? Nuh-uh, para pengamat video ini masih saja memberikan skor rendah kepada mereka bahkan jika pengguna handphone mengatakan, ‘oh, ini berhubungan dengan pekerjaan’. Bahkan mereka memberikan skor pengguna handphone lebih rendah dibandingkan pengguna komputer atau buku catatan.

Ouch.

Apa Manfaat Hasil Penelitian Ini?

Cameron W. Piercy, salah satu penulis utama studi ini, mengatakan bahwa ini adalah fenomena yang disebut “ilusi introspektif”.

Artinya, kamu mungkin memang menggunakan handphone untuk bekerja. Tapi, karena benda yang sama juga bisa digunakan untuk membuka media sosial, maka “kita berpikir bahwa kamu tidak bekerja ketika kita melihat kamu sedang menggunakannya,” jelasnya.

Namun ada satu faktor yang bisa mempengaruhi semua ini: sikap manajer terhadap penggunaan teknologi di kantor.

Jika manajer dan lingkungan kantor memiliki kebijakan pro-teknologi, penggunaan alat teknologi tidak terlalu membuat penggunanya memiliki reputasi buruk.

Meski begitu, tetap saja pengunaan handphone saat rapat menimbulkan persepsi yang sangat negatif. Well, paling tidak di mata para pengamat video. Menurut mereka, penggunaan cell phone lebih negatif bahkan jika dibandingkan saat seseorang memakai notebook atau komputer ketika ikut rapat.

Oh, satu hal: studi ini menggunakan video dengan skenario karyawan baru berpartisipasi dalam rapat dengan bos atau kolega baru. Menurut Piercy, sikap mereka mungkin akan berubah jika semua partisipan rapat saling mengenal dan tahu ekspektasi bos dengan lebih baik.

Jadi, sambil berusaha lebih mengenal teman kantor dan kebijakaan kantor barumu, untuk sementara waktu lebih baik simpan handphone kamu (di kantong atau dompet) saat menghadiri rapat di kantor.

Selanjutnya: Bagaimana jika kamu memiliki isu mental health, apakah perlu memberitahu bos? Coba cek penjelasan seorang psikolog di sini.