15 Novel Buku Diary yang Dijamin Akan Membuatmu Belajar Banyak tentang Masa Lalu

buku diary
Foto: Istimewa

Seandainya kamu baru kembali dari Mars, berbagai penelitian memperlihatkan bahwa menulis jurnal baik untuk kesehatan mental. Mungkin ini yang membuat para penulis novel dalam bentuk buku diary ini? Entahlah, yang pasti cerita dalam buku diary ini patut dibaca.

Berbeda dengan kode etik "dilarang keras membaca buku diary orang lain", buku diari ini wajib kamu baca. Tidak hanya menyenangkan karena dapat mengetahui perasaan dan pengalaman sang penulis, kamu juga belajar tentang banyak hal, terutama tentang masa lalu. Berikut 15 buku harian yang wajib kamu intip sekarang juga.

The Diary of a Young Girl | Anne Frank

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Buku diary Anne Frank ini ditemukan di loteng, tempat di mana ia menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya. Pada 1942 ketika Nazi menduduki Belanda, seorang gadis berusia 13 tahun dan keluarganya meninggalkan rumah mereka di Amsterdam dan bersembunyi di dalam gedung perkantoran tua yang tertutup dari dunia luar. Mereka dilanda kelaparan, kebosanan, dan kekejaman karena terus-menerus hidup di tempat yang terbatas serta dipenuhi rasa takut dan khawatir akan ditemukan oleh Nazi. Anna Frank mencatat dengan jelas pengalamannya selama kehidupannya dengan mengharukan, bijaksana, dan mengejutkan.

Baca Juga :  Saatnya Bernostalgia: 12 Rekomendasi Buku dengan Cerita Cinta Remaja

The Diary of Samuel Pepys | Samuel Pepys

Foto: www.amazon.com

Di tahun 1660an merupakan titik balik dalam sejarah Inggris serta peristiwa-peristiwa penting seperti perang Belanda, wabah, dan kebakaran London. Sang penulis, Samuel Pepys, menuliskan catatan dari saksi mata kejadian-kejadian tersebut. Selain peristiwa publik dan sejarah, Pepys juga memberikan gambaran yang jelas tentang kehidupan pribadinya mulai dari keterikatan sosial, asmara, teater dan karyanya di Dewan Angkatan Laut. Buku diary ini merupakan mahakarya sastra sekaligus potret kehidupan yang menakjubkan. 

Berlin Diaries, 1940-1945 | Marie Vassiltchikov

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Buku diary rahasia ini milik seorang gadis Rusia berkulit putih berusia 23 tahun yang bekerja di Kantor Luar Negeri Jerman dari 1940 hingga 1944, yang kemudian ia menjadi seorang perawat. Setiap halaman dalam buku ini memberikan gambaran unik tentang kehidupan masa perang yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat Jerman.

I Am Malala: How One Girl Stood Up for Education and Changed the World | Malala Yousafzai, Patricia McCormick

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Ketika Taliban mengambil alih Swat Valley di Pakistan, seorang gadis bernama Malala Yousafzai menolak untuk diam dan berjuang untuk tetap bisa bersekolah. Pada 9 Oktober 2012, ketika Malala berusia 15 tahun, dia ditembak saat berada di bus sekolah. Banyak yang berpikir bahwa dia tidak akan selamat. I AM MALALA adalah sebuah buku luar biasa yang wajib dibaca semua orang.

Home Front Girl: A Diary of Love, Literature, and Growing Up in Wartime America | Joan Wehlen Morrison

Foto: www.goodreads.com

Buku diary ini merupakan catatan menarik tentang apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh seorang gadis Amerika yang setiap hari mengalami depresi menjelang Perang Dunia II. Penulis, Joan Wehlen, menggambarkan kehidupan sehari-hari sang gadis yang tumbuh di kota dan merenungkan tentang  perang yang akan datang. Buku ini dikemas dengan cerita yang menghibur dan menyenangkan, sekaligus gambaran dari kisah nyata tentang pengalaman hidup seorang gadis Amerika yang sebenarnya.

Mary Chesnut: A Diary From Dixie | Mary Boykin Chesnut

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Buku diary ini adalah asli milik istri Konfederasi Jenderal James Chestnut Jr, yang merupakan asisten Presiden Jefferson Davis. Dalam buku ini menggambarkan narasi dari saksi mata atas perang yang terjadi selama bertahun-tahun. Tak hanya itu, dalam buku harian ini juga terdapat foto-foto yang menggambarkan kehidupan sehari-hari dan kesengsaraan orang-orang yang menderita selama perang, mulai dari orang biasa hingga para tokoh politik.

