Ingin Tubuh Sehat? Ini 10 Khasiat Bawang Putih yang Tak Boleh Terlewatkan

khasiat bawang putih
Foto: www.unsplash.com

Meski memiliki aroma yang kuat dan terkadang bisa menimbulkan bau mulut, namun bawang putih ternyata memiliki berbagai manfaat. Mulai dari memiliki nutrisi yang tinggi hingga dapat mengatasi flu, kamu bisa mendapatkan khasiat bawang putih dengan mengonsumsinya secara rutin.

Untuk itu, jangan pernah  lupa untuk menambahkan tanaman herbal ini ke dalam hidangan.

Khasiat Bawang Putih

Foto: www.xframe.io

Berikut 10 manfaat yang bisa kamu peroleh ketika mengonsumsi bawang putih.

Pengobatan tradisional

Bawang putih mengandung beberapa senyawa belerang yang terbentuk ketika siungnya dicincang, dihancurkan, atau dikunyah. Dan allicin adalah salah satu senyawa tidak stabil yang hanya ada sebentar di dalam bawang putih segar ketika dipotong.

Senyawa lain yang mungkin berperan sebagai khasiat bawang putih adalah diallyl disulfide dan sallyl cysteine. Di mana senyawa-senyawa tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh dan dapat memberikan efek biologis yang kuat. Sehingga, sering kali bumbu dapur yang satu ini dijadikan sebagai bahan pengobatan tradisional.

Tinggi nutrisi

Saudaranya bawang merah ini ternyata sangat bergizi. Pasalnya, dalam satu siung (tiga gram) bawang putih mentah mengandung:

  • Kalori: 4,5
  • Protein: 0,2 gram
  • Karboidrat: 1 gram
  • Kalsium: 5,5 mg
  • Serat: 0,06 gram
  • Vitamin C: 0,9 mg
  • Magnesium: 0,75 mg
  • Zinc: 0,035 mg

Jumlah fosfor, tembaga, zat besi, dan vitamin B1 yang ada di dalamnya juga sangat cukup untuk kebutuhan harian. Selain itu, bawang putih juga mengandung sejumlah kecil nutrisi lainnya.

Mengatasi flu

Kabarnya, suplemen bawang putih diketahui dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi yang dilakukan selama 12 minggu, menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih setiap hari dapat mengurangi risiko flu sebesar 63% dibandingkan dengan plasebo.

Penelitian lain menemukan bahwa dosis tinggi dari ekstrak bawang putih sebanyak 2,56 gram per hari ternyata dapat mengurangi flu sebesar 61%.

Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut, namun menambahkan bumbu dapur yang satu ini ke dalam makanan mungkin tetap bisa kamu coba untuk mendapatkan khasiat bawang putih.

Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu pemicu paling penting dari berbagai penyakit, mulai dari serangan jantung hingga stroke. Menurut penelitian, suplemen bawang putih ternyata mampu berdampak secara signifikan dalam mengurangi tekananan darah pada orang yang mengalami tekanan darah tinggi.

Dalam sebuah studi, mengonsumsi 600-1.500 mg ekstrak bawang putih tua sama efektifnya dengan obat atenolol yang dapat mengurangi tekanan darah. Namun, dosis suplemen yang dikonsumsi harus cukup tinggi untuk mendapatkan khasiat bawang putih yang diinginkan.

Mengurangi kolesterol total

Bagi mereka yang memiliki kolesterol tinggi, suplemen bawang putih ternyata dapat mengurangi kolesterol total sekitar 10-15%. Selain itu, bawang putih juga dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL, namun tidak memiliki efek yang diandalkan pada HDL.

Kadar trigliserida tinggi juga merupakan faktor risiko lain yang diketahui dapat berdampak pada penyakit jantung. Tetapi bawang putih tampaknya tidak memiliki efek yang signifikan pada kadar trigliserida.

Mengatasi jerawat

Menariknya, bawang putih memiliki kandungan antibakteri, antijamur, serta antivirus yang berasal dari allicin. Kandungan ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat, sekaligus mengurangi pembengkakan dan peradangan. Kandungan vitamin C, vitamin B6, dan tembaga yang ada di dalamnya dapat berfungsi untuk memerangi jerawat.

Mengandung antioksidan tinggi

Ajaibnya, bawang putih merupakan tanaman yang mengandung antioksidan yang dapat mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif. Suplemen bawang putih dalam dosis tinggi telah terbukti dapat meningkatkan enzim antioksidan pada manusia. Serta secara signifikan dapat mengurangi stres oksidatif pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Efek gabungan pada pengurangan kolesterol dan tekanan darah, serta sifat antioksidan tinggi yang ada pada ekstrak bawang putih, ternyata juga dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan demensia.

