Tanya Ahli: Apa Manfaat Minyak Ikan?

manfaat minyak ikan
Foto: www.gettyimages.com

Bagi sebagian orang, minyak ikan sering kali menjadi makanan yang dihindari. Pasalnya, minyak yang menjadi salah satu bahan utama suplemen ini memiliki rasa yang berbau amis. Namun ternyata terdapat beragam manfaat minyak ikan yang bisa berdampak baik bagi kesehatan, baik pada anak maupun orang dewasa.

Jika kamu mulai tertarik untuk mengonsumsi suplemen ini, maka simak penjelasan dari dr. Imelda Goretti, M.Gizi, SpGK, Spesialis Gizi Klinik dari Eka Hospital Cibubur yang akan membahas serba-serbi minyak ikan, mulai dari manfaat hingga efek sampingnya.

Apa Itu Minyak Ikan?

manfaat minyak ikan
Foto: www.rawpixel.com

“Minyak ikan merupakan minyak yang diesktrak dari jaringan ikan-ikan berlemak seperti herring, tuna, atau makarel,” ujarnya.

Terdapat beberapa kandungan yang ada dalam minyak ikan, yakni lemak esensial dan omega 3, yakni Eicosapentaenoic acid (EPA) dan Docosahexaenoic acid (DHA). “Omega 3 merupakan bagian dari membran sel (selaput sel) yang berperan dalam proses anti peradangan (anti-inflamasi) dan menjaga viskositas (kelenturan) membran sel,” jelasnya.

Kandungan-kandungan tersebut dapat memberikan beragam manfaat kesehatan yang dapat dirasakan baik oleh anak maupun orang dewasa, bahkan pada perkembangan janin. Tidak hanya itu, manfaat minyak ikan juga bisa mencegah berbagai penyakit.

Apa Saja Manfaat Kesehatan dari Minyak Ikan?

Foto: www.rawpixel.com

Kandungan EPA dan DHA dalam minyak ikan dapat berperan dalam perkembangan janin dan proses penuaan.

“DHA banyak terdapat pada jaringan otak dan retina, sehingga asupan yang cukup selama proses kehamilan dapat membantu meningkatkan kecerdasan, ketajaman penglihatan, keterampilan sosial, serta komunikasi anak,” ungkap Dokter Imelda.

Baca Juga :  Tanya Ahli: Apa Saja Jenis Makanan untuk Penambah Nafsu Makan?

Omega 3 juga memiliki fungsi sebagai efek anti peradangan (anti-inflamasi) yang selanjutnya akan berdampak baik untuk mencegah penyakit kronik atau degenerative.

“Dari berbagai penelitian, omega 3 memiliki efek yang baik untuk kesehatan jantung. Seperti membantu menurunkan kadar trigilserida dan meningkatkan HDL (kolesterol baik). Serta membantu menurunkan tekanan darah sekaligus mencegah pembekuan darah,” ujarnya.

Manfaat minyak ikan yang mengandung omega 3 ini juga diketahui dapat membantu mencegah gangguan neurogis dan berbagai penyakit kanker, seperti kanker kolon, prostat, serta payudara.

Bagaimana Cara Tepat untuk Mengonsumsi Minyak Ini?

manfaat minyak ikan
Foto: www.freepik.com

Minyak ikan dikenal dengan rasa amis, sehingga sebagian orang merasa sulit untuk memakannya. Untuk itu, Dokter Imelda menganjurkan untuk mengonsumsi minyak ikan setelah makan. Selain itu, minyak ikan juga “dapat (dikonsumsi) bersamaan dengan minuman jahe, mint, atau madu,” katanya.

Spesialis Gizi Klinis ini juga menambahkan bahwa omega 3 yang terdapat dalam minyak ikan dapat pula diperoleh dari bahan makanan sumber omega 3. Bahan makanan sumber omega 3 di antaranya adalah:

  • Salmon
  • Tuna
  • Kembung
  • Makarel
  • Ikan teri
  • Sarden

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 2 sajian ikan, terutama fatty fish yang tidak digoreng (1 sajian= kuran lebih 100 gram) dalam satu minggu. Serta untuk mengetahui kadar omega 3 dalam darah, maka dapat dilakukan dengan pemeriksaan profil omega 3 atau indeks omega 3. Nilai normal ini dapat berbeda sesuai dengan laboratorium yang memeriksa,” tuturnya.

Lantas, apakah mengonsumsi suplemen akan sama manfaatnya dengan memakan ikan secara langsung?

“Mengonsumsi suplemen dengan konsumsi ikan secara langsung tentu akan berbeda. Ketika mengonsumsi suplemen, kita hanya mendapatkan zat dari asupan tersebut, seperti EPA dan DHA-nya,” jawabnya.

“Namun, jika memakan ikan secara langsung tentu selain mendapatkan omega 3, maka kita juga bisa mendapatkan zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh, seperti protein, vitamin, dan mineral lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Studi Baru: Makanan Digoreng Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Apakah Manfaat Minyak Ikan Dapat Dirasakan pada Kulit?

Foto: www.xframe.io

Dokter Imelda menuturkan bahwa omega 3 merupakan komponen penting dalam stuktur kulit. “Dikatakan (minyak ikan) dapat membantu mencegah penuaan dini, menjaga dari kerusakan kulit akibat sinar matahari, serta mengurangi jerawat, kulit kering, dan gatal,” jelasnya.

Namun Spesialis Gizi Klinik ini menegaskan bahwa untuk membuktikan hal tersebut, tentunya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

“Dibanding mengoleskan minyak ikan ke kulit, lebih baik mengonsumsi minyak ikan dalam keseharian. Sehingga efeknya tidak hanya terlihat pada kulit, tetapi juga untuk kesehatan secara umum,” sarannya.

Adakah Efek Samping dari Fish Oil?

manfaat minyak ikan
Foto: www.freepik.com

“Mengonsumsi suplementasi omega 3 dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan perdarahan atau gangguan irama jantung, yang dikenal dengan fibrilasi atrium. Karena itu, jangan mengonsumsi suplementasi omega 3 dengan dosis lebih dari 1 gram sebelum berkonsultasi dengan dokter,” sarannya.

Bagi sebagian orang, minyak ikan akan terasa sangat amis sehingga sulit untuk memakannya. Lalu bagaimana jika ia tidak mau mengonsumsi minyak ikan?

“Tidak apa jika tidak mengonsumsi suplementasi minyak ikan. Asalkan selama bisa memenuhi kebutuhan omega 3 dengan memakan bahan makanan sumber seperti yang telah disebutkan (salmon, tuna, kembung, makarel, ikan teri, dan sarden),” jawabnya.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Minyak ikan memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun di sisi lain, tidak semua orang membutuhkan minyak ikan dalam bentuk suplemen.

Manfaat minyak ikan dapat kita peroleh dari memasukkan ikan dalam menu sehari-hari. Jika memang kamu merasa perlu mengonsumsi suplemen minyak ikan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter.