7 Makanan Ini Bisa Mengurangi Stres

Foto: www.stocksy.com

Apakah kamu merasa seperti mau meletus? Apakah pekerjaan malah membuatmu tambah stres dan sama sekali tidak menginspirasi? Atau pandemi yang sepertinya tidak memperlihatkan tanda-tanda berakhir yang membuatmu stres? LIMONE sangat mengerti. Dan kamu (dan saya) tidak sendirian. Untungnya, ada sesuatu yang disebut makanan mengurangi stres.

Jutaan orang di seluruh dunia mengalami stres, termasuk stres karena pekerjaan. Bahkan, dalam sebuah laporan Huffington Post, World Health Organization mengesahkan workplace stress sebagai “epidemi kesehatan abad 21.” Phiuh.

Jika level kortisol kamu menggila, ada satu remedi sederhana untuk membuatnya lebih kalem: makanan. Yep, ternyata salah satu cara untuk mengendalikan stres adalah menambahkan beberapa makanan sehat ke dalam menu harian kita. Dan sama sekali tidak perlu mengeluarkan duit banyak atau mengosongkan tabungan hari tua demi makanan super mahal atau trendi, melainkan makanan sederhana yang bisa mengurangi stres. Jadi, tambahkan makanan ke dalam belanja harianmu demi pikiran—dan hasil pekerjaan—yang lebih sehat/baik.

Makanan apakah yang bisa mengurangi stres? Berikut daftar lengkapnya.

OATMEAL

Foto: www.shutterstock.com

Oatmeal adalah  makanan glycemic index (GI) yang rendah. Untuk yang butuh disegarkan ingatannya, GI adalah sebuah metrik jumlah karbohidrat di dalam makanan dan impaknya terhadap level gula darah. Makan oatmeal di malam hari adalah sesuatu yang direkomendasikan karena akan merilis energi ke dalam tubuh dengan kecepatan rendah, sehingga gula darah tidak mengalami kenaikan yang mendadak yang bisa mengakibatkan kenaikan detak jantung.

Oatmeal juga mengandung karbohidrat kompleks yang membantu perilisan serotonin, yang biasa disebut happy chemical. Juga, beta-glucan, tipe serat larut yang ditemukan di oatmeal, telah terbukti membuat kita lebih kenyang dibandingkan jenis gandum utuh lainnya. Masih ragu menjadikan ini sebagai salah satu menu sarapanmu? Sebuah penelitian baru dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa mengonsumsi gandum utuh juga ada hubungannya dengan hidup lebih lama. Pasalnya, jenis makanan tersebut baik untuk kesehatan jantung kita.

SAYURAN HIJAU

Foto: www.shutterstock.com

Prinsipnya, makanan yang kaya akan magnesium bisa membuat seseorang merasa lebih tenang alias berfungsi sebagai makanan mengurangi stres. Makanan yang bermagnesium tinggi antara lain sayuran hijau seperti bayam, kale, watercress, dan romaine. Sayuran jenis ini juga memiliki folate, yakni yang memproduksi dopamine (bahan kimia yang membuat senang). Namun, jangan terlalu banyak—segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik! Pasalnya, terlalu banyak atau terlalu sedikit sayuran hijau bisa mengakibatkan masalah lain, seperti isu pencernaan.

TEH JAHE

makanan mengurangi stres
Foto: www.shutterstock.com

Untuk menenangkan diri—alih-alih menghujani diri dengan kafein—cobalah menyeduh segelas teh jahe. Teh ini mengandung properti anti-inflamasi yang super hebat. Kamu membutuhkan ini karena stres bisa disebabkan oleh inflamasi yang terjadi di dalam tubuh, dan parahnya lagi, inflamasi merupakan perintis banyak kondisi kronis lain seperti penyakit kardiovaskular, kanker dan autoimmune disorders. Tidak tahu cara membuat segelas teh jahe? Cukup celupkan sepotong jahe tipis ke dalam air panas, dan tambahkan sedikit madu jika memang diperlukan. Khasiat yang sama juga terdapat pada kunyit; jadi silakan tambahkan rempah kuning tersebut ke dalam morning smoothies kamu.

ALPUKAT

makanan mengurangi stres
Foto: www.shutterstock.com

Seandainya kamu belum juga memasukkan alpukat ke dalam menu harianmu, sekaranglah saatnya untuk memulai. Superfood ini mengandung banyak hal baik, mulai dari vitamin B yang bisa mendorong perilisan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamine—dua hal ini langkah pertama untuk mengurangi rasa cemas berlebih. Selain itu juga sumber antioksidan seperti lutein dan beta-carotene, vitamin E (ini juga mendorong produksi kolegan dan menjaga kelembapan kulit!) dan juga lemak baik (baca: sehat) yang mendorong aliran darah ke otak sehingga mengurangi tekanan darah. Oh, jangan sedih—tidak hanya itu, alpukat juga merupakan sumber potassium, sebuah bahan mineral penting yang menjaga tekanan darah tetap sehat, yang bisa mendadak naik saat kamu stres!