Meningkatkan energi

Ternyata, garlic juga dapat menjadi salah satu zat peningkat kinerja tubuh. Secara tradisional, tanaman herbal ini telah digunakan sejak zaman dahulu untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kapasitas energi.

Selain itu, orang dengan penyakit jantung yang mengonsumsi minyak bawang putih selama enam minggu, mengalami penurunan 12% pada detak jantung dan memiliki kapasitas olahraga yang lebih baik.

Membantu detoksifikasi tubuh

Pada dosisi tinggi, senyawa belerang yang ada di dalam bawang putih telah terbukti dapat melindungi tubuh dari kerusakan organ dari toksisitas logam berat. Menurut sebuah studi yang dilakukan selama empat minggu, menemukan bahwa bawang putih dapat mengurangi kadar paparan timbal dalam darah sebesar 19%.

Dalam penelitian tersebut juga menyatakan bahwa bawang putih mampu mengurangi banyak tanda dari toksisitas, termasuk sakit kepala dan tekanan darah.

Meningkatkan kesehatan tulang

Sebuah studi menunjukkan bahwa dosis harian ekstrak bawang putih kering yang setara dengan dua gram bawang putih mentah, secara signifikan menurunkan penanda defisiensi esterogen. Ini menunjukkan bahwa suplemen herbal tersebut dapat memiliki efek yang menguntungkan pada kesehatan tulang wanita.

Selain itu, makanan yang mengandung bawang putih serta bawang Bombay mungkin juga memiliki efek yang menguntungkan pada osteoarthritis.

Cara Mengonsumsi Bawang Putih

khasiat bawang putih
Foto: www.freepik.com

Untuk mendapatkan khasiat bawang putih, kamu perlu mengonsumsinya dengan tepat. Untuk cara termudah adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan. Selain itu, kamu juga bisa mengolahnya menjadi jus yang dibuat dari empat siung bawang putih yang dicampur dengan dua tomat dan satu lemon.

Kemudian, minumlah jus ini setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh. Kamu juga bisa menyimpan jus atau smoothie ini di lemari es.

Sementara untuk mendapatkan khasiat bawang putih untuk kulit, maka kamu dapat melakukan beberapa cara, yakni:

Mencampurnya dengan air

Meski kamu bisa mengoleskan bawang putih secara topikal pada kulit, namun hal ini akan berbahaya jika memiliki kulit yang sensitif. Untuk itu tambahkan air untuk membuatnya menjadi lebih encer. Menariknya kamu juga bisa menambahkan air mawar.

Cobalah untuk memotong dua siung bawang putih, dan campurkan dengan satu sendok makan air mawar. Lalu, oleskan ke area wajah yang berjerawat.

Kombinasikan dengan madu

Untuk mengatasi kulit yang berjerawat, kamu bisa membuat masker bawang putih dengan campuran madu. Cukup haluskan tiga sampai empat siung bawang putih, dan campurkan dengan satu sendok teh madu manuka.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan ¼ sendok teh bubuk kunyit agar hasilnya lebih maksimal. Setelahnya, oleskan masker ke area wajah dan biarkan mengering selama 20 menit.

Tambahkan cuka apel

Jika kamu sering menggunakan cuka apel sebagai salah satu produk perawatan wajah, maka cobalah untuk mencampurkannya dengan bawang putih. Ambil satu sendok cuka sari apel dan tambahkan satu sendok air. Kemudian, haluskan lima siung bawang putih dan peras dengan perlahan.

Setelah air perasan dibiarkan selama 10 menit, kini saatnya mencapur bahan tersebut dengan larutan cuka apel dan air. Setelahnya, oleskan pada area wajah yang berjerawat dengan menggunakan kapas.

Kesimpulan

Foto: www.freepik.com

Bawang putih memiliki banyak khasiat. risiko yang ditimbulkan dari mengonsumsi bawang putih juga sangatlah rendah. Biasanya hanya akan menimbulkan bau mulut, bau badan, serta perut yang kembung pada beberapa orang.

Akan tetapi, terdapat beberapa potensi efek samping ketika menggunakan bawang putih secara topikal, di antaranya adalah iritasi, ruam, dan reaksi alergi. Untuk itu, sebaiknya kamu melakukan uji tempel dengan mengoleskan bawang putih pada kulit area siku untuk mengetahui reaksi yang timbul.