Baca Juga :  14 Buku dengan Cerita Paling Inspiratif yang Bisa Mengubah Hidupmu

Journals and Letters of Mother Theodore Guerin | Theodore Guerin

buku diary
Foto: www.amazon.com

Buku ini merupakan transkripsi dan terjemahan dari surat Santa Mother Theodore Guerin, yang membawa pembaca kembali ke seratus tahun di era sejarah. Di perjalanan pertama, diceritakan tentang pengamatan dan komentar yang tajam tentang kisah bangkai kapal dalam pelayaran dari New York menuju Philadelphia, Baltimore, Frederick hingga Wheeling. 

Diary of a Psychic | Sonia Choquette

Foto: www.kobo.com

Penulis menggambarkan cerita yang berbeda, ia mengembangkan keterampilannya untuk memprediksi masa depan. Ia bekerja membantu kliennya untuk mengidentifikasi kejiwaan mereka dan memastikan bahwa mereka memanfaatkan semua peluang yang ada. Plus, membantu mereka membuang hal-hal yang dapat menghentikan kliennya untuk menjadi diri mereka yang sebenarnya.

Zlata’s Diary: A Child’s Life in Wartime Sarajevo | Zlata Filipović

Foto: www.goodreads.com

Mengisahkan tentang catatan harian dari kehidupan seorang gadis berusia sebelas tahun yang sibuk mempelajari piano dan mempersiapkan pesta ulang tahun. Namun ketika perang melanda Sarajevo, gadis kecil ini menjadi saksi dari kematian dan kekurangan makanan. Ia bersembunyi di ruang bawah tanah milik tetangganya sambil menunggu pemboman yang terjadi. Buku harian ini memiliki kekuatan untuk mengarahkan pembaca ke dunia lain.

The Diary of a Bookseller | Shaun Bythell

Foto: www.goodreads.com

Shaun Bythell merupakan seorang pemilik Wigtown, toko buku bekas terbesar di Skotlandia. Dalam buku harian ini, Shaun memberikan gambaran mendalam tentang cobaan dan kesengsaraan hidup dalam dunia perdagangan buku. Mulai dari perjuangannya melayani pelanggan hingga pertengkaran dengan stafnya sendiri. Sang penulis juga membawa pembaca ke perjalanannya menuju perkebunan tua, memberikan rekomendasi buku klasik, hingga pertemuannya dengan sesuatu yang tidak pernah ia duga.

A Woman in Berlin | Anonymous

Children in the Holocaust and World War II: Their Secret Diaries | Laurel Holliday

Foto: www.goodreads.com

Dua puluh tiga anak muda yang berusia sepuluh sampai delapan belas tahun menceritakan sangat rinci kengerian yang mereka alami saat Perang Dunia ke-2. Kisah seorang gadis Hongaria, ia menceritakan kisahnya ketika dimasukkan ke dalam barisan tahanan yang akan disiksa dan dibunuh. Sementara anak laki-laki yang berasal dari Denmark, dieksekusi oleh Nazi untuk dipekerjakan. Serta masih banyak kisah lain yang memilukan dan digambarkan dengan mengerikan seperti tentang genosida dan perang lainnya.

Rutka’s Notebook: A Voice from the Holocaust | Rutka Laskier

Foto: www.goodreads.com

Rutka Laskier, seorang gadis berusia 14 tahun yang meninggal di Auschwitz pada tahun 1943. Ia meninggalkan buku catatannya yang berisi pikiran, ketakutan, dan mimpinya. Setelah 60 tahun, buku ini ditemukan dan membuat pembaca mengetahui kehidupan sehari-hari masyarakat Polandia yang terperangkap dalam solusi akhir yang diberikan Adolf Hiltler.

Diaries, 1910-1923 | Franz Kafka

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Buku diary ini mencakup tahun 1910 hingga 1923, tahun-tahun sebelum kematian Kafka di usianya yang menginjak empat puluh tahun. Dalam buku ini memberikan gambaran mendalam tentang kehidupan di Praha dan kisah Kafka tentang mimpinya, sang ayah yang disembah, wanita yang tidak dapat dinikahinya, rasa bersalahnya, dan perasaannya saat dikucilkan. 

Through No Fault of My Own: A Girl’s Diary of Life on Summit Avenue in the Jazz Age | Coco Irvine

buku diary
Foto: www.goodreads.com

Di hari Natal 1926, Clotilde “Coco” Irvine yang berusia 12 tahun menerima hadiah yakni buku harian kosong. Dalam buku hariannya, Coco menuliskan petualangan, masalah, dan kisah romantisnya dengan selipan humor yang lucu. Coco dan petualangannya dapat memikat dan menyenangkan pembaca di segala usia baik remaja hingga orang dewasa.

Selanjutnya: Buku Fiksi Terbai tentang Mental Health.