Ohya, alpukat memang bagus untuk kesehatan, tapi jangan terlalu berlebihan mengonsumsinya. Setengah sampai satu buah alpukat per hari lebih dari cukup. Bahkan untuk mereka yang memiliki isu perut, disarankan untuk mengonsumsi hanya seperdelapan alpukat per hari—dan ini sudah lebih dari cukup!

DARK CHOCOLATE

makanan mengurangi stres
Foto: www.shutterstock.com

Cokelat! Mau. Banget. Intinya, dark chocolate membantu tubuh memproduksi serotonin dan mengandung magnesium agar kamu merasa lebih kalem. Makanan kesukaan kita semua ini juga kaya akan sebuah bahan kimia bernama anandamide, yang bisa memblokir rasa sakit dan depresi. Penelitian juga memperlihatkan bahwa dark chocolate bisa mengurangi level kortisol dan catecholamines (dua hormon yang diasosiasikan dengan stres), terutama pada mereka yang mengalami cemas berlebih.

Dark chocolate memang luar biasa! Nuh-uh. Tunggu dulu! Cokelat itu kaya akan lemak jenuh dan kalori, sehingga perhatikan porsinya. Ini penting terutama jika kamu sedang diet agar tidak merasa bersalah saat memakannya terlalu banyak!

IKAN TERI

makanan mengurangi stres
Foto: www.shutterstock.com

Ah, siapa yang menyangka jika ikan rendah hati ini ternyata baik untuk mengurangi stres. Dibandingkan dengan salmon, ikan teri memang tidak terlalu Instagrammable tapi keduanya adalah sumber asam lemak Omega-3. Artinya, makanan tersebut bagus untuk kesehatan mental dan hati kita. (Untuk para vegetarian, beberapa makanan dengan asam lemak Omega-3 bisa ditemukan di walnut, ground flaxseed, flaxseed oil, chia seeds.

Takut makan ikan karena bahaya merkuri? Dibandingkan dengan ikan-ikan besar, ikan-ikan kecil seperti sarden dan teri lebih aman dari bahaya merkuri.

TEH CHAMOMILE

makanan mengurangi stres
Foto: www.shutterstock.com

Fakta bahwa teh ini berkhasiat mengurangi stres membuatnya terasa lebih enak. Menurut para ilmuwan tidak banyak tanaman yang memiliki efek mengurangi stres—dan satu dari sekian tumbuhan langka itu adalah Matricaria Recutita alias teh chamomile. Teh ini mengandung phytochemicals yang diduga membuat kita rileks dan mengurangi pembengkakan akibat inflamasi, meski memang jenis senyawa pastinya belum diidentifikasi. Para peneliti berpendapat bahwa kekuatan anti-inflamasi yang dimiliki oleh chamomile adalah berhasil memperlambat produksi senyawa-senyawa yang pro-inflamatori seperti prostaglandins, leukotrienes dan histamines.

Dan siapa di sini yang jadi sulit tidur karena stres? (Saya, saya, saya, katamu sambil menunjuk tangan.) Terkadang stres memang membuat kita sulit memejamkan mata; boro-boro tidur berkualitas, mata menolak istirahat dan otak terus jumpalitan. Chamomile tidak hanya mengurangi stres dan rasa cemas berlebih, tapi juga membantu mengobati insomnia. Sama seperti teh peppermint, chamomile memiliki khasiat menenangkan otot-otot dan mengurangi rasa marah.

Untuk yang penasaran, begini cara menyeduh teh chamomile: untuk teh kering, tambahkan 3-4 sendok makan ke dalam 250 ml air panas, dan diamkan selama 5 menit. Untuk teh chamomile segar, masukkan bunga chamomile ke dalam satu ceret air panas dan infusikan selama 3 menit. Saring sebelum diminum.

Oh, P.S.: Semua makanan rendah GI, suplemen, sayuran sehat akan kurang efektif jika kamu kurang tidur dan tidak aktif. Semua faktor itu akan menghasilkan efek maksimal (baca: tubuh dan pikiran sehat) jika dilakukan secara tandem!

Bagaimana pendapatmu? Menurutmu, mana makanan yang akan kamu nikmati saat sedang stres?

Selanjutnya: Begini cara yang tepat membuat secangkir teh.

podcast button